Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.136 – Kesedihan Jalal Dan Jodha Melepaskan Kepergian Salim…

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.135- Pangeran salim dibawa di pengadilan karena dia telah dengan sengaja membuat seorang anak terluka…raja jalal sangat murka kepada salim karena membohonginya…

Raja jalal kemudian mendatangi sinenek qodir dengan menyamar…Sedangkan zil bahar berniat untuk melarikan diri…

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.136 selanjutnya…

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.136 – Aksi Ratu rukaiya Untuk menyelamatkan salim…

===Suami zil bahar , rasyid berusaha menenangkan istrinya…
“Semua yang terjadi ini karena takdir Yang Maha Kuasa, jika Yang Mulia ingin membalas dendam pada kita maka dia tidak bisa melakukannya, dan jika kita lari dari sini maka kebenaran yang diungkapkan Nadira bisa dianggap sebagai kebohongan, jangan khawatir, buuu…”

Kemudian  Zil Bahar kembali teringat akan ramalan Shagnui Bai ketika dia mengandung Nadira …

“Saatmu tinggal didalam gubuk ini akan segera berakhir dan kamu akan masuk ke dalam istana…” begitu ramalan Shagnui Bai.

cara CEPAT-KURUS-LANGSING-3-HARItombol-Beli-Sekarang FIFORLIF

===Malam itu seperti biasanya raja jalal yang sedang gundah mendatangi timbangan untuk mendapatkan petunjuk, disatu sisi ada anak dan juga pewarisnya yang begitu dia cintai dan disisi lainnya adalah rakyat yang harus ia beri keadilan…

Kegelisahan raja jalal
Ratu jodha datang…ia berkata ia tahu apa yang sedang ada dipikiran raja jalal…

“Besok, yang mulia  harus memberikan keadilan untuk rakyatmu, apapun keputusanmu … tapi ingatlah … Salim melakukan kesalahan ini tidak sengaja, Yang Mulia” ujar Jodha.
Begitu mendengar kata kata Jodha, Jalal langsung berbalik arah menghadap ke Jodha…ia merasa kesal karena jodha hanya memikirkan salim, sebagai seorang mariam uz zamani, semuua anak dinegeri ini adalah anaknya juga..seharusnya ia mengerti itu…
Jalal juga menyatakan kekesalannya kepada salim karena berani berbohong kepadanya…
“Maafkan aku, Yang Mulia …. Aku hanya ingin mengatakan bahwa Salim bukanlah seorang anak yang dengan sengaja melukai anak yang lain, dia bahkan juga bisa merasakan kesakitan ketika dia menolong seekor merpati tempo hari dan jika kamu masih berfikir bahwa Salim adalah seorang penjahat, berilah hukuman padanya, sebagai seorang Raja, kamu memang harus menghukumnya…” kata Jodha
Pangeran salim ternyata mendengar pembicaraan mereka…ia takut karena ibunya juga akan menghukumnya…
“Salim baru berusia 9 tahun, Yang Mulia … dan dia memang telah melakukan kesalahan, seorang pewaris tahta Kerajaan yang bisa menghentikanmu menghukum para pengkhianat, jangan tekan dia dengan keputusanmu, Yang Mulia…” kata Jodha sambil berlalu meninggalkan Jalal.
Raja Jalal langsung menoleh memperhatikan Jodha yang telah menjauh darinya, Jalal benar benar berada dalam dilema…

Salim memeluk rukaiya

===dikamar rukaiya…salim berlari memeluk rukaiya, ia mengharap bantuan dan pertolongan ibu keduanya, ia sangat ketakutan…

“Sudah … sudah Salim, tenang tenang … jangan menangis lagi … ibu ada disini untukmu, tidak akan terjadi apa apa, ibumu mungkin tidak bisa berbuat banyak tapi aku … aku adalah ibumu yang terbaik dan aku tidak akan membiarkanmu dihukum, kamu aman bersama ibu, Salim….. “kata Ratu rukaiya.

“Ini akan menjadi kemenangan pertamaku dari Jodha, dia akan tahu bagaimana sakitnya ketika dia merenggut anakku, aku akan membuat Salim menjadi anakku dan Jodha hanya sebagai Mariam Uz Zamani….”kata rukaiya dalam hati…
===Semua orang membicarakan kasus yang menimpa pangeran salim mereka penasaran dengan apa yang akan raja putuskan…
===Persidangan digelar…pangeran salim gelisah karena tak melihat ratu rukaiya…begitu raja jalal tiba…kegelisahan salim makin menjadi…
Jalal meminta manshing untuk membawa pangeran salim majuu kedepan…salim terlihat cemas…
Raja jalal kemudian berkata dengan lantang…”Kesultanan Mughal terkenal dengan keadilannya, aku telah melakukan keadilan dengan duduk diatas singgasana selama ini dan aku akan memberikan keadilan pada hari ini juga. Dan keputusanku adalah …. “
Tiba tiba sebuah panah melesat disamping raja… , semua yang hadir disana terkejut…..Raja jalal mebentak siapa yang berani melakukannya…

Ratu rukaiya menyerang jalal

“aku…”kata ratu rukaiya kemudian.
Raja jalal menyuruh prajurit menangkap ratu rukaiya…
Ibu ratu hamida berdiri dan bertanya kepada rukaiya kenapa memanah kearah yang mulia…
“Maafkan saya ibu, target saya sebenarnya bukan Yang Mulia tapi pemegang api yang berada dibelakangnya, jika tadi Yang Mulia tidak mengelak kemudian dia terluka oleh anak panah saya, itu kan bukan kesalahan saya….”ujar Rukaiya.
“Kamu telah melakukan tindakan kejahatan karena kamu menggunakan senjata di ruang sidang, Ratu Rukaiya!! Kamu harus dipenjara atas perbuatanmu ini !!”bentak Jalal.Ratu jodha membela apa yang rukaiya lakukan…tapi raja jalal tak bergeming , ia menyuruh prajurit untuk menangkap ratu rukaiya…

 Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.136 – Keputusan raja jalal untuk salim…

Ibu ratu hamida menghentikan jalal….”berhenti…”katanya

“Jika kau adalah raja maka aku adlaah Marium makani, kau tak bisa menahan Ratu mughal…dia memang melakukan kesalahan tapi itu dilakukannya untuk menjelaskan kepadamu tentang salim, dia berhak membela salim….” kata ibu ratu dengan tegas…

Kemudian ibu ratu menyuruh pengawal membebaskan ratu rukaiya…kemudian rukaiya memegang bahu salim untuk memberikan semangat kepadanya…sebelum ia kembali duduk di tempat duduk para ratu…

 

Salim dan ayahnya
Akhirnya raja jalal memutuskan bahwa salim adalah pelakunya…

“aku tahu salim melakukannya dengan tidak sengaja…tapi salim telah membuat nenek ini menderita maka hukuman untuk salim adalah dia harus tinggal dirumah nenek qodir sebagai rakyat biasa…dia harus menggantikan semua pekerjaan salim, tak seorangpun boleh menemui salim…dan dia harus tinggal dirumah qodir…!!”

Pangeran salim menangis…Ratu jodha nampak sedih…dia meneteskan air mata karena akan berpisah dengan putra semata wayangnya…sedangkan nenek qodir terharu dengan keadilan yang diberikan raja jalal kepadanya…

Raja jalal meminta rahim untuk mempersiapkan semua kebutuhan salim selama di nenek qodir…

===Semua keluarga kerajaan berkumpul untuk melepaskan kepergian salim…salim sudah berpakaian sebagai rakyat biasa…”kakak…tolong aku kakak , kau kan dekat dengan ayah, ayah pasti mendengarkanmu…”rengek salim kepada rahim sambil menangis tersedu sedu…

Salim juga berlari kearah neneknya…mereka berpelukan, ratu hamida tak kuat melihat kepergian salim, ia menuju keruangannya…

Manshing datang dan mengatakan kepada salim sudah waktunya mereka berangkat…salim juga merengek kepada manshing untuk menolongnya…danial juga minta untuk menemani salim…tapi hukuman ini hanya untuk salim saja…

Salim melihat raja jalal, kemudian ia berlari kepada ayahnya…ia bersimpuh memegang kaki ayahnya…”ayah…maafkan aku ayah…jangan kirim aku keluar..tolonggg…”

“Sekhu Baba, hari ini kamu tunduk pada ayah tapi ayah harap jangan pernah kamu tunduk pada siapapun kecuali, Tuhan !” ujar Jalal sambil berlalu dari sana…

Salim segera menghampiri Jodha dan menundukkan kepalanya…

“Ibuuu, kamu adalah Tuhanku, aku tunduk padamu, ibuuu …. tapi toloong jangan biarkan aku pergi, ibuuu…” rengek Salim sambil terus menangis, Jodha bersimpuh didepan Salim….hatinya hancur…

Ratu jodha berusaha membujuk salim untuk menerima hukumannya dengan senyuman…dia yakin salim pasti bisa…

 

Jodha memeluk salim dengan erat
Ratu jodha tak kuasa menahan tangisnya….

“Ratu Jodha, kendalikan dirimu, Yang Mulia tidak akan suka melihatmu seperti ini. Kamu adalah Mariam Uz Zamani, suatu saat nanti ketika Salim pergi berperang, apakah kamu juga akan menangis seperti ini ? Salim akan menjadi seorang Raja, Ratu Jodha …. anggaplah hari ini sebagai perang Salim yang pertama, antarkan dia dengan senyuman…”kata rukaiya.

“Sebagai Mariam Uz Zamani … aku bisa menghadapi semua ini, Ratu Rukaiya tapi tidak sebagai seorang ibu”
kata Jodha…

Ratu rukaiya nampak tersinggung dengan ucapan jodha…semua ratu yang ada ditempat itu terlihat sedih…

Rahim datang untuk mengambil salim…akhirnya jodha melepaskan kepergian salim.

Dalam hati salim berkata…”Seandainya saja ibu memohon pada ayah, ayah pasti akan setuju dengan pendapat ibu, ibuuu … aku mohon sekali lagi jangan biarkan aku pergi …”

Raja-jalal

===Raja Jalal meminta manshing dan rahim untuk tetap mengawasi pangeran salim, karena ia adalah pewaris kerajaan . Jalal tak ingin ada sesuatu yang menimpa anaknya selama menjalani hukumannya diluar istana…

Ia melihat kepergihan salim dari kejauhan…hatinya juga hancur dan kecewa berpisah dengan putra kesayangannya…

Apa yang akan terjadi selanjutnya??? ikuti terus Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.137

Sumber :Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.136

Comments

comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Matur suwun .. Tlg Jangan di copy content ini :)