Sinopsis Jodha Akbar Bag.13 – Pesta Meriah Ulang Tahun Jodha

Sinopsis Jodha Akbar Bag.13, Jalal sedang berada di kamarnya , menatap keluar jendela ketika Atgah khan masuk untuk melaporkan sesuatu.

Sinopsis Jodha Akbar Bag.13“Paduka beberapa pemuka agama bersekongkol untuk membuat isu menghinamu, mereka tbur fitnah di masyarakat. Mereka para pemuka agama dan rakyat mempercayai mereka….Atgah Khan terus berbicara, tetapi perhatian Paduka Raja sudah teralihkan dengan pemandangan lain diluar jendela. Ratu Jodha tampak sedang memetik bunga….Sungguh itu menarik perhatian Jalal untuk kembali menemuinya.

Jalal menemui Jodha yang sedang berbicara dengan Rahim, saat Rahim pergi . Jodha juga berpamitan meninggalkan Jalal. Tapi Jodha kehilangan gelang kakinya. Jalal memungutnya dan teringat kejadian di danau di Amer waktu mengambil gelang kaki Jodha.

“Gelang kaki adalah untuk menghiasi kaki Jodha, kemarikan kakimu, jangan kuatir aku tidak akan membuat kau loncat” Jalal menunduk dan memasangkan gelang kaki Jodha. Moti tersenyum, Jodha salah tingkah…

“Jangan paduka, budaya kami tak memperbolehkan seorang suami menyentuh kaki istri karena itu seperti  merendahkan”

cara CEPAT-KURUS-LANGSING-3-HARItombol-Beli-Sekarang FIFORLIF

“Baiklah , aku hanya akan memastikan apakah gelang kaki ini sepasang punyamu yang hilang di Amer” kata jalal.

“Kau kehilangan gelang kaki dan kau nyalakan lampu untuk mencarinya, tapi tak kau temukan. Jodha jika kau menginginkan gelang kakimu kembali, katakan padaku karena aku masih menyimpannya”…. Jodha terpana mendengar perkataan Jalal. Epiosde seru Sinopsis Jodha Akbar Bag.13

Sinopsis Jodha Akbar Bag.13 – pada Sidang Pengadilan Khusus

Jalal sudah menemukan orang yang menyebar isu dan fitnah dalam masyarakat. Dengan Pintar Jalal membuat mereka tak berdaya. Tidak berkutik lagi….

Moti memuji paduka raja , Jodha bilang Paduka Raja pandai menempatkan diri.

Ratu hamida memanggil Jodha dan menanyakan pendapat Jodha tentang keputusan Jalal di pengadilan khusus ini. “Yang Mulia benar, keputusan ini ditujukan bagi orang orang yang melewati batas batas, argumennya juga benar….”

“Cara paduka mengambil keputusan yang salah, seharusnya dia meminta pendapat orang orang penting yang hadir dalam sidang. Ada ibu, bibi, tuan atgah Khan , seharusnya Paduka meminta nasehat mereka terebih dahulu. Hari ini keputusan paduka benar, jika keputusannya salah maka akan tersebar di masyarakat bahwa Raja otoriter. Dan bahwa ia tak mendengarkan nasehat orang tua, tentu hal ini akan sangat tidak menguntungkan Paduka”

Ratu hamida puas mendengarkan jawaban Jodha, dia bahkan tak memperhatikan hal tersebut. Ratu hamida memuji Jodha adalah seorang putri yang cerdas.

Saat keluar dari kamar Ratu hamida, Jodha bertemu dengan Rukaiya. Rukaiya terus mengejek Jodha dan akhirnya hanya diam dan marah luar biasa begitu Jodha mengatakan ternyata banyak hal yang tidak Paduka Raja ceritakan padanya…..

Paduka Raja mengirim pesan agar menemuinya di taman bermain, tetapi Jodha menolaknya dan beralasan jika sedang lelah dan ingin beristirahat. Pertemuannya dengan Rukaiya membuatnya tidak bersemangat bertemu Jalal. Bukan jalal namanya jika tak mendapatkan keinginannya. Bergegas ia menemui Jodha, dan jadi tahu sebab Jodha menolak undangannya.

Jalal meminta Jodha menyanyi sebagai hukuman karena menolak menemuinya. Jalal terkesima dengan nyanyian Jodha…

“Bukan hanya istri, kau Ratu….kau sangat berbakat menjadi Ratu. Selamat malam ratu Jodha ” Jodha terdiam dan merasa tersanjung.

Pagi pagi sekali Atgah Khan menemui Paduka untuk memberitahukan bahwa saudara iparnya yang bernama Abul mali telah berkhianat. Jalal memerintahkan untuk segera menumpasnya.

Moti memberitahu Jodha , hari ini adalah ulang tahunnya. Biasanya ketika di Amer mereka akan merayakannya dengan sangat meriah. Tapi Jodha tak ingin ada keributan lagi tentangnnya. Rahim yang mendengar pembicaraan itu tak sengaja memberitahu paduka…

Jalal menemui rukaiya di kamarnya. Dan menanyakan kenapa Rukaiya masih saja marah kepadanya. Rukaiya kecewa dengan Jalal yang tidak jujur padanya. lanjutan Sinopsis Jodha Akbar Bag.13

Sinopsis Jodha Akbar Bag.13, Perayaan Pesta Ulang Tahun Jodha

Jodha terbangun di pagi hari dengan perasaan gembira, Semua keluarga di Agra mencintainya dan mengucapkan selamat ulang tahun padanya. Jalal telah memberitahu mereka semua tentang ulang tahun Jodha…Jodha mengucapkan terima kasih banyak kepada ibu ratu. Siapapun akan diberkati memiliki mertua seperti beliau.

Jalal mengatakan pada Jodha bahwa mereka akan merayakan ulang tahun Jodha seperti di Amer. Kau adalah istriku sekaligus menantu kesayangan ibuku, Bahkan aku sendiri tak bisa menolaknya, kita akan merayakan ultahmu malam ini Jodha.

Jalal datang ke kamar Jodha dan memberikan hadiah Seruling dan Bulu merak Dewa Khrisna, Jodha terkejut ternyata Paduka tahu apa yang disukainya. Semula dia menganggap hadiah Ratu hamida adalah yang terbaik, Hadiah dari Jalal lah yang paling istimewa. Jodha mengatakan pada moti ” Ini adalah hadiah terbaik yang pernah dia terima selama ini”

Ulang tahun Jodha diistana yang dihadiri seluruh anggota kerajaan dirayakan sangat meriah, Jalal khusus menghadirkan seniman terkenal untuk memeriahkan ulang tahun Jodha.

“Apa kau suka hadiahku” tanya jalal kepada Jodha.” Sejujurnya aku tak bisa berkata apa apa, hadidah itu sangat cantik, akan aku ingat seumur hidupku”. “Syukurlah, ini pertama kalinya kau suka hadiahku Jodha ” kata Jalal.

Ditengah pesata Jodha pingsan setelah minum jus yang diberikan oleh Rezam. Tabib membertahukan bahwa Jodha hamil. semua gembira. Kecuali, Jodha, Jalal dan  Rukaiya. Karena mereka tahu bahwa Jodha  dan Jalal belum pernah tidur bersama.

Jodha dan Jalal berpandangan, penuh curiga. ” Paduka berbohong padaku, ia mengambil kesempatan saat aku tak sadar .”

“Tapi aku berlum pernah berhubungan dengan Jodha. bagaimana dia bisa hamil. Tabib tak mungkin berbohong”. itu artinya Jodha melakukannya dengan….

“Jalal membohongi aku, dia bilang tidak tidur dengan Jodha, tapi ternyata Jodha hamil…” guman Rukaiya.

“Selamat ratu Jodha. ini harapan kita semua, semoga Tuhan memberkatimu Ratu Jodha. Kami memberimu hadiah ultah dan sekarang kau ber kami hadiah terbaik. Bukan hanya untuk kami, tapi ini adalah hadiah terbaik bagi seluruh kerajaan” Ujar Ratu Hamida bano.

Kabar baik ini telah menyebar keseluruh istana. hanya Jodha yang bersedih dengan keadaannya, ia merasa di khianati.

“Aku sangat bangga dengan fakta moti , meskipun aku tidak mencintainya, tapi dia adalah orang yang memegang janjinya, anak dalam kandunganku bukan lambang cinta. ini adalah simbol suamiku telah merampas kehormatanku”

“Apapun itu kau harus menerima kenyataan ini Jodha” Ujar Moti.

Adham kahan marah marah dengan Maham anga yang pernah mengatakan bahwa Jalal akan meninggalkan Jodha setelah mendapatkannya. Tapi nyatanya Jodha malah akan melahirkan pewaris kerajaan dan ia akan menjadi “mariam Zamani”

Maham berkata “Meskipun seumur hidup Jalal tidak punya anak, kesempatanmu untuk menjadi Raja tidak akan pernah ada Adham, kecuali kau memberontak. Karena Ratu salima dan ratu Rukaiya sebagai anggota kerajaan pasti akan menuntut haknya”

Adham pergi  meninggalkan ibunya dengan kecewa.

Jalal dikamarnya sendirian ” Malam itu bahkan sebelumnya aku tidak pernah melakukannya. Lalu siapa pengkhianatnya? siapa laki laki itu? aku tidak akan memaafkan mereka”

Rukaiya datang ke kamar Jalal ” Kamu sudah merusak persahabatan kita, kamu telah menghilangkan kesempatanku untuk menjadi yang pertama melahirkan keturunanmu. Ratu Jodha telah  merusak persahabatan kita Jalal…..

Jalal bermaksud menjelaskan apa yang terjadi, tetapi Rukaiya sudah terlanjur marah dan pergi keluar. Jalal sampai pada puncak kemarahan, kemdian ia melempar vas bunga dan menginjaknya, berjalan menuju  kamar Jodha…….Sinopsis Jodha Akbar Bag.13

 

Lanjut Sinopsis Jodha Akbar Bag.14

 

 

Comments

comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Matur suwun .. Tlg Jangan di copy content ini :)