Sinopsis Jodha Akbar Bag.18 – Hadiah terbaik dari Jodha Untuk Jalal

Sinopsis Jodha Akbar Bag.18Sinopsis Jodha Akbar Bag.17 – Jalal menyampaikan kepada rakyatnya bahwa mereka harus menunggu lagi kehadiran putra mahkota dinasti Moghul, semua yang mendengarkan pidato Jalal merasa terharu termasuk Jodha….

Sinopsis Jodha Akbar Bag.18– Jalal menyampaikan orasinya didepan prajurit prajuritnya. Maham anga memuji Jalal yang telah berhasil membakar semangat pasukan yang hendak berperang. “Aku bangga padamu Jalal, semoga kau akan memperoleh kesuksesan kesuksesan” kata Maham.

Ratu Jodha menemui Ibu permisuri dan mengatakan bahwa ia tak setuju dengan tindakan Paduka, karena hal itu akan menimbulkan perpecahan dalam keluarga. Ibu permaisuri bilang bahwa Jalal tak akan menarik kembali ucapannya, meskipun ini juga menyakitkan baginya.

Bagi Jodha yang paling menderita adalah Paduka sendiri, dia melakukan banyak hal untuk menjaga martabat Raja. Akan tetapi tak seorang pun mengerti Paduka. Ibu permaisuri mengatakan bahwa jika ia bermaksud untuk memperbaiki hubungan Jalal dan Bakshi maka ia harus bersiap siap dengan jurang pemisah antara dirinya dan Jalal. ” Hanya waktu yang bisa menyembuhkan luka, Jodha” Kata Ibu permaisuri. Tapi Jodha tetap bertekad untuk membantu Paduka memerangi dirinya sendiri agar Paduka juga merasakan kebahagiaan.

Sinopsis Jodha Akbar Bag.18- Teka teki pada Ulang tahun Jalal

Hari ini ulang tahun Jalal, Bakshi datang menemuinya untuk memberikan hadiah. Tapi Jalal menolaknya dan menyuruhnya pergi karena hubungan mereka sudah tidak ada. Jodha yang melihat kejadian itu meminta pada Paduka untuk memaafkan Bakshi tapi Jalal menolaknya karena ini adala masalah pribadinya dan meminta Jodha untuk tidak ikut campur.

cara CEPAT-KURUS-LANGSING-3-HARItombol-Beli-Sekarang FIFORLIF

Jodha ragu untuk memegang pundak Jalal tapi kemudian melakukannya, Jalal sedikit tergerak tapi tetap saja meminta Jodha agar tak ikut campur urusannya dan membiarkan masalah tersebut tetap seperti semula.

“Paduka, seorang penjahat harus dihukum karena kejahatannya, namun jika ada yang tersakiti maka keputusan itu menjadi tidak adil.Setelah memutuskan hukuman dengan Bakshi bano, kau tak hanya marah padanya tetapi juga pada dirimu sendiri. Jadi kumohon padamu, maafkanlah dia, Tuhan pun Maha Pengampun Padaku, Ku mohon maafkan dia Paduka. Jalal terdiam merenungi kata kata Jodha.

Sinopsis Jodha Akbar Bag.18 – Maham anga tampak sibuk dengan persiapan ulang tahun Jalal.

Ibu permaisuri Hamida menunggu Jalal yang sedang melaksanakan Ibadah sholat, Saat Jalal selesai Ibu ratu mengecup kening Jalal dan berkata  “Tuhan Merahmatimu Jalal, semoga kau panjang umur, Selamat ulang tahun. Aku ingin membagikan hadiah dan sedekah kepada seluruh penduduk hari ini. KIta juga harus membebaskan tahanan ”

“Perintahmu akan dipatuhi Ibu” Jawab Jalal

Moti mengatakan pada Jodha semua orang berusaha untuk menyenangkan Paduka di hari ulang tahunnya. Jodha berkata dia sangat senang Paduka mempercayainya dan menjaga martabatnya, dia teringat akan bulu merak dan seruling hadiah dari Paduka. Dia merasa bingung akan memberikan hadiah apa yang bisa Paduka ingat seumur hidupnya. Dia punya segalanya, dia bergelimang harta dan kemewahan, disamping itu Maham dan Ratu Rukaiya pasti akan memberikan hadiah yang mewah. Demikian juga dengan para Raja dan gubernur.

Sinopsis Jodha Akbar Bag.18 – Rukaiya memberikan teka teki kepada Jalal sebelum Jalal menerima hadiahnya.

Jalal tiba dikediaman Rukaiya dan mendapatkan sambutan yang luar biasa meriah. Ratu Rukaiya mem

eluknya ” Beribu ribu berkah untukmu Jalal ”

“Terima kasih, seperti biasa kau selalu ingat ulang tahunku, dan aku selalu mendatangimu pertama kali. Mana hadiah untukku” kata Jalal

Ratu Rukaiya berkata bahwa untuk mendapatkan hadiahnya Jalal harus menyelesaikan teka teki. Rukaiya meminta Jalal menemui orang yang melahirkannya. Jalal menuju Ibu permaisuri, Ibu ratu memberinya hadiah gelang dan Ratu salima memberinya kalung. Teka teki selanjutnya adalah Siapa orang yang bukan kerabatmu tapi sangat kau cintai, Kemudian Jalal menuju Maham anga. Maham menyambutnya dengan hangat dan berkata dengan lembut “Selamat ulang tahun Jalal , semoga kau akan menjadi Raja terbesar sepanjang zaman, Semoga kau memerintah seluruh dunia dan semoga selalu dalam lindungan-Nya” sambil mencium kening Jalal.

Teka taki selanjutnya dari Maham anga  ” Larilah, tangkap dan tanya dia”. Jalal menemui Rahim dan menanyakan teka teki selanjutnya. Tapi Rahim salah mengatakan pohon yang dmaksud. Seharusnya pohon mengkudu , Rahim menyebut pohon manggis. Dan Jalal melihat Ratu Jodha yang selalu mengelilingi Buah manggis. Dia heran karena ternyata Rukaiya ikut melibatkan Ratu Jodha.

Sinopsis Jodha Akbar Bag.18 – Jalal dan Jodha pergi menemui rakyatnya

Cerita Jodha Akbar AntvJalal mendatangi Ratu Jodha dan menanyakan tentang teka teki selanjutnya, tapi Jodha malah kebingungan. Saat Jalal meminta hadiah ulang tahun, dengan terus terang Jodha mengatakan bahwa ia tak tahu harus memberi hadiah apa, karena Paduka sudah memiliki semuanya. Jalal terus mendesak hadiah dari Jodha. Kemudian Jodha memberikan sebuah pakaian sederhana dan meminta Jalal untuk pergi keluar, disanalah nanti Jalal akan mendapatkan hadiahnya. Keduanya pun berangkat keluar bersama.

Ratu Rukaiya penasaran apakah Jalal sudah menemukan hadiahnya ataukah belum. Dia berniat menemui Rahim untuk mengetahui apakah teka teki yang diberikan Rahim sudah diketahui Jalal.

Adam Khan dengan moralnya yang rendah menemui Tasneem , pelayan kecil yang menarik perhatiannya waktu pesta perayaan kehamilan Jodha. Dia menjanjikan perbaikan taraf hidup bagi keluarga tersebut. Bahkan ia memberikan mereka uang untuk membeli baju dan datang ke pesta perayaan ulang tahun Jalal. Tapi ada niat tersembunyi dari kebaikannya tersebut.

Jalal dan Jodha mendatangi penduduk, semua mengeelu elukan Jalal. Sampai kemudian mereka bertemu dengan sekelompok penduduk yang kekurangan air. Jodha meminta Jalal untuk berdialog dengan mereka, Akhirnya Jalal memberikan perintah kepada  Atgah khan untuk membuat sumur baru sehingga pemberian air merata untuk seluruh penduduk.

Jalal kembali menemui Rahim untuk menyelesaikan teka tekinya. Jalal takjub melihat hadiah dari Rukaiya, sungguh karya seni luar biasa.

Sinopsis Jodha Akbar Bag.18 – Hadiah terbaik Ratu Jodha untuk Jalal

Pesta perayaan Ulang tahun Jalal diadakan sangat meriah, Jalal datang mengenakan Jubah bertahtakan emas pemberian dari Ratu Rukaiya, Semua tertegun dan takjub dengan keindahan jubah tersebut.

Bahkan Ibu ratu memberikan pujian untuk hadiah Rukaiya  ini “Masyaallah, hadiahmu tak ada tandingannya didunia ini Rukaiya ”

“Terima kasih Ibu” jawab Rukaiya dengan wajah berbinar binar.

Jalal berjalan menjawab semua salam dan berhenti didepan Rukaiya

“Maaf untuk keterlambatannya, terima kasih hadiahnya. Ini adalah hadiah terbaik yang pernah kau berikan padaku sampai sekarang. Layaknya kerajaan Moghul, hadiah ini merupakan yang paling hebat. Ini adalah sesuatu yang harus dimiliki seorang Raja, semuanya terbuat dari emas, kelembutannya akan menggetarkan musuhku, dan kilauannya akan membuat mereka terkagum kagum” Jalal mengatakan bahwa hadiah dari Rukaiya adalah hadiah terbaik yang pernah ia terima selama hidupnya.
Kemudian Atgah khan masuk dan mengatakan bahwa ada penduduk yang ingin menemui Paduka.
Jalal keluar diikuti seluruh keluar diikuti Ibu permaisuri dan Ratu Jodha. Jalal kaget dengan begitu banyaknya penduduk yang datang.

Seorang perwakilan penduduk berkata “Hidup Raja Jalaludin Muhammad, semoga Allah mengkaruniamu umur panjang. Kau telah memberi kami semua kehidupan yang baru. Dengan menggali mata air didesa kami, kau telah mengurangi penderitaan kami. Semoga Allah mengabulkan semua doamu, Doa ini dari hati kami yang paling dalam. Ya Allah berkahilah kepemimpinan Paduka. Kebaikanmu akan selalu dikenang sepanjang masa”

Penduduk lainnya berkata “Kado ulang tahunmu telah memuaskan dahaga kami, sekarang kami tak akan haus lagi karena mata air itu. Semoga Allah memberimu semua kebaikan dunia”

“Raja Jalaluddin, panjang umur” Semua penduduk yang datang bersorak sorai

Ibu permaisuri kaget dengan begitu banyak penduduk yang memberikan doanya untuk jalal.

“Jalal katakan padaku, apa yang kau lakukan hari ini”

” Ibu, aku hanya menggali mata air didesa mereka”

Ibu permaisuri berkata ” Amal baik tak bisa dilihat dari besar kecilnya, Sedikit amalmu telah memberimu hadiah terbaik didunia. Ayahmu pernah berkata, tugas seorang Raja adalah menjaga agar rakyatnya sejahtera. Ini adalah hadiah terbaik yang kau dapat  Jalal. Doa memang tak bisa dibandingkan dengan emas. Tapi mereka akan melindungi kerajaanmu dalam setiap peperangan. Doa memang tak bisa dilihat, tapi bisa menyelamatkanmu dari sihir dan perbuatan jahat. Jalal aku sangat gembira kedua istrimu sangat mencintaimu.Ratu Rukaiya memberimu hadiah pakaian dari emas. Ratu Jodha memberimu hadiah doa dari rakyatmu. Dihari yang bahagia ini kau telah dianugerahi penghormatan dan kejayaan sebagai seorang Raja”

Ibu ratu juga mengatakan bahwa hari ini Jalal juga telah memenuhi tugas dari Tuhanmu, kau telah membuat bangga kedua orang tuamu. “Semoga Allah merahmatimu” kata Ibu permaisuri.

Tanpa berkata tapi dengan senyum yang manis Jalal mengucapkan terima kasih kepada Jodha. Jodha menerimanya dengan hati bahagia.

Jalal kembali duduk di singgasananya kemudian mengatakan bahwa Hadiah terbaik yang dia terima adalah perisai doa dari Ratu Jodha. Dan ia meminta Ratu Jodha untuk duduk disampingnnya. Jalal menyadari bahwa kehebatan seorang Raja tidak diukur dari jubah dan mahkotanya, tapi oleh penghargaan dan doa rakyatnya.

Setelah pesta usai, diistananya Rukaiya melempar semua benda untuk melampiaskan amarahnya.

Malam itu Jodha berdoa didepan patung Kresna sedangkan Jalal termenung sendirian….

“Hadiah darimu benar benar tak ternilai harganya, kado darimu lebih dari segalanya, waktu telah mendekatkan kita, waktu telah mengajarkan kita tentang cinta…..”Jalal memikirkan kejadian hari ini.

Jalal tak sabar menunggu pagi tiba , dia ingin bertemu dengan Jodha saat itu juga…

“Aku berterima kasih atas hadiahmu yang luar biasa Ratu Jodha, dan aku berterima kasih karena kau membuatku lebih perduli pada sekitar. Aku berdoa pada Tuhan……  ”

“Kau berdoa apa ? ” tanya Ratu Jodha

“Aku berdoa  pada Tuhan agar memberiku kesempatan untuk mendapatkan hadiah seperti ini lagi darimu, Selamat malam Ratu Jodha”

Jodha terharu mendengar pernyataan Jalal, kemudian Jalal keluar dari kamarnya. Jodha merasa sangat bahagia karena Jalal telah memintanya untuk menemaninya sepanjang hidupnya.

Keesokan paginya Jodha bercerita pada Moti dengan penuh bahagia bahwa semalam Jalal menemuinya.

 

Sumber :Sinopsis Jodha Akbar Bag.18

 

Comments

comments

3 Comments

  1. heni subagya November 14, 2014 Reply
    • sri ruliani November 15, 2014 Reply
  2. sri ruliani November 15, 2014 Reply

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Matur suwun .. Tlg Jangan di copy content ini :)