Sinopsis Jodha Akbar Lengkap Bag. 55 – Ratu Jodha …Kepala Para Ratu Yang dikagumi

Sinopsis Jodha Akbar Lengkap Bag. 54- Jodha menemui Jalal segera setelah Moti memberitahunya…bahwa Jalal pergi begitu melihatnya sibuk. Ia ingin memberikan konfirmasi….(duh yang sedang jatuh cinta)

Sinopsis Jodha Akbar Lengkap Bag. 55 selanjutnya….

Sinopsis Jodha Akbar Lengkap Bag. 55 – Hari Pertama Jodha menjalankan tugasnya sebagai Kepala Harem…

Sinopsis Jodha Akbar Lengkap Bag. 55 – Jodha sedang memberikan instruksi kepada petugas harem untuk mengecek semua fasilitas Harem, yang sudah rusak harus segera diperbaiki.

Tiba tiba seorang pengawal masuk dan menyeret pelayan, yang katanya bermalas malasan….sipelayan sendiri berkata kalau ia sedang sakit….

Jodha berkata bahwa orang sakit tak boleh kerja, kemudian ia minta agar semua pelayan dikumpulkan…

cara CEPAT-KURUS-LANGSING-3-HARItombol-Beli-Sekarang FIFORLIF

Tiba Tiba Ratu Rukaiya datang, dengan bertepuk tangan. Semua petugas Harem pergi keluar tinggal Moti dan Hosiyar saja. Ratu Jodha menyalaminya…..dan memuji Rukaiya yang bisa mengurus Harem dan masih punya waktu untuk dirinya sendiri…

Seperti biasa Ratu Rukaiya menyombongkan dirinya. Dengan bangga ia menjawab “terima kasih, itulah mengapa aku memilihmu,  Kau katakan jika aku sudah salah mengelola Harem. Jadi aku ingin kau tahu bahwa  tak mudah mengurusnya. Dan alasan lain lagi, karena aku ingin terbebas dari tanggung jawabku atas harem agar aku bisa berduaan saja bersama Jalal..”

Jodha dan Rukaiya siapa yang paling cantik

Jodha yang mendengar penuturan Rukaiya hanya tersenyum tipis…

“karena aku terlalu sibuk dengan urusan Harem, jadi ada Ratu lain yang mengambil peluang itu. Jalal semakin jauh dariku, tapi aku takkan membiarkan hal itu terjadi lagi…”kata Rukaiya lagi. Jodha merasa sedikit tersindir, kemudian ia menjawab bahwa Yang Mulia bukanlah anak kecil , dia sudah bisa menilai sendiri, tak ada seorangpun yang bisa mengendalikannya.

Ratu Rukaiya berkata lagi bahwa besok ia akan pergi berburu dengan Jalal, kemudian ia pergi sambil berkata bahwa ia harus melakukan persiapan untuk besok…..

Para pelayan Harem sudah berkumpul di depan Ratu Jodha, kemudian Jodha mulai berbicara dan berkata “apa kalian senang bekerja di Harem?”….Ada yang bilang ya, ada yang bilang mereka sudah bertahun tahun bekerja di harem dan tak pernah memiliki waktu libur….dan berbagai keluhan keluhan lainnya.

Ratu Jodha menjadi kepala ratu

“Dengarkan…aku menerima tanggung jawab ini bukan untuk kekuasaan, aku hanya ingin menolong para pegawai, aku ingin mereka yang bekerja di harem adalah yang berniat tulus untuk bekerja. ..”

Seorang pegawai Harem langsung menyahut bahwa para pelayan itu adalah budak dan Mereka tidak punya hak atas hidup mereka sendiri. Sangat beruntung sekali mereka bisa menghabiskan masa hidupnya dengan memberikan pelayanan di harem. …tapi Jodha membantah itu duluu, sekarang dibawah kepemimpinannya semua akan berubah…..tidak ada yang boleh dipaksa untuk bekerja di Harem….

Maham yang mendengar itu langsung berteriak bahwa itu sangat bertentangan dengan hukum Mughal, lagipula mereka juga bekerja atas kemauan sendiri…

Kemudian Jodha bertanya lagi “siapa yang mau bekerja lagi dan siapa yang tak mau bekerja di Harem?”. Suasana menjadi hening, sampai kemudian seorang pelayan mengatakan ingin bebas dan diikuti oleh lainya. Hampir sebagian pelayan ingin bebas..

Jodha melanjutkan, “bekerja di harem memiliki harga diri dan martabat. Orang yang bekerja di sini terhormat. Dan jika ada orang yang tidak ingin bekerja di sini, aku akan langsung membebaskan orang itu.” Maham berteriak, “Tidak!” Jodha menatap maham anga . Maham pun balas menatapnya dengan pandangan tajam….

Jodha terus melanjutkan pidatonya didepan para pelayan , teguran Maham sama sekali tak digubrisnya. Harem sudah menjadi kekuasaan Jodha, Maham tak bisa berbuat apa apa…ia kemudian pergi.

Karena puas dengan kepemimpinan Jodha, para pelayan mengelu elukan Jodha. Hosiyar bahkan memandang Jodha dengan takjub….

Maham melaporkan jodha kepada Jalal

Maham ternyata menemui Jalal untuk melaporkan tentang Jodha. Ia kemudian langsung mengajak Jalal menuju Harem. Akhirnya dua rombongan ini berpapasan, Jalal menanyakan tentang peraturan baru yang Jodha buat….

Jodha lalu mengajak Jalal berjalan jalan di Harem agar tahu masalah yang sebenarnya….Maham hanya melihat kepergian mereka berdua dengan pandangan tak percaya dan marah….

Syarifudin sedang duduk sambil membayangkan lukisan Ratu Jodha yang cantik, juga saat ia mengucapkan terima kasih karena Jodha telah membebaskannya…tiba tiba Bhaksi bano datang dan mengagetkannya. Bhaksi bertanya pada suaminya kenapa tak membantu untuk persiapan perayaan besok…Syarifuddin menjawab Yang Mulia sdh tidak mempercayainya, ia tak akan mendapatkan kesempatan untuk melakukan apapun…

Bhaksi balas menjawab maka tunjukkan kesetianmu kepada Kaisar, kepada rakyat dan kepadaku…Sharifuddin  setuju, “sama seperti Yang Mulia  yang setia pada Ratu Jodha.” Bakshi langsung terperanjat kaget.

Apakah Syarifuddin menyukai Jodha

Sharifuddin melanjutkan, “terkadang aku merasa kagum dengan nasib baik Ratu Jodha. Yang Mulia membuat perayaan karena dia telah sembuh dari racun benazir. Dia juga sangat beruntung karena mempunyai istri yang cantik seperti Ratu Jodha. Siapapun yang menikahi Ratu Jodha, orang itu sangat beruntung sekali. Mendengar ini Bhaksi semakin panas hatinya….

Sinopsis Jodha Akbar Lengkap Bag. 55 – Saat Jodha Berhasil meyakinkan Jalal, alasan dibalik peraturan baru yang dibuat….

Sinopsis Jodha Akbar Lengkap Bag. 55– Sedangkan Jodha dan Jalal berkeliling di Harem…Maham anga ternyata mengikuti mereka berdua.

Jodha mengajak Jalal menemui pelayan yang sakin, melihat para pelayan yang bekerja didapur dan akhirnya mengajak Jalal menemui Babu, bocah kecil yang diselamatkan Jodha…

Ketika Jodha menjelaskan tentang babu, Jalal teringat kembali masa kecilnya dimana ia harus berpisah dengan ibunya. Ia menangis dan para pelayan tak ada yang sanggup menghiburnya, akhirnya Maham yang merayunya..dan membuatnya berhenti menangis. Jalal lalu membelai kepala Babu sambil berkata….”ya. Aku yang bersalah. Aku berjanji padamu jika aku akan mendukung Ratu Jodha. Aku akan mencari di mana ibumu berada.”

Jodha mengajak Jalal berkeliling

Babu dengan polosnya berkata, “kau sangat baik sekali, Yang Mulia.” Jodha menatap Jalal dengan mata berkaca-kaca. Jalal balas menatapnya, lalu tanpa berkata apa-apa dia pergi. Jodha menatap babu dan tersenyum tulus. Jodha menjelaskan dengan detail tentang semua hal, sehingga Jalal akhirnya mengerti….

Sujamal telah sampai dipinggir hutan, ia melihat sebuah monumen yang disitu tertulis, Benazir si wanita beracun yang akan membunuh kaisar. Ia berniat beristirahat ditempat itu, ketika banyak dilihatnya prajurit Mughal berpatroli ia kemudian memutuskan melepas lelahnya diatas pohon….

Ketika kemudian datang dua orang yaitu Abu mali dan temannya. Abu Mali bertekad akan membalas kematian Benazir…tiba tiba kemudian muncul orang ketika yang membawa pedang, tapi Sujamal tak tahu siapa orang itu. Orang ketiga ini yang tak lain adalah Syarifuddin yang memberitahu Abu mali bahwa besok Yang Mulia akan berada ditempat terbuka karena ada pesta untuk perayaan Ratu Jodha…jadi besok adalah waktu yang tepat untuk menghabisi Jalal….

Setelah Abu mali pergi, Sujamal jadi cemas…ada orang yang hendak membunuh suami Jodha.

Jodha akbar yang populer

Maham menemui Rukaiya dikamarnya. Rukaiya sedang mempercantik diri untuk kegiatan yang akan dilakukanya bersama Jalal…dia tak terlalu menggubris Maham. Kemudian Maham meminta semua pelayan untuk pergi…

Maham menceritakan semua hal yang terjadi pada Ratu Jodha hari ini, termasuk saat Yang Mulia memberinya kebebasan untuk mengatur Harem seperti kemauannya…

Rukaiya tersentak…”apa??”

Maham terus saja mengejek dan memanasi Rukaiya, ia membuat Rukaiya menjadi semakin benci kepada Jodha…

Bahkan Maham berkata dulu dia sempat kagum dengan Rukaiya karena Raja Jalal sering bermain pikiran denganya, tapi sekarang semua telah menjadi milik Jodha, sebagai Kepala Harem dan pastinya kesayangan Yang Mulia…

Mendengar itu semua Rukaiya marah kemudian berkata “cukup Maham, jangan kurang ajar!…”. Maham hanya minta maaf tapi tetap saja melanjutkan mengejek Rukaiya…kemudian ia pergi.

Tinggal Rukaiya sendirian yang kesal, gusar dan marah lalu membanting semua barang yang ada didepannya…

Bagaimanakah kisah selanjutnya?? apa yang akan Rukaiya lakukan?? lanjut ke sinopsis jodha akbar bag.56

Sumber :Sinopsis Jodha Akbar Lengkap Bag. 55

Comments

comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Matur suwun .. Tlg Jangan di copy content ini :)