Osama Bin Laden, Siapakah sebenarnya Dia??

Osama Bin Laden, Siapakah dia ?

Pada tahun 1930 an Mohammed Awad bin Laden seorang pemuda dari Hadramaut, yaman selatan, ingin mengadu nasib dan berimigrasi ke arab saudi. Sebagaimana dilakukan banyak penduduk yaman lainnya.

Mengawali karirnya sebagai buruh kasar dipelabuhan Jeddah, nasib Awad berubah hingga menjadi pemilik Bin Laden Corporation, perusahaan kontruksi terbesar di Arab saudi.

Sukses Awad berasal dari suatu tender beresiko tinggi yang ia menangkan dari proyek pemerintah. Waktu itu Raja Saud ingin membangun sebuah istana baru dengan biaya rendah, karena kondisi keuangan kerajaan Arab Saudi yang surut. Awad berhasil merampungkan proyek prestis tersebut dengan sangat memuaskan Raja.

Setelah mendapatkan proyek proyek besar lainnya Awad menjadi lebih dekat dengan keluarga kerajaan. bahkan ketika terjadi konflik antara Raja Saud dan Pangeran Faisal pada tahun 1960 an, Awad sangat berperan dalam meyakinkan Raja Saud agar turum tahta dan merahkannya kepada Pangeran Faisal.

cara CEPAT-KURUS-LANGSING-3-HARItombol-Beli-Sekarang FIFORLIF

Raja Faisal mewarisi defisit keuangan negara, tetapi Awad dengan visi bisnisnya yang kuat malah memberikan dukungan yang berarti pada saat itu. Hampir seluruh gaji pegawai negeri kerajaan selama 6 bulan ditanggung oleh Awad. Untuk membalas jasa baiknya Raja faisal mendapat seluruh proyek pengerjaan kontruksi kerajaan Arab Saudi. bahkan Raja Faisal mengangkatnya menjadi Menteri pekerjaan umum.

Tahun 1969 Awad mendapatkan proyek prestisius yaitu renovasi Masjid Al Aqsa yang rusak karena musibah kebakaran. Setelah itu renovasi Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah.

Meskipun Awad telah menjadi seorang konglomerat dia tetap rendah hati dan pemurah. Awad dikenal sebagai seorang muslim yang taat dan tidak malu dengan sejarah masa lalunya sebagai buruh kasar pelabuhan. Bahkan karung yang menjadi peralatan andalannya sehari hari tetap disimpan dan dipajang diruang tamu rumahnya yang semewah istana. Awad senang membantu orang orang yang datang kerumahnya, Rumahnya menjadi asrama bagi seluruh tamu dari penjuru dunia yang datang berhaji. Jika ia datang keistana, para pelayan saling berebut membawakan tasnya karena selain memberi tip, Awad memperhatikan mereka tanpa perbedaan derajat sebagai sesama saudara muslim. Awad yang ulet, seorang muslim saleh, rendah hati dan dermawan inilah ayah dari Osama Bin Laden.

Masa muda Osama Bin Laden

Osama Bin Laden

Osama Bin Laden bernama aslin Usamah bin Muhammad Awad bin Ladin adalah anak ke 17 dari 50 bersaudara. Dia lahir di Riyadh tahun 1957, saat ayahnya Mohammad bin Ladin sukses sebagai konglomerat arab saudi yang disegani dan tumbuh dilingkungan keluarga berkecukupan dalam segi ekonomi dan kasih sayang.

Walaupun sibuk dengan usahanya Awad tidak lupa menyisihkan waktu untuk keluarga dan anak. Selain mendidik anaknya menjadi muslim yang taat, Sang ayah sering mengajak jalan jalan baik ke pantai maupun gurun. Dalam mendidik anak anaknya Awad termasuk keras terutama dalam kedisiplinan.

Waktu Osama Bin Laden berusia 13 tahun sang ayah meninggal. Kemudian pada usia 17 tahun Osama Bin Laden menikah dengan gadis suriah. Perkawinan muda ini membuatnya menjadi lebih bertanggung jawab atas hidupnya sendiri, seperti yang diharapkan oleh ayahnya.

Pendidikan dasar sampai perguruan tinggi diperleh Osama Bin Laden diJeddah. tahun 1979 ia lulus dari fakultas teknik sipil Universitas King ABdul Aziz Jeddah.

Selama masa pendidikannya Osama Bin Laden melakukan perjalanan ke seluruh Jazirah arab, Pakistan, Afganistan dan Sudan. Osama Bin Laden suka memanfaatkan waktunya untuk hal hal yang diyakininya berguna dan baik.

Sifat sederhana , ramah dan dermawan menurun dari ayahnya. Begitu pula sifat ulet, jujur menjadi ciri pribadi Osama Bin Laden yang dibentuk ayaknya dalam disiplin agama yang kuat.

Pengalaman pertama Osama Bin Laden di Afganistan

Pada th 1979 saat Osama Bin Laden menyelesaikan studinya adalah tahun yang mengubah jalan hidupnya. Ketika itu terjadi invasi tetntara Soviet ke Afganistan dan para mujahidin menyerukan jihad atau perang suci atas invasi tersebut.

Dua minggu setelah itu Osama Bin Laden menginjakkan kaki di Afganistan.” Agama kami mengajarkan bahwa tersedia tempat yang lebih baik di akhirat bagi mereka yang bersedia berjihad” kata Osama Bin Laden. Walaupun belum terjun langsung ke medan pertempuran, Osama Bin Laden memobilisasi para pemuda arab untuk menjadi mujahidin.

Setelah itu Osama Bin Laden pergi ke Pakistan untuk menggalang jamaah islam. Di karachi dan Peshwar, Osama Bin Laden menemui sejumlah pengunsi dan para pemimpin pakistan. Sekembalinya ke Arab saudi Osama Bin Laden melakukan pendekatan dengan saudara saudaranya , kolega dan rekan semasa kuliah dulu agar mereka mau mendukung perjuangan mujahidin di Afganistan. Osama Bin Laden berhasil menggalang dana sangat besar serta perlengkapan untuk disumbangkan kepada gerakan jihad di Afganistan.

Pada tahun 1982 Osama Bin Laden memutuskan untuk menetap di Afgansitan. disinilah Osama Bin Laden mulai berperan besar, karena sudah terbiasa menghimpun dana dan perlengkapan. Lambat laun ia mulai terlibat lebih jauh dengan ikut dalam pertempuran pertempuran kecil.

Untuk mempermudah dalam memberikan informasi yang tepat kepada sanak saudara para pejuang mengenai kondisi dan keberadaan mereka, Osama Bin Laden membuat sistem prosedur pencatatan dan pelacakan terhadap para pejuang sejak datang dirumah singgah, dari rumah singgah ke pusat latihan dan sebaliknya sampai mereka meninggalkan kawasan tersebut.  Karena itu seluruh kompleks dikenal dengan sebutan pangkalan yang dalam bahasa arab disebut Al-Qaeda. nama ini justru lebih dikenal sebagai jaringan organisasi Osama Bin Laden.

Comments

comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Matur suwun .. Tlg Jangan di copy content ini :)