Raja Jalal Berangkat Ke Medan Perang…Sinopsis Jodha Akbar Episode 490

Sinopsis Jodha Akbar Episode 489 part 2—Anarkali menerima surat perpisahan dari pangeran selim, dia tidak bisa menahan dirinya ketika membaca surat itu……..

Raja jalal datang untuk menghibur istrinya yang sedang resah karena hubungan buruk dengan ibunya.

Ratu hamida terus menyalahkan jodha atas perang yang terjadi…

===Malam itu salim mendatangi kudannya, ia berbicara sendiri dengan kuda itu bahwa mereka sama sama tak bisa tidur, lalu salim mengajak kudanya untuk jalan jalan……..

Tapi tiba tiba anarkali menghampirinya……”aku datang kesini untuk kedamaianmu…….”kata anarkali membuat salim kaget…

Anarkali dan selim saling berpamitan“aku tidak berharap bisa bertemu denganmu..”kata salim, meski hatinya bersorak gembira karena kedatangan anarkali yang dirindukannya.

cara CEPAT-KURUS-LANGSING-3-HARItombol-Beli-Sekarang FIFORLIF

“aku tidak ingin menjadi orang yang egois, kau akan berjuang untuk negara ini. karena itulah aku datang untuk memberikanmu harapan untuk kemenangan dan kembali pulang dengan selamat” kata anarkali…

Salim mengatakan jika ia siap dengan hidup dan matinya dimedan perang, anarkali langsung menutup mulut salim dengan jemarinya dan memintanya untuk tidak mengatakan hal yang buruk………

“jika kau perduli denganku, mengaapa kau tidak mengatakan kepadaku bahwa kita memiliki perasaan yang sama. …

karena aku siap meninggalkan semuanya demi dirimu…tahta juga keluargaku…….”kata salim penuh harap, membuat anarkali terharu……..

Anarkali menjawab bahwa dia perduli pada kebahagiaan salim saja………”tapi kebahagianku ada padamu….dengan meraih hatimu adalah kemenangan bagiku.”jawab salim membuat anarkali bergetar……

Tiba tiba ada suara yang datang, salim segera menyuruh anarkali untuk meninggalkan tempat itu. Salim meminta anarkali menunggu dia kembali dari perang……….”baiklah aku akan pergi……”kata anarkali lalu bergegas pergi……..

Jalal berangkat perang===Dipintu gerbang istana–

Raja Jalal Berangkat Ke Medan Perang— Raja jalal dan anak anaknya sudah siap untuk berangkat berperang.

Ratu jodha melakukan ritual untuk melepaskan kepergian suami dan anak anaknya dan mengharap mereka kembali dengan kemenangan………..

Kemudian ratu hamida mengikatkan gelang suci kelengan putranya dan berkata bahwa dia berdoa untuk keselamatan jalal putranya……..

Ratu jodha menghampiri anak anaknya dan melakukan ritual yang sama kepada mereka……..

Raja jalal kemudian menengok kearah birbal dan todar mal dan memberikan intruksi untuk menjaga istana dengan sebaik baiknya. Jalal lalu menengok kearah istri kesayangannya………….”aku akan segera pulang ratu jodha……..”katanya kepada jodha, ratu jodha mengangguk……

“ibu akan berdoa untuk kepulanganmu jalal………..”ucap ratu hamida. Jalal menjawab bahwa saat ia kembali, ia ingin hubungan ibu dan istrinya jodha baik kembali………

Ratu jodha menjawab dengan ketus, jika semuanya baik baik saja maka perang tidak akan terjadi…”ingatlah bahwa raja iran sering sekali menolong kita…”

hamida menyalahkan jodhaJalal berkata bahwa dia harus meladeninya saat orang orang iran itu turut campur urusan keluarganya…

“tolong jaga ibu baik baik ratu jodha……”kata jalal, jodha pun mengangguk…

Kemudian raja jalal menaiki kudanya dan mulai berangkat, semua anggota keluarga menatap kepergiannya…..

“hari ini anak dan cucu cucuku berangkat kemedan perang, perang yang seharusnya bisa dihentikan oleh ratu jodha……jika saja kau mau mengubah agamamu maka ini semua tidak akan pernah terjadi!! dan jika ada sesuatu menimpa mereka maka aku akan menyalahkanmu………”kata ratu hamida ketus membuat jodha kaget…….

===Waktu berlalu, Jalal dan pasukannya melakukan perjalanan menuju medan perang…sedangkan diistana ratu jodha masih berusaha berhubungan baik dengan ibunya, tapi hamida selalu ketus kepadanya……..seluruh penghuni istana mulai membicarakan mereka berdua……..

Dalam setiap kesempatan ibu suri sselalu berlaku buruk kepada ratu jodha, ia enggan berbicara lama lama bahkan meminta jodha untuk tidak memanggilnya ibu…..membuat jodha sangat kecewa, sebaliknya rukaiya senang bukan main………

Surat jodha untuk raja jalal……….

===Rombongan pasukan mughal telah sampai dimedan perang, mereka kemudian mendirikan tenda untuk beristirahat……Raja jalal keluar dari tendanya dan berpidato untuk membakar semangat para prajuritnya…….

Para prajurit kemudian mengelu elukan raja mereka..”hidup raja jalaluddin muhammad akbarr!! hidup raja jalaluddin muhammad akbarr!!………..”

Jalal-berpidatoRaja Jalal kembali ketendanya, kemudian abu fazal maju kedepan dan membubarkan pasukan……….

Murad bertanya tanya mengenai pidato sang raja…”musuh tidak akan berpikir dua kali untuk membunuh kita , lalu kenapa kita harus berpikir dulu……….”

Salim berusaha menjelaskan bahwa perang adalah bertarung dengan harga diri dan moral dan perang yang akan mereka lakukan adalah untuk mempertahankan harga diri bangsa mereka…….

“perang ini akan membawa kedamaian dan kehormtan pada hati kita……..”sahut manshing ikut menyahut……..

===Diistana, ratu jodha sedang berhias kemudian dia berkata dengan ceria kepada moti, bahwa ia telah mengirimkan surat kepada yang mulia raja dan mungkin sekarang dia sudah membacanya…….

===Dimedan perang—–Seorang prajurit memberikan surat dari mariam uzzamani kepada manshing, tak berapa lama abu fazal datang dan mengatakan hal yang penting kepada man shing…

Man shing kemudian memberikan surat itu kepada salim untuk diteruskan kepada raja, salim nampak enggan tapi man shing sudah meninggalkannya…….

===Raja jalal sedang mengasah pedangnya ditendanya, salim memasuki tenda dan memberikan surat itu kepada ayahnya. Raja jalal menerima surat itu kemudian berkata bahwa pasangan suami istri adalah hubungan yang istimewa…….salim kemudian minta ijin keayahnya untuk keluar…….

surat dari ratu jodhaRaja jalal memanggilnya lagi dan memintanya untuk membacakan surat itu untuknya……..karena menurutnya tidak ada yang pribadi antara orang tua anak……..

Salim merasa kaget dan tak percaya, ayahnya meminta dia membaca surat pribadinya….

Salim mulai membaca surat itu, dalam surat nya jodha menulis tentang kerinduan kepada raja jalal dan menceritakan keadaaan diistana……

Jodha juga meminta jalal untuk memperhatikan salim dan memanjakannya. Salim membaca surat itu dan raja jalal hanya senyum senyum…..

Diakhir suratnya salim berkata bahwa ada tulisan yang ia tak mengerti artinya i love you, raja jalal tertawa…….”itu adalah bahasa cinta anakku……..”kata jalal. Jalal kemudian menyuruh putranya untuk tidur, kelak jika ia telah jatuh cinta ia berkata akan memberitahunya………

Ketika salim telah pergi, jalal kembali melihat surat itu dan tersenyum bahagia……….

hamida membenci jodha===Diistana tampak ratu hamida, gulbadan dan salim sendang duduk dan bermain catur. Diluar ruangan ada ratu jodha dan ratu rukaiya………….

Ratu rukaiay memaksa jodha untuk masuk kedalam ruangan, jodha merasa ragu tapi akhirnya mengikuti permintaan rukaiya…

Begitu melihat ratu jodha, wajah ibu hamida langsung terlihat kesal.

Dia berkata kepada salima bahwa dia tak mood lagi bermain catur, rukaiya meminta kepada ibunya untuk memaafkan jodha………..dalam hal ini rukaiya berpura pura mendukung jodha….

Padahal dia hanya ingin menunjukkan kepada ratu jodha betapa ibu ratu hamida sangat membencinya…………..

“lupakanlah tentang kata maaf, rukaiya jika kau mendukungnya maka aku akan berpikir kau melawanku juga!!” kata hamida kemudian berlalu pergi………

Ratu jodha berkata kepada rukaiya bahwa dia tak ingin ratu rukiaya dan merttuana bertengkar gara gara dia. Rukaiya tersenyum sinis……..jodha sangat kecewa kepada ibu ratu hamida…….

Apa yang akan terjadi selanjutnya?? aknkah hubungan mereka kembali akur?? ikuti Sinopsis Jodha Akbar Episode 491

Sumber : Raja Jalal Berangkat Ke Medan Perang

Comments

comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Matur suwun .. Tlg Jangan di copy content ini :)