Anarkali Menari Di Pesta Perayaan ….Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.164

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.163- Ternyata haidar punya masalah dengan kejiwaannya…

Haidar juga melakukan segala cara untuk menghancurkan anarkali dengan menculik dan mengirimnya ketempat pelacuran…

Raja jalal marah karena mirza hakim yang disayanginya berkhianat dan memberontak, mirza menyalahkan dirinya atas kematian mahacucak, yang sama sekali tak ada hubungan dengannya…

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.164 – Anarkali Menari dipesta perayaan pernikahan raja jalal dan ratu jodha…

===Anarkali kemudian dimasukkan keruangan yang gelap dengan tangan terikat dan mulut dibekap, ia meronta ronta dan menangis sejadi jadinya…

===Pangeran salim kembali datang ke pelacuran itu, ia datang bersama murad dan memberitahu jika ia mengijinkan penari untuk ikut menghibur pada pesta perayaan pernikahan orang tuanya…

cara CEPAT-KURUS-LANGSING-3-HARItombol-Beli-Sekarang FIFORLIF

Akan dipilih 3 penari untuk itu, mereka juga akan mendapatkan hadiah….

Semua yang ada disana mengeluelukan pangeran salim…”hidup pangeran salim…hidup pangeran salim…hidup pangeran salim’

Anarkali mendengar nama salim disebut, ia kemudian melihat keluar jendela dan bisa melihat salim sedang diatas kudanya….”jadi kaulah yang menjebakku dengan mengirimku kesini….”guman anarkali…ia terduduk dilantai merasa sangat sedih…

===Raja jalal sedang memikirkan adik tirinya mirza hakim, ketika ratu jodha datang…ia kira jalal sedang memikirkan soal tantangan menyanyi, jalal tersenyum…

Jalal bertanya kepada ratu jodha tentang hadiah yang akan diberikannya, ia selalu menungguu hadiah unik dari ratu jodha….

Jodha yang belum menyiapkan apa2 juga sedang berpikir keras kira2 apa yang akan dia berikan kepada suaminya….

Hadiah untuk raja jalal

Ratu jodha kemudian memberitahu jalal jika raja baghwandas akan datang ke agra, kemudian ia berpamitan karena masih banyak yang harus dilakukan…

===Keesokan harinya …ditempat anarkali disekap, dia gelisah memikirkan ayahnya yang sedang sakit…

Kemudian dia mendengar seseorang sedang mengobrol mengenai penari yang akan pentas didepan raja, dan merekapun akan diberi hadiah untuk itu…

Anarkali menjatuhkan vas besar untuk mendapatkan perhatian, kemudian sang germo mencari arah suara dan membuka pintu….”oh tuhan siapa yang menyekapmu disini??” tanya nya,

Kemudian ia memberi segelas air untuk anarkali yang tampak lemas…

“aku yang membawanya….”kata zohro , seorang germo yang sering bersama dengan haidar…

Germo penolong berkata bahwa mereka tak boleh memaksa gadis untuk tinggal di tempat pelacuran…”tapi peraturan itu tak berlaku untuk pangeran salim…”kata zohro…

Anarkali disekap

Anarkali mengiba untuk dikeluarkan karena ayahnya sedang sakit…”ya kau boleh keluar, kami hanya diminta menahanmu disini semalam , tapi skrng kau telah menjadi bagian dari kami. orang2 akan tahu dari mana kau berasal…”kata zohro

Kemudian anarkali segera kembali pulang, tetapi dijalan beberapa pria menggodanya dan mengira dirinya bisa dibooking…”bukan, aku bukan seperti itu!!”teriak anarkali, tapi mereka terus mengganggunya…

Dengan sekuat tenaga Anarkali mendorong para pria itu dan berhasil lari dari para pria hidung belang itu…

===Raja baghwandas tiba di agra, ratu jodha dan jalal menyambut kedatangan mereka…

“terima kasih karena telah datang ke agra….”sambut salim kepada raja baghwandas sekeluarga…

Maan bai tampak malu2 ketika melihat Pangeran salim, murad dan danial ….tapi yang paling senang adalah danial bisa melihat maan bai…

Ibu maan bai juga menyapa danial…Ratu jodha kemudian memeluk maan bai dan berkata jika sekarang ia melakukan ritual arti hanya untuk maan bai tapi nanti akan ada ritual untuk salim dan maan bai, maan bai sendiri langsung tersipu dengan kata2 bibinya…

Rukaiya menertawakan jodha dari jauh…”ia tidak tahu apa yang dilakukannya…seandainya dia tahu siapa gadis yang disukai salim…tapi biarlah , ini akan menjadi pertunjukan yang menyenangkan….”guman rukaiya

===Anarkali kembali kepada ayah dan ibunya, tampak sang ayah sedang diperiksa oleh tabib. Dan sekarang mereka membutuhkan uang untuk membeli obat2 an…

Anarkali berkata kepada dirinya sendiri, dia harus mendapatkan uang yang banyak untuk ayahnya…

Ratu jodha dan aram bano

===Ratu jodha sedang bersama putri kecilnya, aram bertanya kepada ibunya hadiah apa yang akan dia berikan untuk raja….

Ratu jodha gemas sekali dengan kecentilan aram bano…dia ingin selalu tahu banyak hal ..hehe

===Anarkali mendatangi sakina, ia akan meminjam gelangnya..tapi tiba tiba ayah sakina datang dan mengusir anarkali pergi…..

Anarkali menangis tak tahu lagi apa yang akan dilakukannya…

===Raja jalal sedang membicarakan masalah politik kepada baghwandas dan para menterinya…kemudian ia meminta man shing untuk mengantarkan baghwandas agar beristrirahat  terlebih dahulu….

Birbal memanfaatkan kesempatan itu untuk bertanya mengenai perkembangan menyanyi raja jalal….”ratu jodha pasti akan memberikan hadiah terbaiknya untuk anda yang mulia…”kata birbal

Raja meminta birbal untuk tidak membantu ratu jodha…”aku sangat mensyukuri kehidupanku yang mulia, jadi aku tidak akan ikut campur soal ini”jawab birbal sambil menarik telinganya, jalal tersenyum merasa terhibur…

===Anarkali yang putus asa kemudian mendatangi germo baik hati yang menolongnya dan dia ingin ikut berpartisipasi untuk sejumlah uang…

“pikirkanlah lagi, dengan datang kesini, kau akan membuat hidupmu dimasa depan menjadi kelam…”kata sang germo

“tolonglah saya, hidup saya sudah hancur, ayah saya sakit keras, dan saya membutuhkan uang untuk mengobatinya…”kata anarkali dengan terisak, ia bersimpuh dikaki sang germo…

Sang germo pun mengajak anarkali masuk…

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.164 – Para pangeran dan putri raja mempersiapkan hadiah khusus untuk Perayaan nanti…

===Sang germo membawa rombongan penarinya untuk diseleksi oleh ratu rukaiya, Anarkali Menari didepan ratu rukaiya, dan dia  termasuk salah satu yang dipilih…rukaiya menyuruhnya menari tepat didepan raja jalal…

Ia merasa sangat bahagia kemudian memeluk sang germo…

Rukaiya menikmati hokkahnya

===Dikamarnya hosiyar penasaran dengan keputusan rukaiya mengikutkan anarkali…dia hanya ingin membuat jodha bermasalah dengan salim…

“Meski sekarang salim membenci anarkali, tapi ketika melihat Anarkali Menari didepannya maka kebencian itu akan berubah menjadi cinta….cinta pertama sangat sulit dilupakan….”kata rukaiya dengan sinisnya…

===Raja jalal sedang berssama istri tercintanya, jalal tidur dipangkuan ratu jodha, lagi2 mereka membicarakan tentang pangeran salim

Ratu jodha berharap hubungan mereka akan kembali baik setelah pengumuman pernikahan salim    dan maan bai…”sekarang hari hari akan menjadi indah untuk kita berdua yang mulia….”kata jodha bahagia

===Dikamarnya rukaiya berkata kepada dirinya sendiri jika nanti salim melihat Anarkali menari maka akan ada cerita baru tentang mereka dan akan menjadi hari buruk untuk ratu jodha, tentu saja hari indah akan kulalui….

===Rombongan anarkali keluar dari istana, tiba tiba gaunnya tersangkut dan ia berusaha melepasnya. Ketika akan berjalan lagi , semua rombongan sudah tak ada didepanya…

Anarkali kemudian berjalan sendiri dengan kebingungan, tanpa sadar ia menginjak duri. Kakinya berdarah, ia mengerang kesakitan…

Sesaat kemudian ia melihat salim yang berjalan kearahnya, ia berpikir untuk menutup mukanya, dengan begitu salim tidak mengusirnya.

“siapa kamu??” tanya salim

“saya penari tuan, tapi saya lupa jalannya…”jawab anarkali ..

Salim menggendong anarkali

Salim berkata dia akan menunjukkan jalannya…tiba tiba anarkali mengaduh kesakitan..”kakimu terluka…”kata salim , lalu ia membopong anarkali…

Musik indah terdengar, anarkali terus memperhatikan salim, ketika salim melihatnya anarkali menunduk….

Salim terus berjalan sambil membopong anarkali, saat sampai di pintu gerbang ia menyuruh prajurit untuk mengantar anarkali pulang, karena kakinya sakit dan perlu diobati…

Salim langsung berlalu, anarkali memandangnya dari kejauhan. Entah pandangan benci atau cinta…

===Para pangeran dan putri raja berkumpul untuk memikirkan hadiah yang akan mereka berikan kepada Raja jalal dan ratu jodha.

Mereka berencana membuat drama tentang kisah cinta raja jalal dan ratu jodha, danial meminta bantuan salim untuk berperan sebagai raja dan maan bai sebagai jodha.

Tapi salim menolaknya…”tidak , aku tidak mau..aku tidak suka…”dia langsung ngacir meninggalkan ruangan…

Akhirnya diputuskan yang menjadi raja jalal adalah danial, mereka kemudian mencari informasi tentang kisah cinta ratu jodha dan raja jalal…

Danial sangat menyukai perannya, dia memandang penuh cinta kepada maan bai…sayangnya maan bai selalu berpikir tentang salim…

===Anarkali berkata kepada ibunya jika ia akan mendapatkan uang untuk mengobati ayahnya, ia akan menari diistana. Zil tak percaya karena anarkali sangat tidak menyukai menari…

“aku  sudah tak mempunyai pilihan lain lagi bu, kadang2 kita akan melakukan hal yang tidak kita sukai….”jawab anarkali singkat

***suara jiwa ratu jodha dan raja jalal***

===Pagi itu ratu jodha menemui raja jalal dikamarnya dan memberinya manisan yang banyak sekali, ia ingin jalal memberitahunya mana manisan yang ia buat…

“hmmm sampai sekarang kau terus mengujiku ratu jodha??” kata raja jalal. ia kemudian mencicipi manisan itu dan menyuapkannya kepada ratu jodha…

Raja jalal dan ratu jodha berpelukan

“kau memilih manisan yang tepat yang mulia..bagaimana kau bisa tahu??” tanya jodha

“aku selalu bisa merasakan kehadiranmu ratu jodha, aku tahu perasaanmu, bagaimana mungkin aku tidak bisa merassakan masakanmu??” jelas raja jalal..

Jodha berharap salim dan maan bai akan mempunyai hubungan seperti yang mereka berdua rasakan, ia bertanya kepada jalal apakah hadiahnya sudah siap…hehe

“aku siap bernyanyi untukmu ratu jodha, bagaimana dengan hadiahku??…”kata jalal

“tunggulah pada pesta nanti yang mulia….”jawab ratu jodah

“Selamat hari jadi pernikahan, Ratuku ratu  Jodha” ujar Jalal sambil membuka lengannya hendak memeluk istrinya, ratu jodha menyambutnya…

Ikuti kisah selanjutnyaSinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.165

Comments

comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Matur suwun .. Tlg Jangan di copy content ini :)