Cerita Lengkap Jodha akbar Bag. 21 – Pidato Rukaiya Menyelamatkannya dari Perceraian

Cerita Lengkap Jodha akbar Bag. 20 – Ratu rukaiya memberikan surat sebagai ungkapan perasaannya untuk Jalal.

Cerita Lengkap Jodha akbar Bag. 21– Setelah mendengar surat yang dibacakan Ratu salima, Jalal memeluk Rukaiya dengan erat seperti tak ingin dipisahkan.

“Terima kasih Jalal, kau memang yang paling memahamiku. Perjalanan bersamamu sungguh luar biasa, setelah selama ini kau memberiku tempat berlindung, memberikan cahaya saat aku dalam kegelapan. Terima kasih, kau telah menjadikanku permaisurimu dan sahabatmu. Aku akan selalu mengingat kenangan antara kita berdua. Kau juga harus mengingatnya Jalal. Kau akan lebih bahagia bersama Jodha, aku rasa hidupku tak akan lama lagi. Jika aku tak ada kau harus menjaga dirimu dengan baik, walaupun tanpa aku, kau harus menjadi Raja yang baik. Raja yang mencintai rakyatnya, yang menjunjung tinggi kebenaran dan keadilan..berjanjilah” Kata Rukaiya sambil menangis…

Jalal mengusap air mata Rukaiya, kemudian mereka berpelukan kembali…..

Cerita Lengkap Jodha akbar Bag.21 – Jodha memberikan ide agar Rukaiya dan Jalal tidak jadi bercerai

Cerita Lengkap Jodha akbar Bag. 21Cerita Lengkap Jodha akbar Bag. 21– Ratu salima mendatangi Jodha di kamarnya dan menceritakan kalo dia baru saja membacakan surat Ratu Rukaiya untuk Jalal yang berisi tentang kesedihan, curahan perasaan Rukaiya untuk Jalal. Saat keduanya berbincang Rukaiya datang ….

cara CEPAT-KURUS-LANGSING-3-HARItombol-Beli-Sekarang FIFORLIF

Rukaiya berkata ” Jodha ingatkah kau saat paduka diserang harimau, kita semua berdoa untuknya. Saat itu aku berpikir doaku adalah yang paling tulus tapi sekarang tak ada satupun yang mendoakanku, tak ada yang berdoa untuk keselamatanku. Aku ingin tahu kenapa?? apakah aku jahat….”

Rukaiya memberikan hadiah perpisahan untuk Jodha dan Salima. Salima kemudian pergi karena Rukaiya pasti ingin bicara berdua dengan Jodha.

“Kau pasti gembira Jodha, aku tidak akan menyerah begitu saja. Jangan meremehkan aku Jodha. Aku akan menyadarkan Jalal, semua ini terjadi karena pikiran busukmu, karena perbuatanmu aku akan diceraikan Jalal, sebelumnya Jalal selalu baik padaku. Semuanya berakhir setelah Jalal bertemu denganmu. Kau adalah sumber penderitaanku, aku akan mengembalikan cinta Jalal. Aku akan membuatmu diceraikan juga. Aku telah gagal memberikan keturunan untuknya, tapi kau Jodha…kau bahkan tak ingin mengandung anaknya, kau tak mengijinkan Jalal menyentuhmu, kau tak pantas menjadi istrinya bahkan kau tak mencintainya. Aku tahu apa yang akan kau lakukan Jodha, kau menunggu saat yang tepat untuk meninggalkannya. Kau tidak pantas ada di kerajaan ini Jodha, kau pembawa sial untuk kerajaan ini” Damprat Rukaiya…

“Tidak Ratu Rukaiya, yang kau katakan itu tidak benar..’Jawab Jodha sambil menangis

“Jangan berbohong, aku tidak akan tertipu, aku bisa melihat dirimu yang sesungguhnya, apa tujuanmu dan apa rencana busukmu. aku akan membongkarnya, bersiaplah untuk menerima hukumannya. Kau juga akan diceraikan…” kata rukaiya, kemudian dia bergegas pergi dan meninggalkan Jodha yang lemas…

Jodha mengusap air matanya sendiri kemudian ia berkata “Aku tidak akan membiarkan itu terjadi Ratu Rukaiya, aku akan mencari jalan keluar agar kau tidak diceraikan. Aku bersumpah kepada para Dewa…”

Jodha menemui Jalal dikamarnya yang sedang marah sambil mengasah pisau.

“Aku sedang tidak ingin di ganggu ratu Jodha…”

“Apa kau akan selalu menghindari semua masalah yang datang kepadamu…” tanya Jodha

“Sekarang aku tak ingin membicarakannya Ratu Jodha”

“Apakah ini tentang perceraianmu, apa kau tak ingin mencari jalan keluarnya, aku punya jalan keluarnya..” Kata Jodha

Jalal yang semula duduk langsung berdiri mendekati Jodha.

“Bagaimana caranya Ratu Jodha, semua rakyatku menentang keputusanku. Berkat yang mereka berikan saat itu sudah menghilang. Saat ini aku adalah Raja yang terpuruk…”

“Apa kau akan membiarkan Adham khan menang begitu saja..”Tanya Jodha

“Aku tidak punya pilihan Ratu Jodha aku terikat oleh peraturan kerajaan. Adham khan jika aku menghukumnya maka reputasiku akan hancur” Kata Jalal.

“Coba kau pikirkan yang melakukan Adham khan akan tetapi orang lain yang menjadi korban, benar bukan? apa kau membelanya karena dia adalah saudaramu?” Tanya Jodha kepada Jalal.

“Tidak Ratu Jodha , aku tidak pernah membedakan keluargaku di mata hukum”

Apa kau merasa dia akan mengkhianatimu. Bagaimana Ratu Rukaiya bisa mengetahuinya?”

“Aku tidak mengerti Ratu Jodha”

“Aku sudah pernah mengatakan kepadamu, ada orang yang ingin menggulingkan kekuasaanmu. Karena itulah mereka memanfaatkan Ratu Rukaiya. Mereka menyusun rencana  ini dengan sempurna sehingga kau tak akan curiga. Jika mereka memanfaatkan Rukaiya maka kecurigaan akan berkurang. Dan pikiranmu akan kacau, sehingga keputusanmu akan terbagi menjadi dua pilihan antara keluarga dan wanita yang kau cintai….” Jodha menjelaskan panjang lebar.

Akhirnya Jalal menemui Rukaiya untuk melakukan sesuatu demi menyelamatkannya dari perceraian…

Cerita Lengkap Jodha akbar Bag. 21- Ratu Rukaiya berpidato didepan rakyat kerajaan Moghul”

Cerita Lengkap Jodha akbar - Ratu RukaiyaCerita Lengkap Jodha akbar Bag. 21 – Jalal meyakinkan Rukaiya bahwa ia memiliki jalan keluar agar tidak diceraikan olehnya. Jalal ingin Rukaiya menyambut rakyat dan berbicara langsung dengan mereka, meyakinkan mereka bahwa ia adalah Ratu yang tidak mengerti apa apa. Rukaiya ragu karena ia tak bisa berpidato….Jalal tersenyum mendengar pengakuan Rukaiya.

Jalal meminta Atgah khan untuk mengumpulkan rakyat karena ia akan berpidato nanti. Kabar Rukaiya akan berpidato dan berbicara dengan rakyat cepat menyebar di Istana. Maham anga jadi khawatir.

Dalam perjalannya menuju tempat pidato Rukaiya berpapasan dengan Jodha. Rukaiya kembali mengancam Jodha…(ini akan disesalinya kemudian…hehe)

Rukaiya mulai berpidato…

“Rakyatku semuanya, karena kita semua telah berkumpul aku ingin mengatakan sesuatu. Aku ingin membicarakan tentang keputusan baginda, semua ini tidak akan terjadi tanpa adanya ketidak adilan. Aku adalah orang yang selalu menjunjung keadilan dan mendukun semua keputusan paduka, walaupun keputusan itu tidak selamanya benar. Karena itulah aku mengumpulkan kalian semua disini. Aku ingin menyatakan kebenaran, kebenaran yang ditutupi dengan kebohongan. Kebohongan sangat besar dan direncanakan dengan sangat baik. Apa kalian selalu ingin ditipu dan diberikan keadilan palsu. Kita harus bangkit dan bersatu padu………………………”

Pidato Rukaiya menyentuh hati rakyat. Kemudian mereka berteriak teriak

“Adili Adham khan…Adili Adham khan…Adili Adham khan….Adili Adham khan”

Mendengar perkataan Rukaiya, Adham khan tersulut emosinya. Maham anga menenangkan anaknya yang sedang naik darah. Dia berjanji akan mencari jalan keluar untuk anaknya yang selalu membuat onar ini.

Semua rakyat terus berteriak dan mendesak masuk istana dan memaksa untuk mengadili Adham khan.

Maham anga meminta Adham Khan untuk bersembunyi sementara, Semula Adham menolak kemudian akhirnya mengikuti perintah ibunya.

Kemarahan rakyat semakin tak terbendung, para penjaga hampir tak bisa menahannya. Maham anga pun sampai terkena lemparan batu.

Ibu Ratu menemui Jalal untuk menenangkan rakyat yang terus mengamuk, dan memintanya untuk tidak memakai cara kekerasan karena itu akan merusak reputasinya sebagai Raja.

Maham anga yang terluka dibawa Jodha menemui Jalal. Jalal yang melihat ibu angkatnya terluka menjadi marah dan berniat menemui rakyat. Jodha yang melarangpun tak dihiraukannya lagi…

Lanjut ke Cerita Lengkap Jodha akbar Bag. 22 ya….silahkan berikan komentar anda tentang cerita Jodha akbar ini

Sumber :Cerita Lengkap Jodha akbar Bag. 21

Comments

comments

2 Comments

  1. ina nurhayati November 23, 2014 Reply
    • admin November 23, 2014 Reply

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Matur suwun .. Tlg Jangan di copy content ini :)