Cerita Lengkap Jodha Akbar Bag. 47 – Ramalan Imam Salim Christi Bahwa kelak Jodha akan Menjadi Mariam uz Zamani

Cerita Lengkap Jodha Akbar Bag. 46 – Setelah keluar dari penjara, Mereka berdua bertemu rombongan karavan dan bergabung bersama. Hubungan keduanya semakin mesra. Mereka berdua menikmati pertunjukan tarian yang disuguhkan ….bahkan Ketika Jodha tangannya panas terkena pengorengan Jalal seperti ikut merasakan sakitnya…

Cerita Lengkap Jodha Akbar Bag. 46 – Kemesraan Jodha dan Jalal dalam perjalanan ziarah mereka

Cerita Lengkap Jodha Akbar– Rombongan Karavan telah pergi meninggalkan perkemahan dan melanjutkan perjalanan. Sekarang tinggallah Jodha dan jalal hanya berdua saja Melanjutkan perjalannya…..Mereka beristirahat dan duduk di atas pohon yang tumbang. Malam semakin dingin ….api unggun didepannya terasa kurang besar.

Jalal kemudian mengambil ranting ranting kecil untuk memperbesar api, Jodha melarangnnya, bahkan membuang ranting itu. Jalal tampak tegang….kemudian Jodha tertawa…baru pertama kali ini ia melihat Raja melakukan hal yang tidak penting, yaitu memungut ranting pohon hehe

“Yang mulia anda  tidak cocok melakukan pekerjaan semacam ini”kata Ratu Jodha.

Jodha menggenggam tangan jalal“Aku melakukan ini hanya karena tidak ingin kamu merasa kedinginan” Jawab Raja Jalal.

cara CEPAT-KURUS-LANGSING-3-HARItombol-Beli-Sekarang FIFORLIF

Kemudian Ratu Jodha menarik tangan Raja Jalal dan mengajaknya duduk di tempatnya semula. Sehingga, keduanya duduk merapat. Tangan Ratu Jodha menggenggam tangan Raja Jalal.

“Aku pernah hampir mati karena meminum racun. Jadi, udara dingin seperti ini tidak berarti ” Pernyataan Ratu Jodha membuat Raja Jalal tersenyum.

Mereka saling memandang dan tersenyum kemudian. Ketika sadar, Ratu Jodha buru-buru menarik tangannya dan tampak salah tingkah.

Jalal hanya tersenyum kemudian ia berkata sambil menggoda  “Aku tahu kamu tidak mengkhawatirkan karena aku mengambil ranting untuk kayu bakar kan? kau hanya ingin duduk bersamaku, memegang tanganku dan dekat denganku ”

Jodha membantahnya, Kemudian ia  langsung berdiri dan mengumpulkan ranting yang tadi dibuangya. Jalal tersenyum….

Tiba tiba terdengar seperti suara kaki kuda yang mendekat, Jalal langsung berdiri mengambil kayu untuk berjaga jaga….Ternyata benar ada seorang pria penunggang kuda datang. Ia bertanya siapa mereka…

Jalal menjawab bahwa mereka berdua hanyalah musafir yang sedang menuju Terat Yatra. Si penunggang kuda menawarkan untuk singgah dirumahnya, karena daerah tersebut tidak aman terutama malam hari. Jalal dan Jodha menyetujuinya….karena mereka merasa si penunggang kuda adalah orang yang baik.

Jodha akbar antv

Jodha dan jalal telah sampai dirumah sipenunggang kuda itu. Sang istri menyambut mereka bertiga, ia menghidangkan minuman dan bertanya kepada keduanya apakah  mereka adalah pengantin baru, Jodha tersenyum simpul. Jalal menjawab bahwa mereka telah lama menikah

Mereka akhirnya saling berkenalan. Jodha memperkenalkan dirinya sebagai Kajri, Jalal sebagai Badal…

“Saya Todal Mal” kata Tuan Rumah yaitu si penunggang kuda tadi. Lalu dia bertanya kepada istrinya apakah sudah membagi uang? Sang istri mengiyakan. Todal mal adalah seorang yang dermawan…

Soal pembagian uang ini menarik perhatian Raja Jalal yang selanjutnya bertanya kenapa membagi uang? Todal Mal menjelaskan jika dirinya selalu membagi uang untuk tiga hal : membayar pajak,  untuk sedekah, dan untuk diberikan kepada warga masyarakat sekitar. Dia beralasan melakukan itu supaya bisa menolong orang lain yang tidak mampu, dan soal makan mereka masih mampu.

Jalal raja yang tampanSaat sedang berbincang, Jalal tertarik dengan sebuah lukisan, ia berdiri dan mendekat kemudian bertanya lukisan siapakah ini…..

Todal Mal menjawab itu lukisan Shershah Suri – orang yang mengalahkan Raja Humayun (Ayahnya Jalal).

Mendengar jawaban itu, Raja Jalal mengepalkan tangannya.

Jodha bisa melihat kemarahan terpendam jalal…

Jalal teringat kembali kata-kata Bairam Khan bahwa Suri telah memisahkannya dari orang tuanya. Dan salah satu orang kepercayaan Suri adalah Todal Mal….

Tiba tiba desa dimana Todal mal tinggal didatangi segerombolan perampok, mereka membakar dan menjarah harta penduduk. Todal mal yang mendengar itu kemudian meminta tamunya untuk bersembunyi dan dia akan keluar menghadapi para perampok….ia mengambil pedangnya dan bertempur dengan para perampok yang sudah ada didepan rumahnya….

Perjalanan seru Jodha dan jalalIstri Todal mal sangat gelisah, ia panik hingga menangis . Ia berdoa untuk keselamatan suaminya. Ratu Jodha berusaha menenangkannya…

Jodha memandang kearah Jalal. Ia mengerti apa yang diinginkan istrinya yaitu membantu Todal yang saat ini dibencinya…..

Todal mal kalah dalam pertempuran , ia tertangkap. Perampok mengalungkan pedang di lehernya. Ketika mereka hendak menebas leher Todal mal, Jalal menyerang para perampok itu dengan membabi buta…

Dengan kemampuan perangnya yang luar biasa Jalal berhasil menghabisi semua perampok itu sendirian….Todal Mal yang melihat aksi Jalal yakin bahwa badal bukan orang biasa.

Saat istrinya mengobati, Todal Mal bercerita tentang aksi Jalal, dan ia sangat yakin bahwa Badal adalah seorang prajurit Mughal.

Di kamar lainnya, Raja Jalal telungkup tanpa mengenakan pakaian, sementara Ratu Jodha dengan tekun mengobati luka-luka di punggungnya sambil merasakan sakit, seolah yang sakit adalah dirinya sendiri. Raja Jalal berkomentar, “Yang terluka itu aku, tapi kenapa kamu yang merasa sakit Ratu Jodha?”

Kisah cinta jodha akbar

Jodha menjawab tentu saja ia akan merasakan sakit jika suaminya sakit…

Jodha lalu bertanya kenapa Jalal tampak kesal dan marah waktu nama Suri disebut.

Jalal menjelaskan jika pria bernama Todal Mal itu merupakan anak buah Suri – Suri adalah orang yang telah mengalahkan ayahnya di medan perang, sehingga dirinya kehilangan sosok seorang ayah.

Hal yang membuatnya kesal adalah dirinya harus bermalam di rumah Todal Mal.
Raja Jalal menyebutkan, ketika menulis buku biografi Humayun, Ibunya Hamida Bano mengatakan jika masa-masa sulit bagi Humayun adalah saat dirinya di dalam tahanan bersama istri-istrinya.

Meski begitu, ada seorang yang mengurus mereka dengan baik. Dialah Todal Mal “Namun, hanya hari ini aku menyelamatkannya, sebab dia memberikan kita tumpangan di rumahnya. Nanti saat kembali menjadi Raja Jalal, aku akan bermusuhan lagi dengannya” Kata Jalal.

Keesokan harinya, Jodha dan jalal berpamitan kepada Tuan rumah…Todal mal menawari tandu untuk Ratu Jodha. Tapi Jalal menolaknya…Todal mal kemudian memberi mereka barang lainnya sebagai ucapan terima kasih..

Jodha sangat mencintai Jalal

Raja Jalal membuka hadiahnya dan menemukan sebuah stempel Kerajaan Mughal. Todal Mal menjelaskan jika stempel itu milik Raja Humayun. “Saya mendapat stempel ini dari Beliau, yang memberi saya tanggung jawab terhadap istri-istri Beliau” kata Todal Mal.

Jalal berkata Humayun adalah musuhnya kenapa membantu. Todal Mal menggeleng dan menjelaskan jika dirinya sama sekali tidak memusuhi Kerajaan Mughal atau Raja Humayun. Apa yang dilakukannya semata-mata menjalankan kewajiban sebagai anak buah Suri. Dia juga mengaku tidak berbuat hal yang buruk terhadap para istri Raja Humayun.

Sakit Hati Jalal  sembuh  seketika mendengar keterangan Todal Mal, rasa kesal dan marahnya hilang menguap entah kemana. Dia pun mengucapkan terima kasih banyak kepada Todal Mal yang telah memberinya pelajaran baru. Raja Jalal dan Ratu Jodha pun pergi.

Todal menjelaskan kepada istrinya bahwa badal adalah Raja Jalal anak dari Raja Humayun. Ia kebetulan tahu setelah mendengar pembicaraan mereka semalam….

Sinopsis jodha akbar

Cerita Lengkap Jodha Akbar- Pertemuan Jalal Jodha dengan Imam Salim Christy

Cerita lengkap Jodha akbar selanjutnya – Jodha dan jalal melanjutkan perjalanan mereka kembali dengan berjalan kaki. Dari kejauhan mereka kembali menengok kearah Todal mal dan mengucapkan salam….

Setelah melewati  perjalanan yang panjang dan penuh makna terutama bagi Jalal akhirnya sampai juga mereka di kediaman Salim Christy yang sederhana…Semua murid salim tak ada yang mengenalinya, Tapi Sang Imam sudah tahu tentang kedatangan mereka bahkan ketika mereka belum sampai dikediamannya.

Salim Chisti kemudian berkata ” Siapapun bisa menjadi raja, tapi hanya Raja Agung Jalal saja yang mampu mengubah segala hal menjadi keberuntungan”

Jodha akbar antv

Dia juga menambahkan dirinya tahu Raja Jalal dan Ratu Jodha telah melalui banyak lika-liku kehidupan. Meskipun, terkadang Raja Jalal akan melalui jalan yang terjal dan sulit, namun keberadaan Ratu Jodha akan selalu mendukungnya. Sehingga, perjuangan yang sulit dan terjal menjadi mudah dan benar untuk dilaksanakan.

“Perjalanan kalian baru saja dimulai. Kalian akan mengarungi perjalanan panjang bersama dan tercatat dalam tinta emas sejarah. Ratu Jodha akan menuliskan namanya dalam tinta emas sejarah Kerajaan Mughal sebagai Mariam uz Zamani” kata Imam salim christy.

Mendengar ini  Raja Jalal dan Jodha terkejut….

Lanjut ke episode Cerita Lengkap Jodha Akbar Bag.48

Sumber : Cerita Lengkap Jodha Akbar

Comments

comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Matur suwun .. Tlg Jangan di copy content ini :)