Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.119- Raja Jalal Membabi Buta di Medan Perang….

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.118- Sejak meninggalnya husain, raja jalal berubah menjadi pemarah, kejam dan tak berperikemanusiaan…

Hubunganya dengan ratu jodha pun berubah menjadi hambar dan dingin…

Raja jalal menuju medan perang….

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.119 berikutnya…

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.119 – Raja Jalal membakar semangat para pasukannya….

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.119 – Raja Jalal berangkat berperang dgn suasana hati yg marah………dan penuh dendam.

cara CEPAT-KURUS-LANGSING-3-HARItombol-Beli-Sekarang FIFORLIF

Hati Ratu Jodha patah melihat kepergiaan jalal kali ini, dia meratapi kepergian Raja Jalal yg akan membalas dendam atas kematian anak-anaknya dgn membunuh bangsa Rajvanshies ……

Raja Bharmal bicara  dgn Ratu Jodha tentang perang  yg itdak bisa terhindarkan tersebut, tidak masalah siapa yg akan sekarat terlebih dulu apakah orang-orang Rajvanshies atau orang-orang Mughal, karena mereka sama-sama kuat dlm berperang.

Lalu ayah Ratu Jodha bertanya: “Apakah perang ini dapat dicegah, Ratu Jodha?”, Ratu Jodhapun patah hati mendengarnya…..

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.119

Rukaiya kembali menentang jodha

Di Istana para ratu, Ratu Rukaiya menyatakan kekecewaannya karena sikap ratu jodha….ini adalah sebuah pertanda yg buruk katanya.

“Buat Ratu Jodha ini pasti berat karena dua-duanya antara Rajvanshies & Mughal semuanya adalah keluarganya, Ratu Rukaiya……”kata ibu suri hamida mencoba menenngahi.

“Ibu, kalo aku jadi Ratu Jodha, aku akan selalu mendukung Raja Jalal karena bagaimanapun juga seorang istri harus mengikuti apa kata suami” ujar ratu rukaiya….

DiIstana Agra, Ratu Jodha sangat sedih karena siapapun Raja yg menang dlm perang ini merupakan kekalahan baginya, keduanya adalah keluarganya.

Ratu Jodha mengatakan pada ayahnya bahwa perang ini bisa saja membunuh semua orang Rajvanshies, lalu ayah Ratu Jodha Raja Bharmal bersama dgn pasukan yg dibawanya bertahan Utk melindungi istana Raja Jalal di Agra………………..

Pangeran-pratap
Dlm pengadilan Chittor Maharaj Udai singh memutuskan utk tidak melawan Mughal bersama dgn Chittor, tentara Rajvanshies yg ada diIstana Raja Jalal, diberikan tilak & aarti oleh istri istri mereka.
Ratu Jodha mengamati mereka dari kejauhan, dia melihat para istri menyerahkan perhiasan utk suami mereka, ketika mereka akan berangkat kemedan perang.
Ratu Jodha menyuruh Moti utk memanggil ayahnya, Ratu Jodha bilang keayahnya bahwa dia harus mengirim semua perhiasan yg dia punyai……………..
Jodha beramal
“Ini mungkin akan dibutuhkan oleh keluarga Rajvanshies atau tentara Mughal yg mati dlm perang” ujar Ratu Jodha.
Tapi Raja Bharmal memberitahu Ratu Jodha bahwa dia tdak berangkat kemedan pertempuran, karena Raja Jalal telah memintanya utk tinggal diistana Agra utk memegang kendali benteng.
Ratu Jodha bertanya-tanya dlm hati siapa yg bisa melakukannya, menyerahkan semua perhiasan ini kemedan pertempuran, karena sepertinya semua orang telah pergi, bagaimana caranya dia bisa membantu tentara Mughal dan juga tentara rajwanshi?
Tentara Mughal sudah siap dlm pertempuran, sudah siap utk berperang….
Tentara-mughal
Raja Jalal memberikan instruksi pada tentaranya. Raja Jalal yg kejam berteriak bahwa tdak ada tempat utk belas kasihan dan kebaikan…………………
Hanya yg perkasa & yg kejam memerintah bumi & yg baik hati tewas tanpa ampun. Dia memerintahkan pasukannya utk melawan secara kejam …………..
Ratu jodha ingin selalu berbuat kebaikan sedangkan Raja Jalal ingin melakukan hal sekehendak hatinya…………sungguh dua hati yang berbeda tapi bersatu dalam perkawinan...
Semua prajuritnya mengangkat pedang dan berteriak……………..
Ratu jodha dan para ratu lainnya mengiringi kepergian raja jalal dari atas balkon ….
Raja Jalal melepakan mahkota perangnya dan menengadah menatap langit, dan berkata pada Tuhan. Dia menuduh Tuhan mungkin telah tertawa ketika bayi yg tak berdosa dibunuh pada hari itu…………….
Jalal berperang
Dan hari ini Raja Jalal akan membunuh semua orang yg tidak bersalah dan ia akan  tertawa, itu adalah waktu utk Tuhan utk menonton dia tertawa, sudah waktunya utk Tuhan menangis seperti Raja Jalal yg telah menangisi bayinya yg sudah meninggal dulu……………….

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.119 – Keberanian Raja Jalal di medan perang…

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.119- Pasukan mughal telah sampai didekat benteng istana Rajvanshies…………

Pasukan  Jalal terus mengelu-elu kan nama Raja Jalal.
Raja Jalal menatap pada benteng orang-orang Rajvanshies dgn tatapan yg sangat marah, sebelum perang Raja Jalal ……”aku  akan memberi mereka sebuah pesan”
“Mereka bisa membunuh anda, Yg Mulia” ujar Todar Mal
“Sampai hari ini, tdak ada senjata apapun yg bisa membahayakan nyawaku, tak ada seorangpun yg akan menyerangku dari belakang”kata Raja Jalal.
Raja Jalal mengendarai kudanya melewati benteng Rajvanshies.
Raja-jalaluddin
Tentara-yg sedang berjaga didalam benteng melihat seorang Mughal datang……….Mereka melancarkan panah-panahnya utk menyerang Raja Jalal, tapi tak satupun anak panah yg mengenai tubuh Raja Jalal………………..
“Mungkin dia adalah Raja Jalal!” kata seorang tentara….”Tidak mungkin, para menterinya pasti tdak mungkin mengijinkannya utk datang kesini!” kata prajurit lainnya…..
“Heii, Dimana Uday Pratap & Kunwar Pratap?” teriak Raja Jalal kepada para tentara tentara itu….
“Apa yg terjadi pada kalian, aku disini didepanmu! kenapa kau tdak membunuhku? Aku adalah Raja Jallaludin, aku akan memberikan kalian satu kesempatan, saat ini aku tdak membawa senjata apapun, ayo, bunuh aku!”  teriak Raja Jalal……….
Salah seorang tentara berkata……”Kami adalah orang Rajvanshies & kami tdak akan membunuh seperti seorang pengecut! kau kesini tdak membawa senjata jadi kami tdak akan menyerangmu, itu melanggar peraturan yg ada, kami akan membunuhmu hanya dimedan pertempuran!!”
“Aku sudah memberikan kau kesempatan & kau tdak memanfaatkannya, baiklah, aku akan segera bertemu dgn kalian semua dimedan pertempuran!” kata Raja Jalal sambil berlalu dari sana.
Diistana Agra===================
Jodha mempunyai firasat buruk
Moti meminta Ratu Jodha utk memakan makanannya, tapi Ratu Jodha hanya duduk & termangu menatap langit …
“Lihatlah, Moti, Langit saat ini berubah warnanya, lihat, itu menunjukkan warna dari kobaran api, darah, Raja Jalal pasti sudah membunuh orang-orang Rajvanshies, aku sudah memberikan tilak (restu) pada pedang Raja Jalal bukan hanya utk kemenangannya tapi aku juga memberikan darah pertama dari orang Rajvanshies yg telah dia bunuh” kata Ratu Jodha sedih.

“Uday dan Kuwar Pratap adalah seorang ksatria sejati, aku khawatir sama Yg Mulia, Moti” kata Ratu Jodha lagi.

Moti berkata bahwa raja Jalal adalah seorang ksatria juga….

Pertempuran sengit  akhirnya terjadi, ini adalah perang panah danmesiu dimana kedua kubu saling melemparkan anak panah juga tembakannya satu sama lain, pasukan Raja Jalal melemparkan anak panahnya kearah benteng Rajvanshies……………….
Todar Mal berkata ke Raja Jalal…………..”Pasukan pasti merasa kelaparan setibanya dibenteng Rajvanshies, jadi lebih baik kita tunda dulu menyerang gerbangnya, Yg Mulia”
Todar mal pelayan setia
“Aku kesini bukan utk menunggu dan percaya pada takdirku, aku datang kesini utk membunuh mereka semua, aku akan menghabisi mereka semua dgn kekuatanku bukan karena rasa lapar para pasukanku! aku akan membunuh Uday juga  Kunwar Pratap, aku tdak ingin mereka membuka gerbang tapi aku akan mendobrak dinding-dinding benteng itu & menyerang mereka semua!” ujar Raja Jalal dgn marah.
“Keesokan harinya, perang panah & mesiupun berlanjut kembali, perang ini tdak hanya terjadi selama 2 hari, ini adalah perang terbesar seperti kebencian Raja Jalal yg terbesar, banyak tentara yg tewas di medan pertempuran”
Bagaimanakah kisah selanjutnya??? ikuti terus Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.120
Sumber :Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.119

Comments

comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Matur suwun .. Tlg Jangan di copy content ini :)