Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.129 – Pangeran Salim yang Polos dan Birbal Yang cerdik

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.128- Raja jalal menunjukkan kepada ayahnya bahwa suara pedang yang saling bersahutan juga indah…

Pngeran salim keluar istana untuk mengenbalikan gelang anarkali, tanpa ijin dari ayahnya………semua orang mencarinya

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.129 selanjutnya….

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.129 – Birbal yang cerdik…

Raja jalal mengumpulkan semua prajuritnya….ia mengatakan bahwa kemarin anaknya berhasil keluar istana apalagi dengan musuh…

Ia kemudian menurunkan pangkat prajurit penjaga pintu gerbang. Raja jalal melihat kearah murad dan haidar……keduanya nampak ketakutan.

cara CEPAT-KURUS-LANGSING-3-HARItombol-Beli-Sekarang FIFORLIF

“Haidar, kau yg paling besar diantara mereka , kau membiarkan mereka pergi keluar istana?? Aku memaafkanmu, karena kau cucu Maham Anga , ini adalah terakhir kalinya aku memaafkanmu, suatu saat kalau sampai terjadi lagi, kau akan dihukum berat!!!”kata Raja Jalal.

Raja jalal kemudian menyuruh rahim untuk mengawal setiap pangeran salim keluar istana, rahim mengangguk….

Diistana para ratu=============

Ratu hamida meminta jodha untuk tidak marah lagi dengan salim karena dia masih kecil. Ratu jodha beralasan bahwa ia harus diajarkan mana yang baik dan mana yang tidak……….

Pangeran salim datang, ia memberi salam kepada nenek dan ibunya, tapi ratu jodha diam saja….”ibu katakan padanya bahwa ini adalah hukuman untuknya…”kata jodha kepada ratu hamida.

“Pangeran Salim, saat ini ibumu masih sangat kesal padamu, coba kau pikirkan sesuatu agar ibumu mau bicara dngamu lagi……….” ujar Ibu Ratu Hamida dan berlalu darisana,

Sementara itu Ratu Jodha hanya diam saja, Pangeran Salim mencoba mengajaknya bicara tapi Ratu Jodha masih terus cemberut sambil meninggalkan Pangeran Salim.

 

Raja-jalal-dan-ratu-jodha

Diruang sidang============

Rahim anak almarhum Bairam Khan yg biasa dipanggil ‘Kahne-khana’ oleh Raja Jalal akhirnya menjadi menteri Kerajaan Mughal , dia disebut ‘Abdul Rahim Kahne-khana’, dia adalah seorang ksatria yg pintar & posisinya sangatlah penting dipengadilan Kerajaan Mughal, usianya baru 20 tahun.
Tampak Rahim memasuki persidangan dan  duduk disana, diikuti oleh Maan Sigh.
Maan Sigh juga menjadi orang terpenting dipengadilan Kerajaan Mughal , Raja Jalal memberikan gelar padanya ‘Raja Sahib’ & mulai hari ini dia adalah pendamping Raja Jalal,
selanjutnya Todar Mal, dia juga diberi gelar sebagai Raja, dia adalah salah satu orang kepercayaan Raja Jalal.
Kemudian selanjutnya datanglah Tansen Ram Tanu, dia juga salah satu bagian terpenting dari pengadilan Kerajaan Mughal karena suaranya yg mengagumkan yg sangat menyentuh hati Raja Jalal…..
Selanjutnya Mahesh Das, Raja Jalal terkesan dgn pembicaraannya yg blak blakkan ,  Raja Jalal memberinya gelar Birbal, beberapa orang cemburu dgn posisinya……….
berikutnya adalah imam Mubarak dan  kedua anaknya Fazal & Faizi, kemudian Murad O Piazza, selanjutnya Fakir.
Mereka semua adalah orang orang terpenting diPengadilan Kerajaan Mughal ,  mereka juga disebut sebagai Sembilan pendamping setia Raja Jalal.

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.129

Raja jalal memasuki ruangan, ia kemudian berkata tentang salah satu negara bagian yang menyatakan perang….raja meminta pendapat para menterinya , jalan keluar tanpa perang..

 

Birbal-yang-cerdik

“Saya punya satu cara, Yg Mulia, kita dapat memenangkan peperangan tanpa harus bertarung……. ujar Birbal.

“Tapi semua prajurit kita terjebak disana……..” kata Raja Jalal

“Tentara kita memang dikelilingi oleh tentara lawan, Yg Mulia, tapi apabila kita mengelilingi mereka dari sisi luar maka mereka akan dikelilingi dari sisi dalam & sisi luar oleh tentara tentara Mughal, saya yakin mereka akan meninggalkan medan tersebut………………..”ujar Birbal.

“pemikiran yang bagus….”kata jalal, ia senang birbal menjadi bagian dari pengadilan sehingga bisa mendengarkan ide2 nya yang cemerlang, selanjutnya ia menyuruh birbal menyiapkan strategi…

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.129 – Anarkali yang pintar, Salim yang penyayang………….dan haidar yang jahat

Murad dan haidar sedang ngobrol ditaman, mengapa raja marah kepada mereka sedangkan tidak dengan pangeran salim….

Ratu salima datang dan menggandeng murad pergi…

“Ibu, apa salah kami??………..”tanya Murad.

“Pangeran Salim adalah putra mahkota ,  kau telah menolongnya keluar dari istana, itu bukan perbuatan yg baik, nak…………” ujar Ratu Salima.

Sementara itu Haidar berbicara pada dirinya sendiri sambil melihat kearah teras dimana dulu Adham Khan (ayah Haidar) dibunuh oleh Raja Jalal disana………………..

Haidar kecil

“Yg Mulia sudah melemparkan ayahku dari teras, dia jahat! dia jahat! tapi aku akan lebih jahat dari pada dia! aku akan membalas dendam kematian ayahku pada waktu yg tepat!!!” kata Haidar bersungguh-sungguh dgn amarah yg membara.

Pangeran salim sedang berada di ruangan ratu rukaiya, ia mengatakan tentang ibunya yang tak mau berbicara dengannya…

“Kenapa kau tidak takut sama ayahmu??” tanya Ratu Rukaiya……

“Apa? takut? Aku?…tanya Pangeran Salim “Tidak, ibu Ratu Rukaiya pada kenyataannya ayahlah yg takut padaku…” ujar Pangeran Salim lagi tepat pada saat itu Raja Jalal datang menemui mereka dan berdiri tepat dibelakang Pangeran Salim……….

“sekhu baba…………”kata raja jalal, pangeran salim langsung berbalik…..

Ia menyangkal semua yang tadi dikatakannya…………….hehe

Pangeran salim berkata kepada jalal bahwa ibunya masih mendiamkannya, kemudian jalal mengajaknya keluar………ratu rukaiya memandang keduanya dengan tatapan kecemburuan…

Zil Bahar menegur Anarkali karena telah menghina pangeran salim….”Dia datang kesini tanpa memberitahu dulu, ibu…………”bela Anarkali.
“Kau itu kalau diberitahu orang tua, selalu membela, itu tdak baik nak………..” ujar Zil Bahar lalu pergi dari hadapan Anarkali.
Teman Anarkali yg sedari tadi mendengarkan pembicaraan Anarakali dgn ibunya berkata seharusnya anarkali berteman dengan pangeran salim dengan begitu mereka akan bisa melihat lihat istana dan makan enak….
Anarkali yang cantik
“Aku tidak membutuhkan semua itu, ayahku adalah seorang penyanyi berbakat & dia mendapat pekerjaannya diistana karena bakatnya, jadi aku akan masuk keistana juga hanya karena bakatku saja jadi bukan karena belas kasihan orang lain………..”ujar Anarkali dengan penuh percaya diri….

Raja jalal dan salim sudah sampai didepan kamar ratu jodha….ia menyuruh salim berbicara dengan ibunya sesuai yang dia ajarkan……hehe

“Salam istri tersayang tuan Raja Jalalludin……………” sapa Pangeran Salim lalu melihat keluar kearah ayahnya………….

Ratu Jodha langsung teringat bagaimana dulu Raja Jalal dgn cara yg sama memanggilnya dgn sebutan seperti itu …..ketika mereka sedang menyamar sebagai Gujraties (kejadian ketika mereka mau berziarah setelah Ratu Jodha minum racun Benazir)

“Aku lapaaaar, tolonglah buatkan aku roti dan  bicaralah padaku, jangan biarkan ada keheningan diantara kita…..” kata Pangeran Salim lagi……….

Ratu Jodha langsung sadar kalau Raja Jalal sudah menyuruh Pangeran Salim untuk mengatakan semua ini…………….

“Aku sudah tahu semuanya, apa yg Pangeran Salim katakan tadi itu semua darimu kan, Yg Mulia, janganlah bersembunyi, ayo datanglah kesini…….” ujar Ratu Jodha, akhirnya Raja Jalalpun keluar dari persembunyiannya…………

 

Salim-merayu-ibunya

 

Pangeran salim terlihat resah….

Ratu Jodha tertawa melihat tingkah laku Pangeran Salim dan  merenggangkan kedua tangannya untuk memeluk , lalu ia memeluk Pangeran Salim erat.

“Apakah itu artinya ibu memaafkan aku?” tanya Pangeran Salim,

Ratu Jodha mencium keningnya…”Iya sayang, ibu memaafkanmu….”kata Ratu Jodha

Sementara itu Raja Jalal tersenyum bahagia melihat kebahagiaan diantara kedua orang yg sangat dicintainya itu.

Apa yang akan terjadi selanjutnya……ikuti terus Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.130

Sumber :Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.129

Comments

comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Matur suwun .. Tlg Jangan di copy content ini :)