Cerita Lengkap Jodha Akbar bag.24 – Surat Ratu Jodha Untuk Raja Jalalludin

Cerita Lengkap Jodha Akbar bag.23. Syarifuddin mendapatkan hukuman atas perbuatannya, Jalal menganggapnya sebagai pengkhianat. Bhaksi bano menangis meratapi suaminya. Maham anga semakin marah kepada Jodha karena menganggap Jodhalah yang membuat Adham Khan dipenjara….

Cerita Lengkap Jodha Akbar bag.24 – Jodha bertanya pada Moti kenapa cinta sangat aneh, Syarifuddin yang jahat masih saja di cintai Bhaksi bano. Jodha meminta Moti menyiapkan surat dan pena, dia akan menulis surat untuk Jalal.
Surat Jodha untuk Jalal berbunyi….

“Salam kepada Yang Mulia dari Ratu Jodha..

“Aku tidak tahu bagaimana cara memberitahumu, aku sangat terkesan dengan keputusanmu mengenai Kasus Tasneem. Aku sangat bahagia karena keputusanmu yang adil. Aku tidak bisa menemukan kesempatan untuk mengucapkan selamat kepadamu. Karena itu aku menulis sebuah surat untuk memuji keputusanmu”

“Salam…Ratu Jodha”

cara CEPAT-KURUS-LANGSING-3-HARItombol-Beli-Sekarang FIFORLIF

Jodha meminta Moti untuk menyerahkan surat tersebut esok pagi kepada Paduka Raja.

Cerita Lengkap Jodha Akbar bag.24 – Maham anga mulai menjalankan rencana jahatnya

Cerita Lengkap Jodha Akbar bag.24 - Surat Ratu Jodha Untuk Raja JalalludinCerita Lengkap Jodha Akbar bag.24– Dalam penjara Syarifuddin bertemu dengan Adham Khan. Syarifuddin  mengatakan bahwa ia sengaja tertangkap. Dia menginginkan tahta Agra karenanya ia harus tetap di sekitar Agra. Dia tak ingin mati dipertempuran…..

Keduanya saling menceritakan perjalanan masing masing sampai akhirnya mereka bisa dipenjara oleh Jalal……… .(reuni ni yeee!!)

Jalal  menemui Maham anga di kamarnya, dan membicarakan tentang pengkhianatan Syarifuddin dan Adham khan.

Moti masuk memberikan surat dari Jodha kepada Jalal. Karena Jalal tidak bisa membaca maka ia meminta Maham membacakan surat itu untuknya. Kesempatan ini dimanfaatkan Maham untuk memberi pelajaran kepada Jodha. Maham menambahkan dalam surat tersebut bahwa Jodha akan menunggu Jalal di kamarnya. Jodha akan melayaninya sebagai istri ….

Jalal yang mendengarnya menjadi gembira dan tersipu…

“Selamat Yang mulia, Ratu Jodha jatuh cinta padamu…Aku sangat bahagia untukmu”

“Maham anga aku sangat takjub. Bagaimana kau masih tetap bisa gembira padahal Adham khan di penjara ” Tanya Jalal.

“Jalal aku bahagia untukmu, anakku. Salah satu anakku membuatku kecewa, anakku satunya lagi membuatku bahagia”

Kemudian Jalal berpamitan pergi…

“Akan ada sebuah perayaan untuk membuat besok malam layak dikenang” Kata Maham dalam hati dambil tersenyum jahat.

Maham mulai menjalankan rencananya…

Keesokan pagi Maham menemui Jalal di kamarnya dan memberitahukan bahwa ada seorang penyanyi dengan suara sangat merdu. Jalal juga mendengar tentang Ramtanu Pandey seorang musisi terkenal. Jalal setuju dengan Maham dan mengundangnya pribadi untuk bernyanyi di istananya.

Semua orang diistana senang akan kehadiran penyanyi ini…mereka semua menunggu dengan penuh semangat.termasuk juga Jodha.

Seorang seniman memang aneh, sekarang atau jaman dulu. Ketika Ramtanu memasuki Istana , penjaga yang berniat membawakan alat musiknya ditolaknya. Ramtanu berkata bahwa dia lebih mencintai alat musik nya dibanding nyawanya sendiri.

Ramtanu melanjutkan jalannya, saat itu ada burung merak yang dilihatnya ditaman. Ramtanu berhenti kemudian duduk dan memainkan alat musiknya, sungguh mengesankan ekor burung merak mengembang indah seperti mengikuti alunan musik Ramtanu. Dia bahkan tidak perduli dengan Atgah khan yang menyambutnya.

Ramtanu kembali berjalan, ketika menginjak tanah dia berkata bahwa tanah kerajaan Mughal sangat jelek dan mengotori sepatunya. Atgah khan sampai kaget mendengar perkatannya…..

Saat sudah diistana dia melihat seniman Mughal yang sedang bernyanyi dan ia langsung berkata dengan keras bahwa saaat ini tidak cocok menyanyi dengan tangga nada tersebut… Tentu saja semua yang ada di istana terdiam.

Jodha yang sedang ditaman memuji Ramtanu sebagai seniman yang benar benar hebat. Jalal mendatanginya di taman

“Salam yang Mulia….”

“Salam….aku tahu seniman memiliki kelakuan yang aneh. Dan hari ini aku juga melihatnya dalam diri Ramtanu”

“Pemikiran tentang pria yang terbaik adalah mereka selalu sedikit aneh, dirimu contohnya”

“Aku akan menganggap ini sebagai pujian ”

“Aku berterima kasih kepadamu karena mengundang Ramtanu untuk tampil pada malam ini, aku sangat senang” Kata Jodha

“Aku senang mengetahui kalau usahaku telah membuatmu bahagia”

“Kamu tentunya berusaha untuk membawanya kesini, tapi aku yakin ini bukanlah idemu, karena aku tahu kau bukan seseorang yang menyukai musik”

“Mengapa kamu berpikir seperti itu, apakah musik hanya milik orang yang bisa bernyanyi atau yang bermain musik. Ratu Jodha ada sebuah irama yang diciptakan oleh langkah  kaki gajah gajahku. Dentingan pedang juga menciptakan irama. Gerakan dari baju besi adalah suara musik juga. Apakah ada perbedaan antara irama milik Ramtanu dengan iramaku??”

Jodha kagum dengan penuturan Jalal soal musik, matanya berbinar binar menatap Jalal.

Ratu Jodha juga mengemukakan pandangannya tentang musik, Jalal memandangnya dengan penuh cinta…hehhehe

“Subkhanallah Ratu Jodha….aku mungkin tidak tahu batasan untuk musik, tapi aku tahu kau suka berbicara..’

Jodha yang mendengar Jalal bicara jadi tersenyum geli…

“Malam ini juga akan tidak ada batasan…”

Jalal teringat dengan surat Jodha yang dibacakan Maham anga….. (Hal inilah yang nanti akan membuat hubungan Jodha dan Jalal kembali memanas)

Jodha membicarakan tentang pertunjukan Ramtanu tetapi Jalal berpikir tentang malam yang akan dihabiskannya dengan Jodha   (Maham memang menyesatkan)

“Aku sangat penasaran tentang malam ini…..” Kata Jodha

Jalal menanggapi ” Aku juga tidak sabar tentang malam ini”

Keduanya tersenyum bahagia bersama tetapi berbeda artinya…………….

Selanjutnya apa yang akan terjadi simak sinopsis jodha akbar bag. 25 yah…

Sumber :Cerita Lengkap Jodha Akbar bag.24

 

Comments

comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Matur suwun .. Tlg Jangan di copy content ini :)