Penyamaran Raja Jalal Untuk Bertemu Ratu Jodha….Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Episode 455

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Episode 454- Ratu jodha akhirnya meninggalkan istana untuk menjalankan kewajibanya sebagai mariam uz zamani.

Sebelumnya ratu rukaiya berhasil membujuknya untuk tidak pergi dengan alasan tak boleh meninggalkan raja jalal sendirian. Tapi Jalal sendiri yang akhirnya mengijinkan jodha untuk pergi keluar istana….

Ratu jodha turun kerakyatnya untuk menolong yang membutuhkan…

===Raja jalal melepaskan kepergian ratu jodha dengan pandangan sedih dan penuh harapan bahwa ia akan segera kembali…

Suara jiwa ratu jodha……“.Guru ji pernah berkata kepadaku bahwa saat terburukmu akan membuat kau jauh dari orang orang yang selama ini setia dan mencintaimu. tapi aku telah berjanji padamu untuk tetap bersamamu walau apa yang terjadi. tapi kemudian aku harus meninggalkanmu untuk memenuhi tanggung jawabku…

Ratu jodha sambil meneteskan air mata berjalan  melangkahkan kakinya meninggalkan istana bersama dengan moti, mehtab dan zakira. Raja jalal tak melepas pandanganya dari ratu jodha , hingga ia tak terlihat lagi…

cara CEPAT-KURUS-LANGSING-3-HARItombol-Beli-Sekarang FIFORLIF

===Malam itu, seorang wanita sedang menimba air dalam sumur. Tiba tiba wanita itu menggigil dan batuk batuk , nafasnya tersengal sengal, hingga tak bisa berdiri…wanita itu mencoba meminta tolong orang orang disekitarnya…

Mereka mendekat tapi tak seorangpun mau menolongnya, mereka hanya berdiri mengelilinginya saja sambil bergunjing takut akan tertular…Sang anak datang..”ibu apa yang terjadi denganmu??” katanya sambil memegang ibunya…ia juga meminta tolong orang disekitanya tapi tak seorangpun mau membantu…

Salim mengunjungi dargah

===Salim terlihat sedang mengunjungi dargah , ia datang bersama para pengawalnya. Saat perjalan pulang beberapa ulama tampak memberikan salam kepadanya dan memberikan doa kepadanya…

===Diruang sidang, raja jalal bertanya kepada birbal tentang keamanan ratu jodha. Birbal memastikan kepada sang raja jika ratu jodha sudah mendapatkan pengamanan super ketat dan prajurit terlatih yang siap sedia begitu ratu jodha membutuhkan…

Kemudian pangeran salim datang dan langsung memeluk ayahnya, ia memprotes kepergian mariam uz zamani disituasi negara yang sedang gawat saat ini. Jalal menyuruh semua orang pergi dari ruang sidang…

“Sekhu Baba, ratu jodha datang kepadaku dan meminta ijin untuk memenuhi tugas dan tanggung jawabnya sebagai mariam uz zamani, dan menurutku itu adalah keinginan yang mulia, aku ini seorang raja aku tak bisa menghentikannya. kau tahu sendiri bagaimana sifat ibumu, dia bukanlah orang yang mudah menyerah, dia lembut tapi keinginanya sangat kuat..aku tahu kau sayang padanya begitupun denganku, ayah mohon mengertilah…”kata jalal panjang lebar untuk membuat salim bisa menerima keputusannya…
Pangeran salim akhirnya bisa menerima penjelasan sang raja, ia kemudian minta ijin kepada ayahnya untuk melakukan hal yang sama seperti ibunya. raja jalal memandang putranya dengan bangga…
===Ditaman istana qutub dan haidar terlihat sedang berbincang bincang, Dari kejauhan nampak nadira dan shama anaknya sedang membicarakan haidar, tapi shama selalu bertingkah seperti anak kecil hingga membuat sang ibu menjadi gemas…

Musibah-di-kota-agra

===Musibah terparah terjadi di kota manekpur, ratu jodha menangis melihat banyak orang terkapar ditengah jalan …tiba tiba seorang pria datang kepada jodha dan mengatakan bahwa ibunya sakit parah…

Ratu jodha mendatangi si ibu itu, mereka menggunakan masker dan mulai mengobati . Sang anak merasa sangat berterima kasih atas bantuan ratu jodha…

Ketika keluar dari tenda beberapa orang mulai membicarakannya, mereka mengenalnya sebagai radha…”dia menolong kita tanpa pamrih, sedangkan dilain pihak raja hidup bergelimang kemewahan, Jika mereka datang kesini maka kita takkan membiarkan mereka hidup!!” kata seorang penduduk…

Ratu jodha merasa prihatin dengan pemikiran penduduk mengenai raja mereka, zakira berkata kepada ratu jodha bahwa ia akan menghardik mereka agar berhati hati kalau bicara, tapi jodha melarangnya……..dia khawatir identitasnya akan terkuak…

Kerinduan raja jalal kepada ratu jodha

Raja jalal dan ratu jodha yang saling merindukan….

===Sudah dua bulan ratu jodha meninggalkan istana, setiap malam raja jalal selalu datang kekamar ratu jodha, ia merasakan kerinduan yang sangat kepaada istrinya itu….teringat jalal akan kenangan kenangan indah yang pernah mereka lewati bersama…

Ditempat lainnya ratu jodha juga gelisah memikirkan raja jalal, ia tak bisa memejamkan mata dan terus teringat kepada suaminya itu…”aku tidak tahu bagaimana keadaan yang mulia saat ini, ya kahna berilah aku kkekuatan untuk menghadapi penderitaan karena perpisahan ini….”kata jodha pada dirinya sendiri….

===Tiba tiba rukaiay datang menepuk bahu jalal…”ratu jodha……”kata jalal langsung berbalik. Kemudian ia meminta maaf begitu tahu yang datang adalah rukaiya. Rukaiya hanya tersenyum, ia tahu jalal sedang merindukan ratu jodha…

Ratu rukaiya kemudian mengajak jalal untuk melihat jodha, jalal ragu dengan ide rukaiya karena para rakyat sangat membencinya. …”kita bisa pergi dengan menyamar……”kata rukaiay, akhirnya jalal setuju..

Raja jalal kemudian berlalu meninggalkan rukaiya yang akan bersiap siap, rukaiay melihat kepergian jalal dengan kesal…

===Rukaiay masuk kekamarnya, suasana kamar penuh dengan asap. Dia sampai terbatuk batuk…rukaiay kemudian berteriak memanggil hosiyar, ia menyuruh hosiyar untuk mempersiapkan barang barangnya….

Hosiyar kaget mendengar rukaiay akan pergi melihat para penduduk yang terkena musibah. …”kali ini aku akan memenangkan hati jalal dengan melakukan sesuatu spt yang jodha lakukan. aku akan menyamar dan pergi berdua saja dengan jalal….”kata rukaiya senang…

Hosiyar ragu dengan rencana rukaiya, tapi rukaiay terus membentaknya untuk cepat menyelesaikan tugasnya…

pangeran salim menyamar

===Pagi hari yang cerah pangeran salim dan para pengawalnya yang menyamar datang ketempat para penari, mereka terlihat sedang membangun rumahnya sendiri…

Seorang penari berkata kepada salim bahwa tak seorangpun membantu mereka…“padahal aku telah mengirimkan para pekerja untuk membantu mereka, ternyata mereka tidak datang….“pikir salim.

“aku akan menolong kalian…”kata salim, dia dan para pengawalnya mulai bekerja membantu membangun kembali rumah para penari itu….

Tak berapa lama anarkali datang membawa makanan kecil, ia senang akhirnya ada yang membantu mereka. Kemudian anarkali membagikan makanan itu kepada orang orang yang datang membantu, termasuk salim.

Salim kaget saat melihat anarkali, ketika anarkali telah pergi, salim membuka penutup mukanya dan memandang kepergiannya….

===Raja jalal bersiap pergi, para menteri tampak mengkahwatirkan keselamatan raja. Birbal berkata agar raja mengajaknya, tapi jalal menolak karena banyak hal diistana yang harus diawasi…

Ketika rukaiay telah siap, mereka kemudian bergegas keluar istana dan menyamar menjadi rakyat biasa…

===Mirza hakim terlihat sedang membaca sebuah surat, kemudian man shing datang. Mirza berkata saatnya untuk menyerang kesultanan mughal karena jalal sedang lemah. Akhirnya man shing tahu jika shah abdullahh adalah mata mata mirza hakim selama ini…

“aku harus melakukan sesuatu…”pikir man shing

penyamaran raja jalal

===Dalam perjalanannya menemui ratu jodha. Jalal dan rukaiay menaiki gerobak sapi, kemudian jalal minta berhenti . Ia melihat kesekelilingnya dan merasa sangat prihatin dengan apa yang terjadi pada rakyatnya….

Kemudian ia menyuruh rukaiay untuk mengambilkan minum, tapi ternyata mereka telah kehabisan air. Keduanya melihat sungai tapi setelah mendekat ternyata air sungai itu sangat kotor. jalal hendak meminumnya tapi rukaiay mencegahnya….

“jika aku meminumnya maka aku akan sakit tapi jika aku tidak meminumnya maka aku akan mati kehausan….”kata jalal kepada rukaiya ..

Tiba tiba rukaiay melihat sebuah mangkok dimana ada burung merpati hinggap diatasnya. Kemudian mereka melihatnya, ternyata benar ada air bersih dalam mangkok itu…

Jalal memberikan kesempatan kepada rukaiay lebih dulu untuk meminumnya, baru kemudian dirinya sendiri…

Jalal penasaran dengan keberadaan mangkok tanah liat yang berisi air putih itu….”Siapa gerangan yang telah meletakkan mangkok berisi air?  Sekarang aku tahu aku mungkin menguasai seluruh negeri India akan tetapi saat ini aku sangat membutuhkan dua tetes air untuk bertahan hidup, seorang malaikat pasti telah meletakkan air ini disini untukku…………”kata jalal kepada rukaiya.

Jalal dan mangkok ajaib

Jalal terus  memandangi mangkok itu sebelum meninggalkannya. Tiba tiba seorang malaikat yang menyerupai seorang anak kecil keluar dari balik pohon sambil tersenyum memandangi kepergian Jalal kemudian mengambil mangkok tanah liat yang sudah kosong itu…

Apa yang akan terjadi kemudian?? akankah jalal menemukan ratu jodha?? Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Episode 456

Comments

comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Matur suwun .. Tlg Jangan di copy content ini :)