Kisah Nabi Hud

Kisah Nabi hudKisah Nabi Hud dimulai – Beberapa tahun berlalu sejak banyak manusia yang mengingkari Allah dihancurkan oleh topan dan hanya sedikit yang selamat dengan kapal Nabi Nuh. Roda kehidupan terus berputar , tiada yang tersisa dibumi kecuali orang orang yang beriman kepada Allah. Waktu terus berlalu, hilanglah orang orang yang beriman berganti dengan manusia manusia  baru yang lupa dengan wasiat Nabi nuh dan mereka kembali menyembah berhala.

Para cucu nabi nuh berkata mereka tak ingin melupakan kakek kakek mereka yang telah diselamatkan oleh Allah dari topan. Kemudian mereka membuat patung kakek kakek mereka untuk penghormatan , hal ini berlangsung dari generasi ke genrasi akhirnya pengagungan ini menjadi sebuah penyembahan. Kemudian Allah mengutus junjungan kita Nabi Hud ditengah tengah kaumnya. Berikut ini Kisah Nabi Hud lengkap:

Kisah Nabi Hud – Kedatangan Nabi Hud ketengah tengah kaumnya yang kafir

Kisah Nabi Hud secara singkat- Nabi Hud berasal dari kabilah yang bernama ‘Ad. Kabilah  ini  tinggal di tempat yang bernama al-ahqaf. Sebuah padang pasir yang dipenuhi dengan gunung gunung pasir dan tampak dari puncaknya lautan. Kaum ‘Ad terkenal dengan kekuatan fisiknya saat itu, mereka memiliki tubuh yang tinggi dan tegak. Tiada seorang pun dimasa itu yang dapat menandingi kekuatan mereka. Mereka memiliki kebesaran tubuh sayangnya mereka menyembah berhala dan siap berperang untuk berhala tersebut.

Mereka tertawa terbahak bahak saat Nabi hud mengajak mereka untuk menyembah hanya kepada Allah. Mereka menganggap Nabi Hud aneh. Tapi dengan penuh kesabaran nabi Nuh tetap berdakwah dan memberikan penjelasan kenapa kita hanya menyembah Allah. Pertentangan antara Nabi hud dan orang orang kafir dikaumnya semakin panas, bahka mereka menganggap Nabi hud idiot dan gila. Nabi hud hanya pasrah kepada Allah , Nabi hud hanya memberikan peringatan dan ancaman terhadap orang orang yang mendustakan dakwahnya.

Dengan keimanan kepada Allah dan dengan kepercayaan pada janji-Nya serta merasa tenang dengan pertolongan-Nya. Nabi nuh menyeru orang orang kafir dari kaumnya. Nabi hud menjelaskan kepada kaumnya bahwa ia menyampaikan  agama dan melaksanakan  amanat. Jika mereka mengingkari dakwahnya maka Allah akan mengganti mereka dangan kaum selain mereka. Yang demikian ini berarti mereka sedang menunggu azab dari Allah. Demikian Nabi hud menjelaskan bahwa ia berlepas dari mereka dan dari tuhan mereka . Ia  bertawakal hanya kepada Allah yang menciptakannya.

Kisah Nabi Hud – Azab Allah datang menghancurkan leburkan kehidupan dimuka bumi

cara CEPAT-KURUS-LANGSING-3-HARItombol-Beli-Sekarang FIFORLIF

Kisah Nabi Hud dan kaumnya- Nabi hud yakin siksa akan turun diantara para pengikutnya yang menentang. Beginilah hukum kehidupan dimana Allah menyiksa orang orang kafir meskipun mereka sangat kuat dan kaya . Nabu hud dan kaumnya menunggu janji Allah, hingga kemudian datanglah masa kering dimana muka bumi dan langit tak lagi menurunkan hujan. Matahari menyengat sangat kuat laksana percikan percikan api yang menyengat tubuh manusia.

Nabi hud menjelaskan pada kaumnya bahwa Allah telah murka , jika kalian beriman maka Allah akan rela dan menurunkan hujan serta menambah kekuatan kalian. Begitu Nabi nuh berucap. Namun kaum Nabi Nuh malah justru semakin mengejek dan menentangnya. Maka masa kekeringan semakin meningkat dan menguningkan pohon pohon yang hijau dan matilah tanaman tanaman. Lalu datanglah awan hitam yang menyelimuti langit, Kaum Nabi hud begitu gembira karena yakin akan turun hujan. Tiba tiba udara berubah yang tadinya sangat kering dan panas tiba tiba berubah menjadi dingin, angin bertiup dengan kencang, semua benda menjadi bergoyang, angin terus bertiup malam demi malam, dan hari demi hari. Setiap saat rasa dingin bertambah menusuk tulang.

Kaum Nabi hud mulai berlari, mereka segera menuju ke tenda dan bersembunyi didalamnya. Angin bertiup dengan kencang dan menghancurkan tenda, pakaian bahkan kulit mereka. Setiap angin bertiup akan menghancurkan dan membunuh apa saja yang didepannya. Hal ini terjadi selama 7 malam 8 hari dengan mengancam kehidupan dunia.

Kemudian angin berhenti dengan izin Allah.

Allah SWT berfirman :

سَخَّرَهَا عَلَيْهِمْ سَبْعَ لَيَالٍ وَثَمَانِيَةَ أَيَّامٍ حُسُومًا فَتَرَى الْقَوْمَ فِيهَا صَرْعَىٰ كَأَنَّهُمْ أَعْجَازُ نَخْلٍ خَاوِيَةٍ
Yang Allah menimpakan angin itu kepada mereka selama tujuh malam dan delapan hari terus menerus; maka kamu lihat kaum `Ad pada waktu itu mati bergelimpangan seakan-akan mereka tunggul-tunggul pohon korma yang telah kosong (lapuk).

( QS. al-Haqqah :7)

Tiada yang tersisa dari kaum Nabi Hud kecuali pohon pohon kurma yang lapuk. Nabi Hud dengan orang orang yang beriman kepada Allah selamat sedangkan orang orang yang yang menentangnya binasa.

 

 

 

Sumber :Kisah Nabi Hud

Comments

comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Matur suwun .. Tlg Jangan di copy content ini :)