Ratu Jodha Meninggalkan Istana Untuk Membantu Rakyat Yang Terkena Musibah…Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Episode 454

Seorang pelayan istana tampak sedang diperiksa oleh tabib istana, sang tabib berkata jika pelayan tersebut terkena penyakit menular dari luar istana. Ratu rukaiya kemudian memutuskan untuk mengeluarkannya dari istana….

Raja jalal mengijinkan ratu jodha untuk pergi keluar istana dan menolong penduduk yang terkena musibah…

===Sang pelayan menangis dan berharap tidak diusir dari istana karena diitulah mata pencahariaannya. Tapi rukaiya memaksa karna dia tak mau mengambil resiko penyakit tersebut akan menular kepada raja jalal…

Ratu jodha datang…”ada apa ini?” tanya jodha kepada rukaiya

Ratu rukaiya menjelaskan jika ada pelayan yang terkena penyakit menular dan dia harus segera dibawa keluar istana karena kalau tidak akan berbahaya untuk lainnya terutama yang mulia…

Ratu jodha terdiam, dia tak bisa melakukan apapun untuk menolong pelayan itu.Dia hanya memandang dengan prihatin kepada sipelayan itu ketika ia diseret keluar…

cara CEPAT-KURUS-LANGSING-3-HARItombol-Beli-Sekarang FIFORLIF

===Pangeran salim sedang minum minum dikamarnya, qutub datang memintanya berhenti. Tapi salim menolak, ia berkata ia sagat bahagia karena sang ayah telah sadar lagi..

Tapi qutub tahu itu bukanlah alasan salim, salim sedang stres memikirkan anarkali. Salim berharap bisa bertemu sekali saja dengan anarkali agar dia merasa lebih tenang….sebelum kepergiannya menolong rakyat yang membutuhkan…

Salim berjalan sempoyongan dan menepuk bahu sahabatnya itu sebelum pergi meninggalkannyas sendirian dikamar…

Salim sedang patah hati

===Salim kemudian pergi ketempat hiburan malam dimana anarkali menjadi salah satu penari disana. Ia menyuruh anarkali untuk menari didepannya…

Anarkali kaget mendengar permintaan salim “aku tidak akan menari hari ini, orang orang sedang dilanda musibah. dan kau disini sedang bersenang senang??” kata anarkali.

Melihat anarkali menolak keinginan pangeran, sang germo menjadi marah dan memarahi gadis itu. Si germo memberikan gelang kaki dan bahkan mendorong anarkali untuk menari didepan sang pangeran. Salim yang melihatnya tidak suka dengan tindakan si germo itu…

“beraninya kau memaksannya, jika dia tak mau melakukannya biarkanlah, aku sendiri takkan memaksanya!!” teriak salim

Melihat salim membelanya, anarkali malah berkata jika dia akan menari didepan salim untuk menunjukkan kepadanya bagaimana jika seseorang melakukan sesuatu karena terpaksa….

Salim memandangi anarkali dengan sedih dan berkata dalam hatinya….”rupanya dia benar benar membenciku, aku tidak akan datang lagi ketempat ini…..”

===Para ratu sedang berkumpul memikirkan solusi atas musibah yang menimpa rakyat mereka….”aku tahu dimana ladang tanaman obat, aku bisa keluar dan mengobati mereka…”kata jodha.

Tapi rukaiya mencegahnya, karena takut jodha akan menyebarkan virus masuk keistana..Rukaiya  mengusulkan untuk memberikan uang saja…

Ratu rukaiay sangat menentang keinginan Ratu Jodha Meninggalkan Istana , karena dia memikirkan tentang jalal…

Raja jalal yang agung

===Raja jalal datang dan berkata kepada ratu jodha jika penduduk sedang menentangnya dan keselamatan ratu jodha bisa dalam bahaya….

“aku akan menyamar seperti yang biasa kau lakukan yang mulia..biarkan aku menolong para rakyat, kuhohon ijinkan aku pergi…..”ujar ratu jodha. Jodha juga mengatakan sebagai mariam uz zamanni dia merasa ikut bertanggung jawab atas apa yang menimpa rakyat nya…

Ratu Jodha Meninggalkan Istana, ia meminta jalal memberikan ijin kepadanya….

Ratu rukaiya berharap jalal akan menolak keinginan jodha…”baiklah aku ijinkan…….”kata raja jalal dan membuat ratu jodha bahagia, ratu salim juga ikut ttersenyum senang….

Raja jalal menatap wajah istri tercintanya dengan pandangan penuh cinta…”bagaimana kau bisa punya pemikiran seperti itu ratu jodha??”

Jodha menjawab jika dewa khisna bisa menolong orang orang kenapa dirinya tidak menolong rakyatnya sendiri ??

Mehtab yang sedari tadi hanya diam, akhirnya ikut angkat bicara. Dia berharap bisa bergabung dengan ratu jodha, tapi jodha menolaknya….”baiklah mehtab kau akan menemani ratu jodha……”kata jalal kemudian, ia mengangguk kepada mehtab, rukaiya kesal sekali!!!

===Haidar sedang berdandan dikamarnya saat ibunya datang dan memberitahu jika bibinya nadira dan anaknya shama akan datang keistana dan ia meminta haidar untuk menyambutnya….”baiklah bu…”jawab haidar

Pada saat yang sama seorang wanita dan anaknya yang gendut turun dari tandu, si ibu berpesan kepada putrinya untuk tidak mengatakan kepada siapapun maksud kedatangan mereka sebenarnya….yaitu untuk mempersiapkan pernikahannay dengan haidar…

Anarkali yang baik hati

===Anarkali melepas dan mengumpulka perhiasannya dalam sebuah kotak dan berkata kepada pelayan untuk memberikan perhiasan itu kepada rakyat yang membutuhkan…

===Diistana, pangeran salim memberikan penutup kepala dan perhiasannya kepada murad untuk diberikan kepada rakyat yang sedang tertimpa musibah….

Salim berkata kepada murad bahwa mahkota itu membuatnya spesial, tapi sekarang dia ingin menjadi seperti rakyatnya., dia ingin melayani penduduk….murad tersenyum

===Ditempat anarkali, ia berbicara dengan sedih seharusnya inilah yang dilakukan oleh seorang putra mahkota daripada duduk santai dan menikmati tarian…..”aku merasa malu karena aku pernah mencintainya….”ucap anarkali sedih…

Ratu rukaiay berusaha mencegah kepergian jodha keluar istana demi raja jalal…

===Ratu rukaiya mengunjungi ratu jodha dikamarnya, jodha kemudian berkata jika ia ingin memberikan perhiasannya kepada rukaiya selama dia pergi keluar istana…

“ratu jodha apa kau benar benar akan pergi menolong para penduduk..??” tanya rukaiya sambil tertawa. Jodha bertanya kenapa dia tertawa…

Dua istri raja jalal yang sepesial

Ratu rukaiay berkata jika ia menertawai nasibnya, ia dulu sangat membenci ratu jodha dan ingin sekali dia pergi dari istana karena jodha telah menjadi penghalang antara dirinya dan jalal, tapi ketika hari itu tiba aku malah ingin kau tidak pergi jauh dari jalal…

Ratu jodha mendengarkan semua perkataan rukaiya kepadanya….

“kau tidak boleh pergi ratu jodha, jangan tinggalkan yang mulia!! jika kau meninggalkan jalal maka jalal akan pergi dari kami semua, karena dia terlalu mencintaimu….kumohon pertimbangkan lagi keputusamu ratu jodha….aku takut terjadi sesuatu padanya dan jika itu terjadi aku akan mencarimu ratu jodha dan memberikan hukuman kepadamu!!

“Kau ingat perkataan guru ji ratu jodha?? bahwa kau tak boleh melepaskan tanganmu dari jalal, kau sangat mencintai jalal dan kenapa kau begitu egois dan akan meninggalkannya??” kata rukaiya dengan berkaca kaca….

Ratu jodha menjadi bimbang setelah mendengarkan perkataan rukiaya…”kau benar ratu rukiaya, aku tidak akan meninggalkan yang mulia, dan aku takkan pergi kemanapun………”kata jodha kemudian

Rukaiay mengucapkan terima kasih atas pengertian ratu jodha, kemudian ia memberi salam dan keluar dari kamar..
Musuh raja jalal

===Disebuah tempat, mirza hakim tampak sedang duduk makan dan minum bersama dengan syarifuddin. Syarifuddin berkata agar mereka terus mengawasi man shing, Mirza berkata jika ia mempunyai mata mata diistana dan takkkan terjadi apapun…

Syarifuddin berkata dia akan pergi keistana dan mengecek keadaaan disana. Mirza menyetujuinya…

===Ratu jodha sedang tertidur ketika putrinya aram bano datang dan berkata jika ia melihat ayahnya sedang khawatir, ratu jodha kemudian berkata dia akan menemui ayahnya dan meminta si aram untuk tidur….

Ratu jodha menghampiri raja jalal….”apa yang sedang kau pikirkan yang mulia??” tanya jodha kepada suaminya…

Jalal menjawab jika ratu jodha pergi darinya bagaimana dia akan mengatur semua hal yang ada diistana. Ratu jodha berkata jika dia takkan pergi kemanapun…

“aku tahu ratu rukaiya berusaha mencegahmu untuk pergi. tapi aku masih berpikir jika lebih baik kau pergi seperti yang kau inginkan ratu jodha. ini mungkin akan sulit bagiku, tapi aku tidak ingin mencegahmu dari berbuat baik untuk orang lain………”kata jalal dengan wajah sendu…

Jodha berkata jika ia telah membuat keputusan yang salah……..

“kau benar ratu jodha, jika biasanya raja pergi perang dan istrinya menunggu diistana, tapi sekarang aku yang akan menunggumu ratu jodha………”kata jalal

Kebahagiaan ratu jodha

Ratu jodha merasa bahagia sampai meneteskan air matanya, kemudian ia merebahkan kepalanya didada suaminya. Jalal memeluknya dengan erat…

Ratu jodha mengusap air matanya dan berkata “Aku akan menjadi orang biasa diantara rakyatku, jika mereka tahu tentang aku  maka mereka pasti akan menolak pertolonganku, aku merasa bangga bahwa aku adalah istri Yang Mulia Raja Jalalludin Muhammad Akbar akan tetapi sekarang kebahagiaanku bertambah karena suamiku adalah seseorang berhati emas….”

Raja jalal menatap jodha dengan kesedihan ………ia memandang kearah langit yang gelap.

===Pagi hari yang cerah, raja jalal melakukan ritual arti untuk istrinya yang akan menjalankan tuganya sebagai mariam uz zamani…”aku yakin kau akan berhasil melakukanya ratu jodha…….”kata raja jalal

Ratu jodha berpamitan kepada smua anggota keluarga, termasuk kepada putri kecilnya aram bano….

Ratu jodha mengucapkan salam kepada seluruh anggota keluarga, ia kemudian melangkah pergi….

Apa yang akan terjadi kepada jodha ketika dia berada diluar istana?? ikuti terus Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Episode 455

Sumber:Ratu Jodha Meninggalkan Istana

Comments

comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Matur suwun .. Tlg Jangan di copy content ini :)