Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.130 – Keramaian di Meena Bazaar…

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.129 – Melihat kepolosan salim, ratu jodha akhirnya memaafkannya….

Raja jalal memuji birbal yang cerdik, mereka akan memenangkan pertempuran tanpa perang…

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.130 selanjutnya….

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.130 – Keramaian di kios pangeran salim…

Suatu pagi, Raja Jalal mengundang semua orang kesebuah pertemuan…………

“Hari ini, kita akan mengadakan meena bazaar …Semua orang bisa ikut berpartisipasi & aku akan memberikan hadiah untuk kios yg paling indah, kalian semua bisa mempersiapkan sampai sore nanti…”ujar Raja Jalal lagi

cara CEPAT-KURUS-LANGSING-3-HARItombol-Beli-Sekarang FIFORLIF

Pangeran salim minta ijin kepada ayahnya untuk ikut………..akhirnya raja jalal berkata bahwa hanya para perempuan yg punya anak saja yg bisa ikut berpartisipasi dimeena bazaar.

Ratu rukaiya sangat terkejut……….ia diam seribu bahasa tapi dari kejauhan Ratu Jodha memperhatikan wajah Ratu Rukaiya dan ia mengerti.

Ketika sedang berkumpul dibale-bale istana ditengah taman, Raja Jalal mengatakan kepada para menterinya bahwa semua orang yg berhubungan dgn istana, baik keluarga kerajaan maupun yg bekerja diistana bisa berpartisipasi diMeena Bazar…………

Raja Jalal lalu menyuruh Maan Sigh utk menjaga keamanan karena Pangeran Salim akan berada disana juga, lalu dia berlalu dari sana.

Dikamarnya ratu rukaiya sedang mengisap hokkah, ia teringat dengan apa yang jalal katakan. “Aku harus bisa mempengaruhi keputusan Raja Jalal, bagaimana bisa dia berbuat seperti itu…”kata ratu rukaiya….

Ratu jodha sedang sendirian dikamar, kemudian raja jalal datang…………..dia mengingatkan jalal tentang keputusannya tadi, bagaimna dengan ratu rukaiya….

“Mashaallah, aku tdak pernah berfikiran seperti itu, Ratu Jodha, aku tidak bermaksud seperti itu………..” kata Raja Jalal

“Yg Mulia, aku punya satu ide bagus, Ratu Rukaiya tetap bisa satu kios bersama Pangeran Salim karena dia kan juga punya hak atas Pangeran Salim…” kata Ratu Jodha

Ratuu rukaiya datang kesana….mereka memutuskan ratu jodha dan ratu rukaiya akan bersama salim dlam satu kios…

Kios pangeran salim==============

Kios pangeran salim tampak paling ramai, banyak wanita yang datang dan membeli barang barangnya. Setiap yang membeli barang di kiosnya, pangeran salim akan mencium tangan mereka…….

Raja jalal datang…”Waah, bagus sekali kau menjual barang-barang ini, Sekhu Baba…”kata Raja Jalal,

Raja jalal mendatangi kios salim

“Kau tahu, Ratu Rukaiya, hari ini aku bahagia sekali, karena biasanya kau dan  Ratu Jodha selalu saling bersaing satu sama lain di Meena Bazar tapi kali ini kalian berdua bekerja bersama-sama…….” ujar Raja Jalal sambil memandang kedua istrinya.

Sementara Ratu Jodha dan Ratu Rukaiya hanya tersenyum saja .

Lalu, Pangeran Salim memintanya utk membeli sesuatu dikiosnya, Raja Jalalpun membeli salah satu barang Pangeran Salim dan  memberinya koin emas kePangeran Salim, ketika Raja Jalal hendak meninggalkan kiosnya …..
“Berhenti dulu, Yg Mulia………….” kata Pangeran Salim lalu dia mencium tangan ayahnya.
“Buat siapa saja yg mengunjungi kiosku ini, aku akan memberikan hadiah ini pada mereka yaitu mencium tangan mereka…………..”ujar Pangeran Salim lagi.
“Oooh, jadi kau tahu sekali yaa bagaimana caranya menarik perhatian orang-orang, ayah suka itu” ujar Raja Jalal sambil mencium kening putranya & berlalu darisana.
Ratu Jodha sangat senang sekali melihat tingkah laku anaknya itu, dilihat terus seperti itu oleh Ratu Jodha lalu tiba-tiba saja Pangeran Salim bilang Ratu Jodha………..”Ibu, Aku tdak mau berbicara dgn ibu”kata Pangeran Salim
“Haiii, Kau sudah mengatakan hal itu berulang kali kpada ibu…………”kata Ratu Jodha sambil tersenyum.
Dikios haidar================
Haidar memenuhi kiosnya dgn mainan-mainan yg terbuat dari tanah liat, kemudian dia merusak salah satu mainan tersebut…..
javeeda kemudian mengingatkan anaknya bahwa dulu kios mereka juga ramai dikunjungi orang…
“Ini semua cuma sandiwara utk menyenangkan hati Pangeran Salim saja, ibu…………” kata Haidar lagi sambil menginjak-injak mainan yg sudah dibantingnya tadi dgn nada marah.

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.130

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.130 – Keramaian di Meena Bazar…

Zil bahar juga datang bersama anaknya anarkali dan temannya sakina , mereka membawa surat undangan. Zil memberi uang kepada anaknya untuk membeli barang yang mereka inginkan di meena bazar…

Anarkali melihat kios pangeran salim yang ramai…

“Dia sudah menjual semua barangnya, semua orang yg datang kekiosnya itu karena ingin melihat Pangeran Salim dari dekat, apalagi Mariam Uz Zamani juga bersama dgn dia, sudah, kita pergi saja darisini! kita cari sesuatu yg bisa dimakan, ayook!!” kata Anarkali

Dikios Murad dan danial===================

 

Kios murad dan danial

Sesaat kemudian Anarkali dan  Sakina mengunjungi kios Murad mereka berdua ingin membeli ladu, tapi saat itu Murad & Danial sedang asyik bertengkar….

“Heiii, anak-anak jangan bertengkar, lihat ada yg mau membeli ladu kalian………..” kata Ratu Salima sambil melerai  Murad dan  Danial…………

Danial melihat anarkali dan mengusirnya…tapi murad melarangnya.

“Kami mau beli ladu…………..” kata Sakina & Anarkali, kemudian Murad mencoba menghitung berapa banyak uang yg dibutuhkan utk ladu-ladunya ini……….

Pangeran Salim melihat Anarkali sedang berada dikios Murad, kemudian Pangeran Salim memandang kearah Anarkali, Anarkalipun membalas menatap kearah Pangeran Salim, mereka berdua saling menatap tdak suka satu sama lain…………

Pangeran salim minta ijin ratu rukaiya untuk meninggalkan kiosnya sebentar, ibunya tak dia hiraukan….

Dikios Mehtab===============
mehtab dan raja jalal
Salah seorang perempuan bertanya pada Mehtab (anak Bhaksi Bano), dari kejauhan Raja Jalal melihat Mehtab sangat kesulitan utk mengerti apa yg perempuan itu katakan padanya karena dia bisu & tuli…..
Raja Jalal langsung menemui mereka dan  memberikan restunya pada Mehtab.
Raja Jalal mencoba berbicara dgn Mehtab dgn menggunakan bahasa isyarat, Mehtab langsung bisa mengerti apa yg dimaksud oleh Raja Jalal ….
“Aku akan memanah 5 buah utk mendapatkan hadiah……..”ujar Raja Jalal, lalu Raja Jalal memanah 5 buah buahan tersebut dlam sekali bidikan, semua orang memuji keahliannya dan bertepuk tangan.
“Mehtab, apa hadiah yg aku dapatkan??” tanya Raja Jalal.
Mehtab mengambil Al Qur’an dan  memberikannya pada Raja Jalal, Raja Jalalpun tersenyum sambil berujar……………..”Mashaallah………..”ujar Raja Jalal
“Bhaksi, anak perempuanmu ini unik diseluruh dunia ini, aku datang kesini utk membeli sesuatu darinya tapi malah dialah yg membeli sesuatu dariku…………..” ujar Raja Jalal lagi,
“Dia adalah yg paling berharga buatku, Yg Mulia, dia adalah anak yg murni……” kata Bhaksi
“Hari ini kau akan mendapat keuntungan dari kiosmu ini, aku akan membeli semua yg kau jual dikiosmu, kau akan mendapatkan uang lebih daripada Pangeran Salim….” kata Raja Jalal sambil memberikan sekantung uang pada Mehtab.
Mehtab tersenyum bahagia….

Pangeran salim

Ternyata pangeran salim pergi untuk menemui nadira atau anarkali….

“Kita sudah mengunjungi semua kios diMeena Bazar ini tapi kenapa kita tdak mampir kekios Pangeran Salim juga??”……… kata Sakina.

Anarkali berkata mereka tidak akan kekios pangeran salim….

Pangeran salim datang……..”Heii, kau anak yg punya gelang kaki itu kan??”tanya Pangeran Salim.

Nadira mengelak…..mereka berdua malah saling berdebat…

“Heh kau anak perempuan! jangan mengata-ngatai kiosku! beraninya kau!!” kata Pangeran Salim.
“Heh! jangan panggil aku anak perempuan, namaku Nadira……….”ujar Nadira.
Nama yang jelek kata pangeran salim….
“Kau tahu, ayahmulah yg memberi nama itu padaku & jangan katakan kalau itu kiosmu, itu adalah kios ibumu!!” ujar Nadira sambil berlalu menuju kios Mehtab….
Pangeran Salim mengikutinya dibelakang……..”Aku yakin kau tdak bisa melakukannya, sini aku bantu”ujar Pangeran Salim sambil menawarkan bantuan Nadira utk memanah.
“Aku sudah terbiasa memanah sejak umurku 5 tahun”ujar Pangeran Salim lagi

Apa yang akan terjadi ikuti terus Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.131

Sumber :Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.130

Comments

comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Matur suwun .. Tlg Jangan di copy content ini :)