Hukuman Cambuk Untuk Raja Jalalludin Akbar…Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Episode 461

Sinopsis Lengkap Jodha AkbarEpisode 460- Tak sengaja jalal sampai juga digudang milik jagdev yang penuh dengan karung sembako kerajaan mughal, jalal sadar jika jagdev selama ini telah mengkhianati penduduk desa….

Tapi Jagdev yang licik malah memfitnah jalal sebagai orang yang telah mencuri karung darinya, apa yang akan ratu jodha putuskan???

Hukuman cambuk untuk raja jalal…

===Malam itu disebuah gudang—Ternyata jagdev telah memindahkan karung karung beras yang dilihat surjan atau jalal kegudang miliknya yang lainnya. Jagdev meminta anak buahnya untuk menunggu sampai anak buah mirza hakim datang mengambilnya…

Raja jalal marah===Jalal yang marah kemudian berjalan menuju hutan, disana ia berteriak memprotes Tuhan yang sudah tidak adil kepada ratu jodha…

Tiba tiba datang sebuah sinar yang begitu menyilaukan datang dari langit, sinar itu tiba tiba menjelma menjadi seorang anak kecil jelmaan dari malaikat ….

cara CEPAT-KURUS-LANGSING-3-HARItombol-Beli-Sekarang FIFORLIF

“Jalal, ketika kamu menyakiti seseorang, hal itu menyakitkan untuk yang lainnya, kamu hanya teringat pada penderitaan istrimu tapi apakah kamu pernah berfikir pada rakyatmu yang telah kamu berikan penderitaan ? Ketika salah satu orang yang kamu cintai menderita, kamu juga ikut menderita, apa yang kamu tabur itulah yang kamu tuai, Jalal … kamu telah menyakiti banyak orang dan sekarang saatnya kamu merasakan rasa sakit itu”

“Siapa kamu ??? kenapa orang lain tak bisa melihatmu…” tanya Jalal benar benar penasaran dengan penampakan anak kecil yang berbaju putih itu ….

“Aku adalah jiwamu Jalal, aku adalah hari yang memisahkan dirimu dari malam hari, aku adalah kebahagiaan yang kamu rasakan, aku adalah rasa sakit yang telah kamu berikan kepada orang lain dan sekarang kamu harus merasakannya sendiri, Jalal…” tiba tiba jelmaan anak kecil tadi menghilang dari hadapan Jalal.

Jalal tertegun dan melihat kesekeliling tempat tersebut namun anak kecil itu tidak berbekas jejaknya, Jalalpun menengadah keatas langit dimana awan berarak hitam dengan petirnya yang menggelegar disertai angin yang bertiup cukup kencang sedari tadi…..

===Diistana kerajaan Mughal—-Semua orang mengelu elukan nama Salim ….”Hidup pangeran Salim ! .Hidup pangeran Salim ! Hidup pangeran Salim !” Salim berada dibalkon utama istana meminta doa dari rakyatnya untuk berperang melawan MIrza Hakim….

Dari kejauhan haidar merasa sangat tidak senang atas kecintaan rakyat kepada salim…

Salim meminta doa dari rakyatnya“Aku berdoa semoga kita semua menang !” kata salim…

Birbal yang ada disebelah Salim segera berbisik………. “Yang Mulia Raja akan segera bergabung denganmu dimedan pertempuran nanti….”

Namun Salim terus memikirkan tentang Anarkali, ingin rasanya Salim bertemu dengan Anarkali sekali saja untuk kedamaian hatinya sebelum berangkat berperang.

Tepat pada saat itu Anarkali juga sedang berada ditengah kerumunan orang orang yang melepas kepergian Salim…

Anarkali tidak percaya dengan apa yang dilakukan oleh Salim …”Sakinah, kamu tahu semua ini cuma sandiwara belaka, para prajurit lah yang akan berperang dan mati namun kemudian dia yang mendapatkan penghargaan dengan mengibarkan bendera kemenangan…”

Anarkali masih saja berprasangka buruk kepada salim….

===Ratu jodha terlihat sedang menunggu jalal, sambil menangis ia berkata jika ia takkan pernah menghukum suaminya…Tak berapa lama jalal menghampirinya dan meminta jodha untuk memberikan hukuman kepadanya….

“Ini bukan hukuman, Ratu Jodha tapi ini adalah pertobatanku, aku telah menyakiti semua rakyatku dan sekarang saatnya aku untuk mendapatkan balasannya….”kata jalal.

Jodha terheran heran dengan ucapan Jalal, kemudian jalal menjelaskan tentang seorang anak kecil yang selalu menemuinya…..

“Sebagai seorang istri, aku tahu kalau kamu tidak melakukan kesalahan ini, Yang Mulia….”kata ratu jodha.

“Aku tahu itu tapi aku telah melakukan banyak kesalahan, Ratu Jodha … Lupakan kalau aku ini suamimu, hukuman ini hanya buat aku, berikan aku hukuman, Ratu Jodha … Ingat itu ! Lebih baik aku pergi dulu….” kata jalal

Jagdev yang licik Ternyata pada saat itu Jagdev melihat Jalal pergi meninggalkan Jodha namun Jagdev tidak bisa melihat wajah Jalal.

“Siapa itu yang malam malam begini menemui Radha ???

Mungkin seseorang datang menemuinya untuk mendapatkan pengobatan darinya, yaaa … semua orang siapapun bisa saja mencoba mendekatinya karena dia itu memang cantik………….”kata Jagdev tersenyum nakal memikirkan Jodha

===Keesokan paginya, jalal dihadapkan kedepan ratu jodha sebagai tersangka. Ratu jodha kemudian menghukum jalal dengan mengusirnya dari tempat itu…….

Tapi jalal menolak, ia ingin jodha memberikan hukuman lainya asal tidak meninggalkan tempat itu….

Rukiaya ikut bicara, bahwa sebaiknya mereka meninggalkan tempat itu tapi malah jalal membentaknya…”Tidak ! Aku bilang aku tidak akan meninggalkan desa ini …”

Jalal terus memohon kepada jodha untuk tidak mengusirnya, akhirnya jodha memutuskan untuk memberikan hukuman cambuk kepada jalal. Tapi jodha masih berharap agar jalal meninggalkan desa itu…

“Tidak Radha, aku siap dihukum cambuk…”kata jalal, Jodha menatap Jalal dengan pandangan tidak percaya, sementara Jagdev tersenyum senang…..

Kesedihan ratu jodha atas penderitaan raja jalal….

===Diistana, shama kembali menggoda haidar. Kejadian lucu selalu terjadi diantara keduanya…

===Malam itu raja jalal akan mendapatkan hukumanya, hukuman atas tindakan yang tidak pernah dilakukannya. Dia hanya bertelanjang dada dan kedua tangannya diikat, rukaiay mendekatinya dan memintanya untuk mengatakan siapa sebenarnya dia maka tak seoranpun berani mendekatinya…….

Jalal memarahi rukaiay dan memintanya untuk tidak membuat masalah baru bagi ratu jodha….

Seorang pria sudah siap dengan cambuknya, ia mulai mencambuki punggung jalal. Jalal teringat akan kesusahan yang ia berikan kepada rakyatnya kala itu. Kebencian rakyat kepadanya sangat besar…..Ia ingat juga dengan seorang anak kecil yang selalu mendatanginya………

Semua wanita yang dekat dengan jalal terlihat tak tahan melihat darah keluar dari punggung raja jalal….

Jalal tergeletak tak berdayaAkhirnya hukuman cambuk selesai dan jalal dibebaskan, ikatan tanganya dilepaskan…..

Jalal langsung tergeletak ditanah…rukaiay segera mendekatinya…

Melihat jalal seperti itu ratu jodha ingin juga menghampiri suaminya tapi apa daya ada jurang pemisah diantara keduanya….

Jiwa Jalal berkata : ……………”Aku pergi keluar dari istana dan menjadi seorang rakyat biasa akan tetapi aku dituduh menjadi seorang pencuri, hari itu adalah hari pembalasan terhadap diriku sendiri, aku telah diberikan hukuman cambuk dan pada hari itu aku baru tahu bagaimana rasanya mendapatkan hukuman…….”

===Ditendanya—Rukaiay sedang mengobati luka jalal, kemudian ratu jodha datang. Rukaiay langsung memarahinya…

Sambil berlinang air mata………”Kamu memang benar, Ratu Rukaiya, aku ini memang rendahan, aku telah melakukan sesuatu yang besar hari ini maka aku tidak bisa diampuni, akan tetapi perintah Yang Mulia sangat berat buatku bahwa aku harus memberikan hukuman untuk suamiku sendiri, dan kali ini adalah hukumanku sendiri ketika aku tidak bisa memberikan obat untuk luka luka ditubuh suamiku…” kata jodha sedih.

Kesedihan ratu jodhaJalal melihat kearah rukaiay dan mengelengkan kepalanya…….

Lalu Jodha berdiri dan hendak meninggalkan Jalal dan Rukaiya namun Jalal segera memegang tangan Jodha ….

“tolong ambilkan segelas air putih, Ratu Jodha…”

Ratu jodha kemudian mengambilkan air untuk suaminya….

Rukaiay memahami jalal lalu ia mengatakan kepada jodha bahwa dia tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi, ia meminta maaf jika telah berkata kasar…

===Ditendanya—Manshing mencoba untuk menarik perhatian mirza hakim dengan melarikan diri……agar perhatiannya beralih dari perang kepada dirinya..

===Jalal mencoba menenangkan jodha yang masih menangis dan berkata bahwa itu semua bukan salahnya……………..”Mengapa kamu tidak meninggalkan desa ini, Yang Mulia…..??” tanya Ratu Jodha…

“aku ingin merasakan bagaimana rasanya dicambuk, penderitaan ini paling tidak bisa mengurangi penderitaan yang telah aku berikan ke rakyatku……….”jawab raja jalal…

===Man shing akhirnya berhasil melarikan diri……….

===Beberapa hari kemudian ketika Jalal sudah sembuh dari luka luka dipunggungnya, Jodha sedang memberikan obat obatan pada orang orang yang sedang terluka, Jalal juga sedang bekerja disana sedang menumbuk obat obatan….

Seseorang mendekati Jalal ……….”Kami tidak akan mengambil obat obatan dari tangan seorang pencuri seperti kamu ! Bisa jadi mungkin kamu memberikan racun pada kami…”

Jalal diam saja mendengar semua tuduhan itu, Jodha yang melihatnya dari kejauhan merasa terharu dan iba, ketika Jalal hendak pergi dari tempat itu………

Seorang pria lain bertanya ke Jalal …………”Kamu mau pergi kemana ? Tidak ada seorangpun yang akan memintamu untuk melayani para warga penduduk, kamu harus bekerja keras sekarang !”

Ratu jodha marah melihat suaminya diperlakukan burukRatu jodha melihat kejadian itu dan merasa sangat marah, ketika melihat seorang pria mendorong raja jalal…..

Kemudian pria tadi menyuruh Jalal untuk menaruh karung yang berisi sayur sayuran itu ke dalam dapur, Jalal segera memanggul kedua karung sayuran itu, Jalal merasa nyeri dipunggungnya karena luka luka itu….

Dari kejauhan Jodha memperhatikan Jalal dengan perasaan sedih dan haru, Jodha menangis melihat Jalal menderita seperti itu………………

Apa yang akan terjadi selanjutnya?? ikuti Sinopsis Lengkap Jodha AkbarEpisode 462

Comments

comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Matur suwun .. Tlg Jangan di copy content ini :)