Sinopsis Jodha Akbar Bag.15 – Jodha Meminta Keadilan pada Suami Sekaligus Raja

Sinopsis Jodha Akbar Bag.14 – Rombongan Jodha dan Jalal untuk menemui sang pendeta bertemu , Keduanya saling berpapasan dan berpandangan dengan marah dan kecewa….

Sinopsis Jodha Akbar Bag.15, Upacara tari tarian di gelar untuk menyambut kedatangan sang pendeta. Kemudian Pendeta meminta Jalal dan Jodha untuk berpegangan tangan, ini sebagai isyarat bahwa kalian berdua sedang berterima kasih untuk kebahagiaan ini. Jalal dan Jodha masih ditempatnya masing masing, seperti enggan untuk melaksanakan ritual ini. Meski dengan sangat terpaksa akhirnya Jodhapun memberikan tangannya…

Maham anga semakin mencurigai keduanya, bahwa telah terjadi sesuatu antara Jodha dan Jalal…..(ini orang memang mantep ya feelingnnya…hehehhe)

Ritual selanjutnya masing masing mengucapkan doa dengan bergetar, karena hati mereka yang penuh dengan rasa marah dan benci.

Sinopsis Jodha Akbar Bag.15- Jalal Menuduh Jodha dan Jodha meminta Keadilan pada Jalal

Sinopsis Jodha Akbar Bag.15 selanjutnya, Dengan Marah Jalal datang ke kamar Jodha untuk menanyakan siapa teman selingkuhnya. Jodha marah sekali telah dituduh selingkuh.

cara CEPAT-KURUS-LANGSING-3-HARItombol-Beli-Sekarang FIFORLIF

“Aku tak paham apa maksudmu.Aku tidak berselingkuh dengan siapapun, kaulah yang ambil kesempatan dalam kesempitan”

“Itu bohong  , aku tidak mengatakannya didepan Rukaiya. Sebenarnya aku tak pernah langgar janjiku”

Jodha menaruh tangannya didepan muka jalal.” Hentikan paduka, Kau seorang Raja Moghul, tapi jangan lupa aku adalah wanita Rajpur. Tak seorangpun boleh menuding perilaku wanita Rajpur…meskipun dia seorang Raja”

“Aku ingat setiap malam dalam hidupku, kecuali malam itu dimana aku ada dibawah pengawasanmu, kau harusnya tahu apa yang terjadi padaku, karena aku ada dibawah tanggung  jawabmu. apa ini hanya permainanmu. Pertama kau bilang tidak langgar janji, kemudian kau bilang kau habiskan malam denganku dan sekarang kau bilang tak langgar janji”

“Kau ajukan pertanyaan tercela itu. siapa ayah bayiku? Paduka aku ini milik keluarga kerajaan. Aku akui sebelumnya cemooh Paduka, aku tidak mau disentuh oleh Paduka , tapi aku memiliki norma norma bahwa tidak akan berhubungan badan dengan selain suami. jangankan menyentuh saya, mendekatpun tidak akan saya ijinkan”

“Kau sangat bangga menjadi Rajpur , bukan? aku beritahu bahwa aku juga pria yang pegang janji, tidak akan menyentuhmu tanpa izin. Dan aku bersumpah demi Tuhan, tidak melakukan apapun malam itu. Jika suami tidak menyentuh istrinya, kemudian istrinya hamil. ia berhak bertanya pada istrinya bukan? Dan aku akan cari siapa pengkhianatnya”

Maham anga yang menguping pembicaraan keduanya jadi tahu sumber ketidakbahagiaan Jalal, ” siapa yang berani mengkhianati Jalal” Ia bahkan mendatangi Tabib untuk mendapatkan kepastian kehamilan Jodha. Karena bisa saja Jodha tidak hamil tapi sakit parah. Tapi Tabib tetap bersikeras bahwa Jodha memang hamil berdasarkan petunjuk2 pada tubuh Jodha.

Ratu Hamida sangat perhatian dengan Jodha, dia datang membawakan obat obatan untuk wanita hamil agar terjaga kesehatannya.

Moti yang kedapur bertemu dengan Ratu salima, didapur Ratu salima seperti melihat seseorang yang sedang menyelinap. Ia bahkan mencoba terlebih dahulu susu yang akan diberikan kepada Ratu Jodha.

Kabar perselingkuhan Jodha dihembuskan oleh Hosiyar. Seluruh penghuni istana wanita mencurigai Jodha berhubungan dengan pria lain. Hal ini sangat menyakitkan bagi Moti. Dengan menangis Moti datang ke kamar Jodha. Jodha bingung dan tanya kenapa Moti menangis, tapi Moti tetap diam. Maham anga datang dan mengatakan tentang gosip yang berhembus bahwa Paduka bukanlah ayah dari bayi yang sedang Jodha kandung saat ini. Jodha kaget  dan bingung…

Maham anga dengan tipu muslihatnya berkata bahwa Jodha harus memperhatikan kesehatannya dan meminta Jodha untuk mengabaikan gosip yang sedang berkembang. Karena ia akan melahirkan pewaris Moghul yang sebentar lagi akan lahir.Dan sebagai perdana menteri ia akan memastikan bahwa pelaku yang menyiarkan gosip tersebut akan ditangkap…

Moti mengatakan pada Jodha bahwa ia tak mempercayai Maham anga, yang menunjukkan perhatian adalah mereka yang menutupi kelihaian atau tipu daya. Maham anga datang kepada Jodha untuk mencari tahu….

Jalal termenung sendiri, memikirkan perkataan dan hubungannya dengan Jodha, ketika Jodha datang ….

“Aku meminta keadilan, Tapi aku tidak mendekati Raja Moghul tapi aku mendekati suamiku dan ingin membagi keadilan, kau telah bersikeras pada pendirian keraguan perasaanmu tentang martabat dan moralitasku. aku tak mengerti jika bebanku penderitaanku atau aib ini kau yang menyebabkan, aku dua kali lebih sakit. Jadi aku ingin tanya padamu…Katakan padaku jika suami meragukan istrinya yang tidak bersalah, apa yang harus istri lakukan?”

“Aku bukan wanita biasa, aku adalah ratu keluarga bangsawan, dan aku adalah ratu dari sebuah kerajaan besar, aku bahkan tak bisa bernafas lega sebelum kau percaya padaku, jawab aku, apa yang harus aku lakukan?”

“Kau berdiri didepan timbangan, yang satu marah, benci yang satunya kesucian seorang istri. Skala ini terikat pada tiang pancang ini, seperti juga suami dan istri terikat pada kepercayaan, dan kita tidak percaya satu sama lain. Ini adalah cincin yang mengikat kita bersama dalam suatu hubungan, tapi jika hubungan yang sedang di tes dan kata kasar dilemparkan pada ikatan, lalu apa gunanya simbol?”

Jodha melepas cincinnya dan meletakkan diatas timbangan didepan Jalal. “Jangan lama lama dalam memutuskan hal ini paduka ” Kemudian Jodha langsung pergi….

Jalal mengambil cincin tersebut, dan terus memandanginya. Bahkan pada saat sidang pun Jalal masih saja memandangi cincin yang dulu pernah diberikannya pada Jodha. Atgah Khan melaporkan tentang kemenangan Munim khan dan Bahadhur khan atas pemberontakan yang dilakukan pada Abul Mali. Keduanya diberikan hadiah oleh Jalal dan diangkat menjadi menteri.

Sinopsis Jodha Akbar Bag.15- Jalal meminta Nasehat Ratu Salima

Lanjutan Sinopsis Jodha Akbar Bag.15, Selesai sidang Jalal meminta pelayan untuk memanggil Ratu Salima kekamarnya. Jalal masih terngiang ngiang dengan apa yang dikatakan Jodha di skala timbangan. Dia bingung harus bagaimana mengambil keputusan terbaik, akhirnya diputuskan untuk berdiskusi dengan Ratu salima….

Kemudian Jalal menceritakan semuanya kepada Ratu Salima, Ratu salima lalu menceritakan tentang ibunya Rahim yang menurut Tabib pada saat itu tidak hamil, tetapi nyatanya lahir Rahim. Seorang tabib sangat mungkin bisa salah mendiagnosa penyakit….

Sinopsis Jodha Akbar Bag.15Mendengar perkataan Ratu Salima, Jalal langsung mendatangi Tabib untuk meminta keterangan, Jalal marah sekali karena informasi Tabib tersebut ia dan Jodha harus menderita, harus berbohong untuk menyenangkan Jodha dan Jujur untuk menyelamatkan Jodha. Jalal berkata bahwa ada seseorang yang mungkin menyuapnya. Tapi Tabib bersikeras dengan hasil analisanya, dia tidak akan pernah berani berbohong …Kadang ada makanan yang bisa menyembuhkan penyakit tapi ada juga yang bisa menyebabkan sakit.

Kemudian Tabib mengatakan bahwa ada ramuan yang bisa membuat orang punya tanda tanda sebagai orang hamil, karena pernah ada kasus seorang ibu yang ingin anaknya bercerai meminta menantunya untuk meminum ramuan sehingga ia akan nampak tanda tanda seperti orang hamil.

Maham anga bercerita pada Ibu Ratu bahwa Jalal dan Jodha tidak memiliki hubungan sebagai suami istri. Ibu Ratu kaget setengah mati kemudian langsung  datang kekamar Jodha…

Ibu Ratu bicara banyak hal pada Jodha dan Jodha merasa sangat sakit hati. Dia tidak menyangka Ibu Ratu juga tak mempercayainya…..(gara gara maham anga nih…)

Tiba tiba Jalal datang dan membenarkan bahwa ia memang tidur dengan Jodha.Ia hanya meragukan anak itu karena ia hanya berhubungan sekali dengan Jodha jadi dia berpikir mungkin Jodha pernah intim dengan pria lain.

“Aku benci padamu sejak pertama kau nikahi, aku benci sejak malam yang menyebabkan penghinaan ini, aku benci anak ini yang dirahimku karena kau, sungguh memalukan kau!” kata Jodha

“Jalal kau adalah seorang Raja, bukan rakyat jelata. Jika raja berbuat kesalahan maka rakyat akan berpikir mereka pun boleh melakukannya…”

“Ibu….”

“Cukup!, Sudah diam jangan panggil aku ibu, kau buat aib padaku, kau buat aib pada kerajaan, kau buat aib pada leluhurmu, aku malu pada diriku sendiri telah meragukan seorang wanita yang jujur dan suci”

Ibu ratu Hamida sangat marah pada Jalal, bahkan sampai akan memukulnya. Semua yang ada di kamar Jodha terperanjat. “Seandainya aku ibu dan kau anakku sudah kutampar kau Jalal, tapi aku adalah Ratu dan kau Raja, tindakanku tidak akan dibenarkan”

Ibu Ratu meminta maaf kepada Jodha atas kesalahannya, kemudian mereka berpelukan (maham anga kecewa deh….)

Rukaiya mendatangi Jalal di kamarnya, dia bingung dengan pernyataan Jalal yang berubah ubah…”itulah yang aku ingin ketahui Rukaiya, terakhir kali kau tak percayai temanmu tapi percayalah pada Raja rukaiya…kau harus dapat akar masalah untuk mengetahuinya.”

Ratu salima berfikir siapa yang ingin membuat hubungan Jodha dan Raja berantakan, dan bagaimana dia menjembatani keduanya agar akur kembali. Rukaiya datang kekamarnya dan menanyakan kenapa sekarang Raja mengubah kebiasaannya. Kenapa sekarang ia berdiskusi dengan Ratu Salima….Ratu salima hanya diam mendengar kecemburuan Rukaiya.

“Kau adikku Rukaiya dan Ketua selir, jangan sengarkan gosip diluar. Orang suka membuat gunung dari sarang tikus”

Jodha mendatangi Jalal yang sedang berdiri didepan timbangan

“Jangan kawatir aku tidak akan mengutukmu karena telah merenggut kehormatanku, kau sudah katakan pada ibumu. Kau tak menunjukkan perdulimu padaku, kau tak perdulikan reputasi dan menuduh saya didepan semua orang. Orang model apa kau ini paduka?”

“Pertama kau ambil keuntungan dengan ketidakberdayaanku kau menyetubuhiku, kau menuduhku tidak suci, bahkan kau tanyakan siapa ayah bayiku. Aku membencimu , sebenci bencinya” Jodha langsung pergi, meninggalkan Jalal yang hanya terdiam. Jodha tidak tahu bahwa Jalal melakukan itu semua untuk melindunginya.

Jalal melepaskan cincinnya dan meletakkan di timbangan kemudian cincin Jodha di timbangan sisi lainnya. Skala timbangan bergerak menunjukkan keseimbangan…

“Aku melakukan ini semua untuk menyelamatkanmu dari kebencian semua orang Jodha, aku berbohong didepan semua orang untuk pertama kalinya. aku membenarkan jika membenciku, aku terima itu…..”

 

Sumber :Sinopsis Jodha Akbar Bag.15

 

Comments

comments

3 Comments

  1. desi arini November 10, 2014 Reply
  2. sri ruliani November 15, 2014 Reply
  3. fatimah zahra November 16, 2014 Reply

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Matur suwun .. Tlg Jangan di copy content ini :)