Jalal dan Jodha Merayakan Holi Bersama….Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Episode 462

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar  Episode 461- Akhirnya ratu jodha memutuskan untuk memberikan hukuman cambuk kepada jalal, suaminya sendiri. Ratu jodha merasakan kesedihan luar biasa melihat penderitaan yang ditanggung suaminya….

Salim berpamitan kepada rakyatnya dan memohon doa restu untuk kemenangan mughal….

Jodha bertekad membuka kedok jagdev…

===Disebuah hutan—-Ratu jodha menyendiri didalam hutan, ia menangis mengingat hukuman cambuk yang diberikan kepada suaminay, juga perlakuan buruk orang orang setelah dia dihukum…”mengapa aku tidak mati saja daripada melihatnya begitu menderita??” kata jodha kepada dirinya sendiri…

Tiba tiba sebuah tangan memegang bahunya, jodha menoleh ada jalal dibelakangnya…..

Kesedihan ratu jodha atas luka jalal“Ratu Jodha, jangan salahkan dirimu sebagai hakim kau telah berlaku adil dengan menghukumku…aku tahu kau juga merasakan kesedihan karena penderitaanku, inilah indahnya hubungan kita berdua…..”kata jalal berusaha menenangkan

cara CEPAT-KURUS-LANGSING-3-HARItombol-Beli-Sekarang FIFORLIF

Ratu jodha menatap haru kepada suaminya….

“tapi bagaimana bisa aku kuat kali kau terus menangis, sudahlah …berhentilah menangis…….”kata jalal lagi.

Kemudian ia memeluk istrinya, jodha merasa kasihan melihat luka yang ada dipunggung jalal…

Jiwa Jalal berkata ……….”Hukuman itu adalah salah satu pelajaran berharga buat aku dimana penderitaanku itu sama halnya dengan penderitaan yang telah aku berikan untuk rakyatku, aku juga harus menghadapi semua itu…………”

Jiwa Jodha berkata ……………”Hukuman itu selalu aku ingat sepanjang hidupku, Yang Mulia … Kamu yang telah menghadapi cambukan demi cambukan akan tetapi perihnya mengimbas pada hatiku sebagaimana kamu mendapatkan hukuman itu karena perintah dariku………..”

===Ditenda Salim, Salim dan orang orang kepercayaannya sedang menyusun strategi berperang, Qutub mengatakan jika mereka hanya mempunyai setengah saja dari jumlah terntara mirza hakim…

Salim sedang menyusun rencana untuk perang, kemudian pangeran murad dan seorang menteri lainnya undur diri untuk segera melaksanakan rencana mereka…

Strategi salimQutub merasa sangat khawatir saat salim menempatkan didinya pada posisi yang berbahaya…

“Ketika seorang panglima perang memimpin pasukannya maka seluruh pasukannya akan merasakan kekuatan mereka, aku ingin memastikan pasukanku bahwa aku ini ada bersama mereka sampai titik darah penghabisan !!” kata Salim tegas.

Salim melihat qutub yang menurutnya beruntung karena memiliki seseorang yang selalu menunggu kepulangannya………”seseorang yang aku cintai tidak berdoa untuk aku, pada kenyataannya dia malah mengutuk aku…”ujar salim sedih

===Sementara itu dirumah Anarkali, Anarkali sedang melakukan sholat dan berdoa pada Tuhan, ibunya, Zil Bahar menemuinya dan memintanya untuk mendoakan pangeran salim juga…..

“Aku hanya akan berdoa untuk pasukan kerajaan Mughal saja dan tentang Salim, dia itu hanya mencintai gelang gelang kaki para penari….” ujar Anarkali sambil melipat sajadahnya dan meletakkannya diatas meja

“Jangan begitu Anarkali … dia itu telah menghabiskan sepanjang hidupnya dimedan pertempuran, dia adalah  calon Raja, dan Raja yang lain juga sering mengunjungi tempat para penari dan itu bukan berarti mereka itu bukan ksatria yang baik, dia itu calon Raja kita, Doa-anarkali-untuk-salimkamu tidak boleh berfikiran buruk tentang dia, dia juga berperang demi negeri kita Agra, jadi kesampingkanlah dulu dendam pribadimu dan berdoalah untuk dirinya…”kata Zil Bahar kemudian meninggalkan Anarkali …

Kata kata ibunya cukup menyentuh Anarkali, membuat Anarkali jadi berfikir tentang Salim, sesaat Anarkali duduk dan mulai berdoa untuk Salim, lagu Rabba is pyar mein pun mulai terdengar….

Ditempat Salim, Salim juga sedang memikirkan Anarkali….

===Dipedesaan- Ratu jodha sedang berbincang dengan moti, ia menanyakan keadaaan raja jalal. Kemudian seseroang masuk dan memberitahu jika jagdev ingin bertemu dengan radha…

Moti mengungkapkan kekesalannya kepada jagdev yang telah membuat raja jalal menderita, tapi jodha menggelengkan kepalanya…

Jagdev memberi salam kepada ratu jodha, kemudian mereka membicarakan tentang surjan. Lalu jagdev mengatakan tujuannya datang untuk menemui jodha adalah mengingatkanya jika besok adalah perayaan holi…

“Apa yang kamu lakukan itu hebat, Jagdev ! Sementara Raja kita sendiri lupa memberikan kebahagiaan untuk rakyatnya….”kata ibu kepala desa.

Mendengar hal itu Jodha kesal  dan langsung berkata ketus  “Bukan seperti itu ! Hanya Yang Mulia Raja Jalalludin Akbar yang telah memberikan perintah untuk umat Hindu agar bisa merayakan upacara keagamaan mereka secara bebas !!!” kata jodha membela jalal…

Jagdev dan Kaushalia tertegun mendengar Jodha berbicara dengan nada tinggi ….”Aku harus segera membuka kedok Jagdev didepan warga penduduk…..” kata Jodha dalam hati

Jalal dan jodha merayakan holi bersama, rukaiya cemburu melihatnya…

===Ditendanya raja jalal sedang tidur, mehtab datang dan memegang punggunnya. Reflek Jalal langsung terbangun ketika merasakan kehadiran orang lain disekitarnya…

Kebersamaan jalal dan rukaiyaJalal menjelaskan kepada mehtab bahwa ia baik baik saja. Ratu rukaiya kemudian duduk disamping mehtab dan ikut mengobrol…

Tak berapa lama jodha datang, ia memberitahu jika jagdev akan mengadakan perayaan holi….

Jodha berkata ini saatnya menyusun rencana untuk membuka kedoknya, jalal menyetujuinya…

===Malam itu semua warga berkumpul untuk menyalakan api suci. Jagdev menghampiri surjan dan berkata………….”Surjan, aku tidak akan membiarkan kamu pergi dari desa ini karena aku ingin kamu lihat siapa aku sebenarnya dan orang seperti kamu hanyalah seekor serangga bagiku”

Jalal marah sekali dengan perkataan jagdev, tapi perasaan itu ditahannya karena ada banyak warga disitu. Jagdev kemudian menghampiri jodha untuk memintanya menyalakan api unggun sebagai tanda dimulainya perayaan holi…..

“Holi adalah sebuah perayaan dimana orang orang melupakan balas dendam mereka dan kita mencoba untuk menghapus dosa dosa kita….”kata ratu jodha.

“Aku ingin Surjan yang menyalakan api unggun ini karena dia telah menghadapi hukumannya akan tetapi mengapa kalian warga disini tetap memberikannya hukuman ? Mengapa kita tidak bisa memberikan penghormatan kita pada seseorang yang telah melalui hukumannya ? Surjan seharusnya diberikan kesempatan kedua untuk memperbaiki dirinya sendiri maka aku ingin Surjan yang menyalakan api unggun ini….”kata jodha lagi…

Jagdev berusaha menarik simpati jodha dengan membiarkan jodha melakukan sesuai keinginannya…

Jodha kemudian menghampiri jalal, dan memberikan api itu kepadanya. Jalal tersenyum menerima api itu……

Setelah api menyala, ibu kepada desa meminta warga untuk parikrama yaitu berjalan mengitari api unggun.

Jalal dan jodha mengitari api unggunJodha hanya terdiam karena dia tak memiliki pasangan, kemudian rukaiay mengajaknya.

Jodha akhirnya berjalan dibelakang jalal……………jagdev melirik kearah jodha yang sedang berjalan dibelakang surjan…

Jalal terus melihat kearah jodha. Jodha sendiri berkaca kaca memandang suaminya…

===Diistana agra…shama selalu datang untuk mengganggu haidar. haidar kesal sekali lalu ia pergi meninggalkan mereka…

===Dipedesaan—Moti dan mehtab mendatangi jodha yang mengurung diri dikamarnya, mereka berdua mengajak jodha keluar dan merayakan holi bersama…

===Ditendanya rukaiya sedang tertidur, beberapa wanita memintanya keluar untuk merayakan holi, rukaiya kesal sekali , dia benci sekali permainan warna ini…

Kemudian ibu kepala desa datang dan mengusir mereka, rukaiya senang lalu dia keluar dan mengucapkan terima kasih. Tapi tiba tiba ibu kepala desa menempelkan warna dipipinya…rukaiya menjerit, lalu seorang wanita datang dan menyiram rukaiay dengan warna lainnya……..

Dari kejauhan moti dan mehtab tertawa melihat tingkah rukaiya. Rukaiya sendiri merasa lengkap sudah penderitaannya, ia berjanji jika kembali keistana akan mengirim ibu kepala desa itu kepenjara…

Jalal memandang kepada ratu jodha yang sedang memberikan tilak kepada orang yang sakit. Tak sengaja ia melihat kearah jalal yang sepertinya bersiap akan menyiramnya dengan warna, jodha menggelengkan kepalanya…..

“ada apa radha? kenapa kau menggelengkan kepalamu??” tanya ibu kepala desa penasaran. Jodha beralasan jika lehernya sakit, kemudian kaushila atau ibu kepala desa meninggalkannya…

Perayaan holi dipedesaanSaat itu jalal sudah membawa bubuk warna dan berjalan menuju jodha…..

Jodha juga berjalan mendekatinya, tiba tiba jalal pura pura tersandung sehingga bubuk itu bertaburan diatas ratu jodha……

Moti dan mehtab tersenyum melihat kemesraan mereka, dan rukaiay terlihat sangat cemburu….

Jalal dan jodha sama sam tersenyum…..

Jodha kemudian menunduk ia pura pura mengambil piring yang jatuh dan memegang kaki jalal sebagai tanda bakti istri kepada suami……

Jalal memegang kepala ratu jodha, keduanya terlihat bahagia bisa merayakan holi berdua……..

Tak lama kemudian jagdev datang dan memandang penuh cinta kepada ratu jodha, ia membayangkan memberikan warna dipipi ratu jodha……

Secara sengaja Jagdev melemparkan warna warna itu kearah wajah Jodha………Jalal dan semua keluarga kerajaan seperti Rukaiya , Mehtab dan Moti terkejut melihatnya.

Semua orang berhenti bermain dan melihat kearah jagdev…

“Jagdev, kamu seharusnya tahu dimana posisimu, jangan melanggar batas !!!” ujar salah seorang warga yang mengetahui perbuatan Jagdev ke Jodha…

Jalal marah melihat Jagdev yang mulai mencoba mendekati Jodha, saat itu Jalal hendak menghajar Jagdev namun Jodha melarangnya dengan memberikan kode pada Jalal agar tidak mendekat……..

Jagdev beralasan dia ingin memberikan warna kepada orang lain tapi malah mengenai radha. Jodha memaafkannya……

jalal akan membalas jagdevPada saat yang sama seorang pria yang merupakan prajurit jalal mendekati jalal…

Ketika Jagdev sudah berhasil mendekati Jodha, Jagdev mengundang Jodha….

“Radha, maukah kamu datang kerumahku ? Kami mau mengadakan pesta untuk anak kami karena prestasinya disekolah, aku mengundangmu untuk datang ke pesta itu………..”

“Tidak ada salahnya untuk bersikap lunak pada laki laki ini………” bathin Jodha, Jodha akhirny menyetujui undangan Jagdev

Jodha mengatakan bahwa ia akan datang, membuat jagdev senang…

“Malam ini aku akan hanya bersama dengan Radha……………”bathin Jagdev

“Malam ini aku akan membuka kedok Jagdev yang sebenarnya !”………bathin Jalal marah

Apa yang akan terjadi selanjutnya?? ikuti Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Episode 463

Comments

comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Matur suwun .. Tlg Jangan di copy content ini :)