Cerita Lengkap Jodha Akbar bag. 22 – Hukuman untuk Adham khan

Cerita Lengkap Jodha Akbar bag. 22 – Hukuman untuk Adham khan yang Sombong dan Tidak Bermoral

Pidato Ratu Rukaiya ternyata membuat rakyat tersentuh dan bersimpati kepadanya. Rakyat mulai menyalahkan Adham khan dan meminta Raja Jalalludin untuk menghukumnya. Mereka berteriak teriak dan memaksa masuk ke istana…tindakan rakyat mulai anarkis dan tidak terkendali. Maham anga terluka parah dikepalanya terkena lemparan batu…

Berikut ini Cerita Lengkap Jodha Akbar bag. 22 selengkapnya….

Cerita Lengkap Jodha Akbar bag. 22 – Kemarahan Rakyat semakin tak terbendung

Cerita Lengkap Jodha AkbarCerita Lengkap Jodha Akbar bag. 22– Jalal yang melihat ibu angkatnya terluka menjadi marah kemudian dia keluar istana untuk berbicara dengan rakyat. Larangan Jodha pun tak didengarnya.Jodha yang khawatir mendatangi Ratu Rukaiya untuk menahan Jalal agar tidak keluar istana demi keselamatannya, Tapi Rukaiya tak menghiraukannya. Dia bahkan berkata bahwa sudah saatnya Maham mendapatkan balasan atas tindakannya. Jodha mengingatkan Rukaiya bagaimana jika Jalal yang terluka. Rukaiya kembali mengungkit tentang perceraiannya, dan jika rakyat marah hanya Jalal yang bisa menenangkannya. Jalal tidak mungkin berdiam diri di istana , sebagai raja ia harus bertindak…Rukaiya berkata pada Jodha bahwa penduduk Moghul tidak akan berani menyakiti rajanya.

Jodha menghadang Jalal dan berkata bahwa sebaiknya Maham dirawat karena lukanya kelihatan parah, akan tetapi Jalal mengatakan pada Jodha bahwa Maham adalah orang yang kuat dan sudah melewati banyak rintangan untuk mendirikan Moghul.

cara CEPAT-KURUS-LANGSING-3-HARItombol-Beli-Sekarang FIFORLIF

“Ya dewa semoga tidaak ada lagi yang terluka…” Jodha berdoa untuk keduanya.

Rakyat terus berteriak…

“Adham khan pantas mati….Adham khan pantas mati….”

Dengan gagah berani Jalal mendatangi kerumunan dan mulai berkata dengan marah …

“Siapa yang melukai Maham anga? Jawab aku ” Tanya Jalal didepan para rakyatnya

“Siapa yang menyebabkan dia terluka..”

Tak ada satupun suara, semuanya diam.

“Melukai anggota kerajaan dinasti Mughal adalah kejahatan yang serius, aku tantang kalian semua, ayo lukai dan lempar batu kepadaku…”

Salah satu rakyat menjawab bahwa mereka tidak akan tinggal diam sampai Raja memutuskan nasib Adham khan.

Atgah khan menengahi ” Kalian tahu bahwa Raja adalah seseorang yang adil dan mengikuti kemauan rakyatnya…”

“Berdasarkan hukum yang berlaku, ini tidak adil . Aku sudah tua apa mungkin aku harus menceraikan istriku? Lebih baik kau penggal kepalaku daripada bercerai dengan istriku. Jika kau tidak mencabut hukum baru maka kami akan meninggalkan kerajaan ini…”Kata seorang yang ada dikerumunan.

Mereka terus saja berteriak agar Adham khan dihukum karena dialah hukum baru dibuat . Jadi dengan menghukum Adham khan akan membuat mereka lega.

Setelah mendengar semua keluhan rakyatnya, Jalal berkata “Aku sudah mendengarkan permintaan kalian, yang aku harapkan kalian tetap damai. Kerusuhan bukan solusi dari masalah ini”

Kemudian Jalal memutuskan untuk mengadili Adham khan dan meminta rakyat tetap tenang. Hasil pengadilan akan diberitahukan kepada rakyat segera.

Ditempat lain Adham khan berniat melarikan diri, dengan sombongnya dia berkata pada pembantunya bahwa ia tak takut dengan kemarahan rakyat. Ia bisa menghabisi mereka semua hanya dengan satu tangan saja….(Dasar pria tak bermoral dan pembual).

Akan tetapi Maham melarangnnya meninggalkan istana. Untuk saat ini dia harus takut dengan kerumunan, rakyat yang melihatnya pasti akan membunuhnya.

Cerita Lengkap Jodha Akbar bag. 22 – Pengadilan untuk Adham Khan

Cerita Lengkap Jodha Akbar bag. 22 – Pengadilan untuk Adham khan

Jalal memanggil Atgah khan untuk mempersiapkan pengadilan dan memanggil semua anggota dewan, Jalal bermaksud menyelesaikan semuanya sekarang juga

Pengadilan untuk Adham khan dimulai….Adham khan dihadirkan dihadapan persidangan.

“Aku telah berpikir keras untuk kasus Adham khan. Aku bahkan berdiskusi dengan Ratu Rukaiya karena keputusan  ini akan berdampak padanya. Aku memutuskan bahwa penduduklah yang akan menentukan nasibmu….”

Maham langsung bersujud mendengar keputusan ini, ia memohon ampun untuk kesalahan putranya

“Tidak yang mulia, tolong ampuni dia…”

“Apa yang kau katakan?” Tanya Jalal

“Tolong ampuni Adham, aku mohon kepadamu. Adham khan adalah anakku, dia adalah saudara asuhmu. Tolong ampuni dia…”Maham berkata sambil menangis

“Sampai sekarang aku selalu mengampuni dia, karena dia anakmu. Tapi sekali lagi dia telah tidak menghormati kerajaan Mughal. Dia telah banyak melakukan kesalahan dan dia juga telah meragukan keputusanku. Dia bilang pernikahanku dengan Rukaiya tidak sah dan menuntutku untuk menceraikan Rukaiya. Dia telah melakukan kejahatan yang serius” Kata Jalal.

“Aku setuju dengan pendapatmu, walaupun begitu aku mohon kepadamu maafkan dia. Tolong jangan salah mengerti aku tidak memintamu untuk membebaskan dia. Kau bisa memenggalnya kalo mau tapi jangan serahkan dia kepada penduduk. Mereka akan mencabik cabik dirinya.Tolong jangan lakukan ini, tolong ampuni dia….”

“Maham ini bukan keinginanku, Adham sendiri yang membuat dirinya menjadi seperti itu”

“Tolong jangan salah mengerti Yang Mulai, Adham tidak mengharapkan hasil yang seperti ini….Tolong percaya kepadaku, Adham khan tak ingin kau menceraikan Rukaiya…

Maham langsung berdiri dan meminta Adham untuk mengatakan bahwa dia sebenarnya tak ingin Jalal menceraikan Ratu Rukaiya.

Cerita lengkap Jodha akbar - Adham khanAdham yang sombong diam saja tak bergeming mendengar permintaan ibunya.

Akhirnya dia berkata juga “Yang Mulia aku tak menginginkan hal ini terjadi. Aku tak pernah ingin kau menceraikan Ratu Rukaiya, aku hanya ingin menikahi Tasneem. Sebelum diriku banyak yang menikah tetapi tak ada yang dilarang. Tapi dalam kasusku aku dilarang menikahi dia. Itulah mengapa aku merasa tidak adil. Hal itu melukai harga diri dan perasaanku, aku selalu melayani Mughal dengan setia. Tapi apa yang kudapat ? Hukuman …”

“Kau mendapatkan apa  yang pantas kau dapat Adham. Kau menentang perintahku, aku bisa saja memenggal kepalamu. Tapi aku tak mau hal ini berakhir seperti itu. Aku mau menanamkan rasa takut kedalam hati semua orang yang berani menentang perintah Raja. Aku ingin memperlihatkan apa yang terjadi pada orang yang  melawanku. Hari ini aku telah menghancurkan harga dirimu, Kau sadar sekarang betapa kecilnya dirimu didepan Kerajaan dan rakyat. Berterima kasihlah kepada ibumu karena dia aku mengampunimu. Tapi kau akan dihukum, aku akan meminta Ratu Rukaiya untuk memutuskan hukuman yang pantas kau dapatkan” kata Jalal.

Jalal mempersilahkan Rukaiya untuk memberikan hukuman pada Adham khan. Ratu Rukaiya berdiri dari tempat duduknya kemudia duduk disamping Jalal, ia meminta Jalal yang memutuskan karena ia tak tahu mengenai hukum.

Jalal berkata “Adham khan hukumanmu adalah bahwa aku akan menurunkan posisimu sebagai komandan Malwa. Karena kau melakukan kesalahan di pertemuan maka kau dilarang untuk mengikuti pertemuan dewan. Pangkat dan gelarmu dicabut dan kau akan menjadi orang biasa”

Hukuman ini membuat Maham dan Adham shock tapi Ratu Rukaiya dan Ratu Jodha tampak puas.

Jalal meminta Atgah khan untuk mengambil lambang kerajaan dan senjata dari Adham khan. Dan menahan Adham khan sampai dia memberikan perintah selanjutnya.

Cerita lengkap Jodha akbar – Jalal menemui rakyatnya malam itu juga.

Selesai persidangan, Jalal langsung menemui rakyatnya dan memberikan keterangan mengenai hasil persidangan Adham khan.

Perubahan akan peraturan telah dibuat. Bahwa peraturan tersebut tidak berlaku untuk pernikahan sebelum peraturan tersebut dibuat, Sehingga Raja Jalalludin dan Ratu Rukaiya tidak akan bercerai.

Rakyat puas dengan keputusan Jalal, kemudian mereka pun membubarkan diri.

Lanjut ke Cerita Lengkap Jodha Akbar bag 23 yah…..

Sumber :Cerita Lengkap Jodha Akbar bag. 2

Comments

comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Matur suwun .. Tlg Jangan di copy content ini :)