Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.117- Kematian Tragis Untuk Zeenat dan Mirza Qasim

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.116- Kebahagiaan jodha tak bertahan lama, karena zeenat berhasil meracuni husain dan ia meninggal…

Ratu rukaiya tak terima husain yang ia cintai sepenuh hati meninggalkannya, ia menyalahkan jodha atas semua kejadian ini…

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.117 berikutnya…

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.117 – Zeenat dan Mirza Qasim menjadi pelarian….

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.117 -Rahim sedang berada ditaman dan ia bermain dengan bola, tiba2 ia melihat ada jari tiruannya zeenat dan membawanya……

Raja Jalal keluar dari kamar Ratu Jodha dan berteriak pada semua pengawalnya….”Cari Zeenat & Mirza Qasim! bawa mereka kesini, ini istanaku & tdak ada seorangpun yg bisa sembunyi dari sini! cari mereka!””

cara CEPAT-KURUS-LANGSING-3-HARItombol-Beli-Sekarang FIFORLIF

Sementara itu didalam kamar, Ratu Rukaiya  masih terus memarahi Ratu Jodha….”Ini semua kesalahanmu, Ratu Jodha, kau tidak bisa menjaga Husain” kata rukaiya…..

Ratu Jodhapun menjawab…”Dia anakku, aku seharusnya tdak meninggalkan dia.

Ratu rukaiya terus saja menyalahkan jodha, sambil menangis tersedu sedu, karena kepergian husain….

Rahim masuk kekamar dan  menunjukkan jari tiruan yg beracun keibunya Ratu Salima , semua melihat jari tiruan yg beracun itu.

“Saya ingat ini biasanya trik yg dulu sering dilakukan oleh Benazir kalau mau meracuni seseorang, dia biasanya menggunakan jari tiruan seperti ini supaya tdak ketahuan kalau dialah pelakunya” kata zakira…

Ratu salima menambahi, ia pernah melihat zeenat mencari cari sesuatu ditaman…

“Dari dulu saya sudah curiga ke Zeenat, saya curiga pada sirup yg diberikannya ke Ratu Rukaiya, saya kira Zeenat memberikan sirup itu pada Ratu Rukaiya agar Ratu tidak bisa mengurus Husain” kata sang tabib….

Dan setelah dicek ternyata benar adanya, jari itu beracun. Semua terkejut mendengar perkataan tabib…

Raja-jalal

Sementara itu diluar Raja Jalal masih terus mencari sepasang suami istri Zeenat & Mirza Qasim…”Aku tdak akan membiarkannya pergi begitu saja!” ujar Raja Jalal.

Disuatu tempat didalam Istana, Zeenat & Mirza Qasim sedang sembunyi, Mirza Qasim menyuruh Zeenat utk mengurus anaknya agar jangan membuat kegaduhan selama mereka bersembunyi, dia menyuruh Zeenat utk bersembunyi diistana para ratu, Zeenatpun berlalu & mencoba utk menyembunyikan dirinya juga anaknya.

Raja bharmal juga ikut mencari orang yang dimaksud……

Semua prajurit dan pengawal di kerahkan untuk mencari kedua pelarian ini……….

Keributan-di-agra

“Tidak ada jalan keluar…..”begitu pikir mirza dalam hati.

Orang-orang suruan Maan Shing & para pengawal lainnya sedang mencari Mirza Qasim kesegala penjuru Istana, Mirza Qasim sangat ketakutan.

Tak berapa lama kemudian Ratu Rukaiya  mendatangi Istana para ratu, dia berteriak pada semua pelayannya bahwa dia menginginkan Zeenat, Ibu Ratu Hamida langsung menyuruh Ratu Salima utk mengikuti Ratu Rukaiya, sementara dirinya mengurusi Ratu Jodha.

“Aku ingin Zeenat ditangkap bagaimanapun caranya! tidak tahu dimana perempuan jahat itu bersembunyi! yg pasti cari dia sampai dapat!” teriak Ratu Rukaiya

Sementara itu Mirza Qasim masih terus bersembunyi, Raja Bharmal (ayah Ratu Jodha) juga ikut mencari-cari Mirza Qasim, Mirza Qasim tidak menemukan jalan keluar kemanapun, sehingga dirinya berusaha menerjang keluar melawan para pengawal Raja Jalal dgn pedangnya……………..

Bharmal yg melihat kejadian tersebut langsung berlari dan  menghampiri Mirza Qasim…”Biarkan aku pergi atau aku akan membunuhmu, Raja Bharmal” ujar Mirza Qasim.

“Kau tdak bisa pergi kemana-mana saat ini, Mirza Qasim!” kata Bharmal.

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.117

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.117 -Zeenat dan Mirza Qasim, akhirnya keduanya mati secara tragis….

Sementara itu didalam Istana para wanita Ratu Rukaiya masih terus mencari cari Zeenat…………..”Aku tdak akan membiarkan perempuan jahat ini hidup, aku akan menghabisinya!” kata Ratu Rukaiya.

Kemudian Ratu Rukaiya mendengar suara tangisan seorang bayi dari balik dinding, dia seketika itu juga menghentikan langkahnya & berusaha mendengarkan lebih jelas lagi, lalu Ratu Ruqayah bergerak menuju suara tersebut & menyuruh para pengawalnya utk mengepung & seketika itu juga mereka menangkap Zeenat & memberikannya pada Ratu Rukaiya…

Rukaiya membawa anak zeenat

“Zeenat, tega-teganya ya dirimu! aku sudah sangat percaya padamu, aku berikan anakku agar bisa kau susui & kau membunuhnya!”” teriak Ratu Rukaiya.

“Maafkan saya Ratu Rukaiya, hamba mohon maafkanlah” ujar Zeenat.

“Kau akan mendapat hukuman Zeenat! Nyawa dibayar nyawa! kau bunuh anakku! sekarang kau akan melihat bagaimana anakmu menderita didepanmu!’’ teriak Ratu Rukaiya sengit.

Zeenat memohon mohon agar mengembalikan anaknya…..

“Heiii, kenapa aku tdak boleh membunuh anakmu ini? sekarang ketika anakmu yg menangis kau berteriak, kau tdak lihat melihat betapa tdak berdosanya anakku ketika kau membunuhnya!” teriak Ratu Rukaiya.

Saat itu Ratu Salima sudah berada disana kemudian dia langsung merebut anak Zeenat dari pelukan Ratu………….”Jangan Ratu Rukaiya, kau tdak boleh melakukan ini, kau bukan dia, kau adalah seorang Ratu Mughal!”

Zeenat mati

“Tidak, aku adalah seorang ibu yg kehilangan anaknya yg telah dibunuh oleh perempuan jahat ini! aku tdak akan membiarkannya hidup, dia harus mati dgn racun miliknya sendiri!” ujar Ratu Rukaiya.

Lalu Ratu Ruqayah mengeluarkan jari tiruan beracun yg sedari tadi dibawanya dan menyuruh Zeenat utk merasakannya, Zeenat tidak bisa melawanRatu Rukaiya, akhirnya Zeenatpun mati seketika, mulutnya berbusa….ia mati dengan racunnya sendiri…

Ratu Rukaiya tersenyum senang, dia merasa lega melihat kematian Zeenat yg begitu tragis, sedangkan Ratu Salima sangat terkejut melihat kejadian yang berlangsung cepat ini…

Raja Bharmal (ayah Ratu Jodha) sedang berkelahi  melawan Mirza Qasim, Mirza Qasim terus menyerangnya membabi buta tapi Raja Bharmal langsung bisa mengalahkannya & meletakkan pedangnya diatas perut Mirza Qasim …”Ini semua utk cucu-cucuku yg tdak bersalah yg telah kau bunuh!””

Mirza Qasimpun seketika itu meninggal…………..

Raja Jalal datang, dgn tatapan penuh kemarahan Raja Jalal melihat mayat Mirza Qasim yg sudah tdak bernyawa, lalu dia mengambil tombak & menghunuskannya berkali kali kemayat Mirza Qasim dgn kejam hingga Ibu Rau Hamida datang untuk menghentikannya….

Pada saat upacara pemakaman Husain yg terakhir…”Ketika anakku sedang sekarat, aku malah sedang bermesraan dgn Raja Jalal”

Jodha kembali berduka

Ratu Jodha teringat malam itu waktu berdua bersama Raja Jalal, dia berfikir kenapa dia bisa seceroboh ini …..

Raja Jalal datang dgn hati yg hancur berkeping-keping, dilihatnya anaknya yg masih bayi dalam balutan kain putih. Lalu Ibu Ratu Hamida menyuruh Raja Jalal utk mendoakannya agar bisa segera dikubur, Raja Jalal menatap Ibu Ratu Hamida ……………

“Ibu, doa yg seperti apa yg harus kupanjatkan? kepada siapa aku meminta? kepada Tuhan? aku sudah tdak percaya lagi pada Tuhan sekarang” kata jalal.

Ibu Ratu Hamida langsung menjawab…..”Jangan Jalal, itu dosa namanya”

“Aku tdak akan percaya pada Tuhan lagi, dimana Dia ketika setan-setan itu membunuh anak-anakku, Dia tdak punya kekuatan utk melindungi anak-anakku, kita semua selalu berdoa utk keselamatan anak-anak kita tapi mereka telah pergi saat ini meninggalkan aku, jika disini ada Tuhan, Tuhan harus meminta maaf padaku karena telah mengambil nyawa anak-anakku! tapi saat ini tdak ada Tuhan!” lalu Raja Jalal menatap langit…………..

Bukannya berdoa tapi Raja jalal malah berteriak marah …….”Mulai dari sekarang, aku tdak akan percaya pada Tuhan yg telah mengambil nyawa anak-anak kembarku yg tdak berdosa, aku akan menjadi Raja Jalal yg dulu yg kejam & bengis, tdak akan ada cinta & kasih sayang pada hatiku mulai saat ini!” semua yg mendengarnya termasuk Ratu Jodha kaget tdak percaya.

Jalal marah

Bagaimana kisah selanjuttnya…ikuti terus Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.118

Sumber :Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.117

Comments

comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Matur suwun .. Tlg Jangan di copy content ini :)