Kedekatan Raja Jalal dan Pangeran Salim…Sinopsis Lengkap Jodha Akbar bag.152

Raja Jalal dan Pangeran Salim semakin dekat, ini semua berkat ide brilliant dari birbal yang mengikuti ratu jodha pergi ke amer…

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar bag.151- Pangeran salim dan anarkali kembali bertemu di pesta penobatan.. tapi mereka berdua masih belum tahu tentang jati diri masing masing…

Ratu jodha meminta salim untuk memilih salah satu gadis yang telah diseleksinya untuk menjadi istrinya, tapi salim menolak . ratu jodha merasa kecewa ketika salim kembali mengungkit tentang masa lalunya…

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar bag.152 – Raja Jalal dan Pangeran Salim saling curhat…

===Hubungan Raja Jalal dan Pangeran Salim semakin dekat….Raja jalal mendengarkan dengan seksama cerita salim tentang gadis yang disukainya, jalal kemudian berkata jika dulu ratu jodha juga tidak menyukainya tapi akhirnya dia berhasil membuat ratu jodha mencintainya…

Jalal berkata dia akan menjadi pembimbing bagi salim untuk urusan itu…dia akan selalu mendukung salim. Salim tersenyum senang mendengar perkataan ayahnya….

cara CEPAT-KURUS-LANGSING-3-HARItombol-Beli-Sekarang FIFORLIF

Ketika melihat salim mengantuk , Raja jalal menyuruh putranya untuk tidur…”ayah tolong jangan bilang ke ibu kalo aku tadi mabuk…pasti dia akan marah…..”kata salim

“ayah berjanji…tidurlah…”kata raja jalal sambil membelai rambut anaknya dengan penuh kasih…dan ia sendiri tidur disofa dekat ranjang salim…

===Keesokan paginya…ketika salim terbangun dia kaget saat ayahnyalah yang menyodorkan minuman untuknya…..

Ratu jodha datang kekamar salim…dia menanyakan tentang gadis yang akan salim pilih….salim langsung membiisiki ayahnya agar tak mengatakan kepada ibunya bahwa dirinya minum anggur semalam…

“Ratu Jodha, aku kira sebaiknya kita tidak memaksa salim untuk menikah, biarkan dia memilih sendiri pasangannya. aku putuskan unntuk mengikuti keinginannya….”kata raja jalal.

Ratu jodha mengikuti keinginan jalal….”Salim….ayahmu telah membantumu sekarang, tapi ibu tetap berharap kau segera menikah…..”ujar ratu jodha…

Tiba tiba ratu jodha berkata dia seperti mencium bau anggur, tapi buruu buru raja jalal berkata bahwa dialah yang meminum anggur….

Ketika ibunya telah pergi salim berkata….”mohon Maafkanlah  aku ayah, karena aku ayah harus bicara tak jujur kepada ibu…..”

Raja jalal dan pangeran salim

Raja jalal berkata bahwa dia bisa melakukan apapun untuk salim, apapun yang salim inginkan asal salim bahagia…

Keduanya kemudian berpelukan dengan akrab…

===Anarkali kembali datang ke istana..murad dan danial melihatnya dan mereka tahu jika gadis itu yang salim sukai, karena dia memakai bulu merak di kepalanya…

===Dikamar putri maan bai, anarkali sedang merias nya…dia menerima sebuah surat atas nama pangeran salim dari seorang pelayan….yang berisi pujian akan kecantikannya…salim memintanya untuk menemuinya ditenda…

Begitu melihat salim..anarkali langsung mendatanginya dan mendampratnya….

“Pangeran salim kau adalaah seorang pewaris kerajaan berikutnya, kenapa kau bersikap tidak sopan dan kasar padaku….apa yang kau inginkan?? kenapa kau diam saja…kau pangeran salim kan ??” tanya anarkali…

Salim yang masih tak percaya dengan apa yang dilihatnya buru2 mencubit pinggang qutub….”iya benar aku salim….”kata qutub

 

kemarahan anarkali

 

Anarkali langsung nyerocos lagi….”perlu kau ketahui, aku sungguh tak senang dengan keluarga bangsawan…khususnya dirimu salim…hatimu dari batu dan hanya orang yang berhati mulia yang bisa mengisi hatiku…yang jelas bukan kau!! anak nakal dan manja ..”

Salim hanya bisa memandang kepergian anarkali….”aku sunggu menyukaimu…ada apa dengan hari yang panas ini??”

Qutub berkata …’ya…tapi aku yang menanggung murka, aku tak menulis apapun padanya….”

Salim melihat tulisan itu dan dia tahu siapa biang keladinya…

===Pesta penobatan man shing berlangsung meriah, ratu jodha sangat kesal kepada suaminya karena matanya jelalatan kesana kemari….hehe

Ratu jodha tersipu saat raja jalal berkata salim memberitahunya jika gadis yang disukainya adalah yang memakai perhiasan di kepala desain bulu burung merak…

===Anarkali sedang merias putri maan bai, tiba tiba perhiasan maan bai rusak…anarkali kemudian meminjamkan perhiasan kepalanya kepada maan bai

===Raja jalal dan ratu jodha sangat gembira begitu mengetahui bahwa gadis yang memakai perhiasan bulu merak di kepalanya adalah putri maan bai….

===Ritual penobatan man shing menjadi raja amer berlangsung penuh khidmat…

===Setelah acara penobatan selesai, ratu jodha memanggil birbal…ia memuji langkah birbal yang membantunya menyatukan hubungan ayah dan anak…

“saat ini hubungan yang mulia dan salim sepertinya ada kemajuan yang baik, keduanya saling bertukar cerita…mereka saling berbicara satu sama lain, salim juga jujur kepada ayahnya jika dia menyukai seroang gais..bukankah ini hal yang menggembirakan??” ungkap ratu jodha

Birbal berkata ia tahu semuanya, ia minta maaf karena telah memberikan kepada salim anggur….dengan mabuk salim akan mudah mengungkapkan isi hatinya…

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar bag.152 – Pangeran salim kembali menemui anarkali…

Murad dan danial sedang membicarakan tentang berburu ketika Pangeran ssalim mendatangi mereka berdua…lalu bertanya siapa yang menulis surat untuk gadis itu…

Salim kemudian menjewer telinga murad…dan meninju perutnya…”aku harap ini yang terakhir, jika terjadi lagi maka aku akan menghukum kalian….”kata salim sambil melangkah pergi…

“kau tahu murad….seorang pewaris kerajaan bisa melakukan banyak hal….berterima kasihlah….”ucap danial kepada murad.

Murad berkata jika Salim itu lebih tua darinya maka ia menerima saja pukulannya…

===Ratu jodha datang menyapa keponakanya putri maan bai….dia kemudian melihat perhiasan bulu merak. ratu jodha mulai mengajak maan bai untuk bicara tentang salim…”apakah kau sudah bertemu dengan salim?? sekarang dia sudah besar dan tampan….”kata ratu jodha

Maan bai berkata sejujurnya dia takut bertemu dengan salim yang dulu selalu mengejeknya…

Ratu jodha dan bulu merak

Putri maan bai tampak malu2 saat ratu jodha menggodanya, ia kemudian minta ijin untuk keluar…

Ia berlari kehalaman, jantungnya makin tak beraturan saat dia melihat pangeran salim sedang berlatih dengan senjatanya, dan ia tampak macho….

===Pangeran sendiri berkata kepada qutub bahwa dia akan menemui gadis itu lagi…”dia pasti sangat kecewa denganku qutub…aku rasa aku harus menemuinya….”

===Raja jalal sedang berbicara dengan raja baghwandas ketika ratu jodha datang…jalal memberitahunya jika dia mendapatkan undangan untuk pernikahan putri suku tribal…jalal memutukan datang

Dia kemudian mengajak ratu jodha untuk ikut serta…”tidak yang mulia…aku akan memanfaatkan waktuku untuk ngobrol dengan kakak2 iparku….”kata ratu jodha.

“kalo begitu aku takkan lama lama disana ratu jodha, tak ada yang membuatku betah berlama lama jika kau tak ada…”kata raja jalal tersenyum manis…

Aram bano datang….raja jalal menyambutnya dengan senang, tapi si kecil duduk berjauhan dengan sang ayah…jalal kemudian mendatanginya dan mengangkatnya…

Aram mengataakan tentang gadis 2 yang selalu membicarakan kakaknya salim…

===Pangeran salim benar benar mendatangi rumah anarkali….Dia atas nama salim ingin meminta maaf atas kejadian tempo hari….

“tahukah kau…aku takkan pernah memberinya maaf meski dia datang kepadaku…apa dia akan membantuku spt yang kau lakukan sekarang? pernahkah dia perduli dengan rakyat kecil?? intinya aku sangat membencinya!!”ujar anarkali dengan kesal…

Pangeran salim jatuh cinta

Pangeran Salim mulai berpikir untuk memperbaiki citranya didedepan anarkali yang begitu membencinya..Pada saat yang bersamaan prajurit tribal datang. Topik beralih kepada farhan dan bela yang berjuang demi cinta…

Anarkali berkata dia takkan pernah mencintai pangeran karena pangeran itu hanya akan menyakitinya demi seorang putri….tiba tiba anarkali terpeleset, untunglah salim memegangnya sehingga dia tak terjatuh…

Pandangan mata keduanya kembali bertemu…ketika tersadar, keduanya langsung membalikan badan dengan malu2…

Pangeran salim berkata dia akan membuat bela dan farhan bersatu…lalu ia oergi meninggalkan rumah anarkali…

===Diamer…ratu jodha mendatangi raja jalal yang sedang bersiap siap datang ke pesta pernikahan putri suku tribal, Ratu jodha  membawa hadiah untuk suku tribal….

Jalal berkata suku tribal sudah kaya dengan tambang emas mereka…”ini bukan soal kekayaan yang mulia tapi soal perhatian kita kepada mereka….”ujar ratu jodha.

Raja jalal kemudian menanyakan tentang salim, dia ingin menunjukkan kepada putranya sebuah upacara pernikahan yang dirayakan oleh semua orang…Ratu jodha bahagia melihat kedekatan Raja Jalal dan Pangeran Salim

Raja jalal berkata semua orang berpikir seorang raja hidup enak karena punya banyak istri tapi yang sebenarnya, tidak mudah mengurus para wanita…
Kemesraan jodha akbar
Jodha yang gemas dengan suaminya, memukulkan tangannya ke bahu jalal….”lihatlah aku sekarang, seorang raja besar yang tak berdaya dihadapan istrinya….” Ratu jodha tersenyum bahagia memandang suami tercintanya…
Ikutilah Sinopsis Lengkap Jodha Akbar bag.153, ketika Pangeran salim terluka.

Comments

comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Matur suwun .. Tlg Jangan di copy content ini :)