Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.128 – Cinta Jalal dan Jodha kepada Pangeran Salim..

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.127- Pangeran salim membawa gelang milik anarkali….

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.128

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.128 – Pangeran Salim dan gelang kaki….

Di Istana Mughal, Raja Jalal sedang makan siang bersama seluruh keluarga besarnya, semuanya memberinya salam ketika dia memasuki ruangan……….

Tiba-tiba ketika mereka akan duduk, Pangeran Salim membunyikan suara gemercing, Murad langsung berbisik ke Adam kalau Pangeran Salim punya gelang kaki penari yg suaranya berisik sekali, kemudian Raja Jalal bertanya suara apa itu???

Murad mengambil gelang pangeran salim……..melihat gelang kaki tersebut Raja Jalal heran…

cara CEPAT-KURUS-LANGSING-3-HARItombol-Beli-Sekarang FIFORLIF

“Sekhu, darimana kau mendapatkan gelang kaki itu???” tanya Raja Jalal…

Pangeran salim terlihat ketakutan ketika melihat sang ayah mengambil pedangnya dari sarungnya, semuanya berada disana panik termasuk Ratu Jodha dan Ratu Rukaiya……

“Jangan khawatir, aku tahu apa yg aku lakukan, Ratu Jodha…………”ujar Raja Jalal.

Raja jalal menyuruh anaknya memilih antara pedang dan gelang kaki, pangeran salim berkata ia memilih gelang karena pedang sangat berat. kemudian ia berlari menuju ibunya…..minta perlindungan

“Sekhu, kau belum tahu apa-apa tentang pedang, aku akan mengajarimu belajar main pedang, & semua anak-anak harus mempelajarinya, kau tahu, pedang ini juga akan menimbulkan suara yg lebih dahsyat dibandigkan gelang kaki itu………..” kata Raja Jalal.

Malam itu pangeran salim tidur diatas pangkuan ibuanya, dan ia kemudian menceritakan bagaimana gelang itu bisa ada ditangannya….

 

Ratu jodha dan salim

“Pangeran Salim, kau harus menghormati semua perempuan, jika ada seseorang yg lebih pintar darimu, kau harus bisa menerimanya ,  kau juga harus berteman dgn mereka, ketika seseorang tahu bahwa kau adalah anak seorang raja ”

“mereka mencoba mengajarimu sesuatu yg benar, dia adalah teman yg baik, sekarang, kau harus mengembalikan gelang-gelang kaki itu padanya, bagaimana? kau setuju?…………..”kata Ratu Jodha,

“Iyaa ibu, aku setuju, aku akan mengembalikannya……….”kata Pangeran Salim.

Zil bahar memarahi anaknya karena telah bertengkar dengan pangeran salim…

Malam itu ratu jodha menemui raja jalal diruangannya, mereka berdebat tentang kejadian tadi siang. Keduanya berbeda pendapat dalam mengasuh anak…

“Kau selalu menyakiti perasaanku, aku pergi!!” ujar Ratu Jodha, sebelum beranjak pergi,

Raja Jalal sudah memegang lengannya ……………..”Kau tahu, aku sangat mencintaimu, itulah mengapa aku juga sangat mencintai Pangeran Salim…………………..”ujarnya,

 

Cinta jodha akbar

Ratu Jodha langsung luluh  dan meletakkan kepalanya dipelukkan Raja Jalal.

Ratu rukaiya sedang melihat pertunjukan tari, ia memberi mereka hadiah………….sekarang ia tahu yang diinginkan salim…

Raja jalal meminta semua anggota keluarga dan pangeran salim untuk berkumpul…ia akan menunjukkan kepada pangerannya bawha suara pedang sama dengan suara gelang…mereka juga bisa beriringan bersama….

“Pangeran kau harus tetap fokus ke Yg Mulia saja, tidak boleh melihat para penari itu menari, Yg Mulia tidak akan menyukainya….”ujar Rahim, Pangeran Salim mengangguk .
Saat itu para penari mulai melakukan tariannya,  suara gemercing gelang kaki nyaring terdengar, disatu sisi Raja Jalal sudah mulai bertarung melawan prajurit prajuritnya….
Tansenpun memainkan alat musiknya, setelah dia menyelesaikan instrumentnya, Raja Jalal mulai bertarung dgn pedangnya ,  menimbulkan suara yg tidak kalah nyaringnya,
Jalal dan pangerannya
Kemudian dia berhenti ,  para penari kembali memainkan gelang gelang kaki mereka, hal ini terjadi berulang ulang kali, suara gemercing gelang kaki dan pedang saling bersahut sahutan satu sama lain.
Pangeran Salim tetap berusaha focus melihat ke ayahnya yg sedang bertarung, dia tdak melihat kearah gadis penari itu sedikitpun, sampai akhirnya Raja Jalal menghentikan pertarungannya dan memandang kearah Pangeran Salim lalu menghampiri anak tercintanya itu………….

“Sekarang kau bisa lihat kan kalau suara pedang yg beradu suaranya lebih nyaring daripada suara gelang kaki, ayah senang kau tidak melihat kearah gelang kaki itu, sekarang, dengarkan ayah, ini juga berlaku utk kalian semua…………….”ujar Raja Jalal sambil memandang anak-anak yg lain .

“Kalian harus lebih konsentrasi pada pedang kalian dalam kehidupan kalian nanti………….”kata Raja Jalal,

Ditenda para Ratu, tampak Ibu Ratu Hamida sedang berbicara dgn Ratu Jodha………….”Ratu Jodha, suamimu itu, anakku memang unik, dia selalu menemukan cara yg aneh utk membuat orang lain mengerti…………..”ujar Ibu Ratu Hamida, Ratu Jodha hanya tersenyum mendengarkannya, sementara Ratu Rukaiya juga ikut tersenyum.

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.128 -Cinta Jalal dan Jodha kepada Pangeran Salim..

Pangeran salim ingat pesan ibunya untuk mengembalikan gelang itu kepada pemiliknya, tapi prajurit melarangnnya keluar…

Haidar anak adam dan javeeda, berkta jika dilarang maka mereka bisa diam diam keluar istana…

Pangeran salim semula menolak karena ayah dan ibunya pasti akan marah…tapi haidar terus meyakinkannya…Mereka melihat para pekerja bangunan. “aku punya ide bagus…”kata haidar…

Tak berapa lama kemudian, tampak Haidar sedang mengikat anak-anak para pekerja tadi , mengambil baju-baju mereka, Pangeran Salimpun langsung mengenakan baju tadi begitu pula Danial dan Qutub, mereka melakukan penyamaran, jadi tdak seorangpun yg akan menyadari kalau mereka adalah para pangeran Mughal……..

“Tapi bagaimana kalau aku tertangkap???”tanya Pangeran Salim was was…

 

haidar yang nakal

“Sudah tenang, tdak ada seorangpun yg akan mengenalimu………….” kata Murad sambil meratakan lumpur diseluruh muka Pangeran Salim.

“Jangan khawatir, kami akan mengurusnya darisini………..” ujar Haidar, Pangeran Salimpun pergi bersama Qutub dan  Danial keluar istana.

Setelah pangeran salim pergi, murad dan haidar senang sekali karena kali ini yang mulia akan marah sekali……….Sementara Dengan penyamaran itu pangeran salim dan dua temannya berhasil keluar istana….

Raja jalal mencari cari pangeran salim….dia meminta mans shing dan rahim untuk menemukannya.

Di Istana Mughal, Pangeran Salima bertanya pada Ibu Ratu Hamida …………”Kemana anak-anak itu pergi, ibu???”
“Percayalah semuanya akan baik-baik saja, kita berdoa saja agar mereka selalu dilindungi…………..” kata Ibu Ratu Hamida. Sedangkan dikamar, Ratu Jodha berdoa pada Dewa Kahna …………..”Oooh Kahna, lindungilah anakku, tolong, kembalikan dia padaku…………”
Ratu rukaiya datang dan menenangkannya….tapi jodha tetap gelisah…
Salim dan anarkali
Pangeran salim sudah sampai disanggar tari tapi anak perempuan yang dicarinya sudah pulang…
Mereka kemudian bertanya kepada seorang dipasar, tapi orang itu malah menghinanya, salim hanya bisa menahan amarahnya….
Kemudian mereka memutuskan untuk masuk kedalam pasar….tiba tiba salim melihat anarkali.Tapi gadis itu menolak gelang itu….
“Kau tdak tahu sopan santun! aku adalah anak raja Raja Jalalludin Muhammad Akbar!!!!”ujar Pangeran Salim……..
“Iyaa, kau adalah anak sang raja tapi bukan seorang raja! ketika kau menjadi raja suatu saat nanti, aku akan memberikan penghormatanku utkmu!!!” ujar Anarkali.
Pangeran Salim meletakkan gelang kaki itu ditangan Anarkali dan mengatakan………….’Lakukan apapun yg ingin kau lakukan, aku tdak mau bicara dgnmu lagi!!” ujar Pangeran Salim sambil berlalu dari hadapan Anarkali .
Mereka bertiga kemudian kembali ke istana…begitu tiba digerbang, mereka melihat banyak nya prajurit yang berlalu lalang, mereka takut sekali…
“Anak-anak itu pasti keluar dari istana, aku akan pergi mencarinya sendiri, aku akan menemukannya!”ujar Raja Jalal
jalal-memarahi-salim

Pada saat itu Raja Jalal keluar dari gerbang istana dgn menunggang kudanya, dia langsung melihat ketiga anak itu sedang berdiri disana dgn pakaian rakyat biasa, Raja Jalal kelihatan marah sekali memandang Pangeran Salim dari kejauhan .

Pangeran Salimpun mulai menangis ketakutan.

“Sekhu Baba, apakah kau sadar dgn apa yg kau lakukan baru saja? kau adalah seorang pewaris tahta kerajaan, kau akan menjadi seorang raja, kau tdak tahu berapa banyak musuh yg ayah punya diluaran sana, kalau saja mereka tahu bahwa kau telah keluar dari istana, ayah tidak bisa membayangkan apa yg akan terjadi nanti………….” kata Raja Jalal,
Sementar itu Pangeran Salim memandangi ayahnya dgn wajah ketakutan. ………….”Aku pergi keluar utk mengembalikan gelang kaki itu, ayah…………”bela Pangeran Salim,

Raja jalal kemudian melarang anaknya pergi kemanapun tanpa ijin darinya….

Ratu jodha datang, iapun marah dengan salim……….ia meminta raja jalal menghukum salim, Pangeran salim makin ketakutan…

“Yaaa, dia memang telah berbuat kesalahan, aku telah memaafkannya, Ratu Jodha, dia tdak akan pergi kemana-mana mulai dari sekarang……..” kata Raja Jalal
“Tidak, Yg Mulia, kau tetap harus memberikannya hukuman, bagaimana kalau terjadi sesuatu” ujar Ratu Jodha…………
Raja jalal yang agung
“Kau memiliki banyak musuh diluar sana, Yg Mulia…………..”tegas Ratu Jodha

“Aku sudah membuatnya mengerti, Ratu Jodha, tanyakan padanya, Sekhu Baba………..” ujar Raja Jalal sambil menoleh kearah Pangeran Salim,

Tapi ketika Ratu Jodha dan Raja Jalal melihat kearah Pangeran Salim, rupanya Pangeran Salim tertidur setelah mendengarkan kedua orang tuanya yg saling beradu pendapat, kemudian Ratu Jodha mendekati anak tercintanya itu dan  berbaring disebelahnya………

Raja Jalalpun sama ikut berbaring disisi satunya. Raja Jalal dan  Ratu Jodha sama-sama membelai wajah anak mereka yg polos,

“Mungkin, sifatnya memang sepertimu, Ratu Jodha, tapi dia memiliki kebiasaan keluar istana dgn menyamar seperti ini, itu dia dapatkan dari aku………..” ujar Raja Jalal.
Ratu jodha berkata untunglah tak ada apaun yang terjadi kepadanya…
“Kau sangat menyayginya, Ratu Jodha , kau tetap akan memberikan hukuman padanya juga???” kata Raja Jalal.
“Setiap ibu pasti akan seperti itu, Yg Mulia………….”ujar Ratu Jodha sambil mencium lembut anaknya & terharu sampai menitikkan air mata, Raja Jalal hanya bisa memandang istrinya dgn penuh cinta.

Apa yang terjadi selanjutnya?? iluti terus Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.129

Sumber :Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.128

Comments

comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Matur suwun .. Tlg Jangan di copy content ini :)