Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.137 – Kerinduan Jodha pada Pangeran salim…

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.136- Ratu rukaiya menunjukkan kepada raja jalal bahwa salim melakukan tindakannya dengan tidak sengaja.

Raja jalal menghukum salim untuk tinggal di rumah nenek qodir dan mengantikan semua pekerjaan qodir …

Semua keluarga kerajaan bersedih dengan kepergian pangeran salim keluar istana…

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.137 selanjutnya…

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.137 – Pangeran salim menjalani hukumannya…

Rahim dan Pangeran Salim akhirnya sampai dirumah nenek qodir yang bernama fatima , mereka dikawal oleh sepasukan prajurit, saat itu nenek  fatima  sedang berada di teras rumah sedang menjemur pakaian …

cara CEPAT-KURUS-LANGSING-3-HARItombol-Beli-Sekarang FIFORLIF

“Pangeran Salim telah datang, nek … dia akan tinggal disini bersamamu…”kata Rahim.

Nenek qodir berkata….”Aku telah mendapatkan keadilan dari Yang Mulia … tapi Pangeran Salim tidak bisa tinggal disini, bawalah dia pulang”

Rahim menjawab dia hanya menjalankan tugas…”kamu harus menuruti perintah Raja Jalalludin Muhammad Akbar, Pangeran Salim akan tinggal disini…” kata Rahim lagi,

Kemudian mereka masuk kedalam rumah…salim dan rahim terkejut melihat rumah yang sangat sederhana itu…

Salim menjalani hukumannya
“Kami hanya punya satu tempat tidur, biasanya saya yg tidur disana dan Qadir tidur di bawah, nah … sekarang
Pangeran Salim yang tidur diatas kasur dan saya akan tidur dilantai…”kata nenek qodir sambil mengambil barang barangnya dari tempat tidur…

Salim  kemudian  meminta minum pada nenek Fatima, nenek Fatima memberinya air didalam secangkir gelas yang terbuat dari tanah liat tapi tanpa sengaja Salim menjatuhkannya hingga berantakan, Salim meminta maaf pada nenek Fatima. …

Tak berapa lama kemudian Rahim pamit untuk kembali ke istana, diciumnya kening Salim dan segera pergi keluar dari gubuk itu….

“Tugas kalian disini untuk menjaga keselamatan Pangeran Salim, bukan untuk membantu pekerjaannya, biarkan
dia melakukan semuanya sendiri ! ini perintah Yang Mulia !!” perintah Rahim.

Pangeran salim kembali mendekati rahim…”Baijaan …. aku tidak mau tinggal disini … aku ingin pulaaaang” rengek Salim…

Rahim langsung pergi meninggaalkan salim…

===Siang itu, Murad , Haidar dan Danial sedang duduk duduk diteras istana, sejak kerpergian Salim … Danial nampak murung dan tidak mau makan…padahal biasanya dia paling lahap makan ladu…

“Aku juga kehilangan Salim, Danial … dia memang beda, aku akui kadang aku cemburu sama dia tapi jujur ,,,
aku tidak pernah menginginkan dia pergi meninggalkan kita” kata Murad.

“Kamu benar, Murad … aku sendiri juga tidak bisa tidur, Salim benar benar bintang yang bersinar terang di istana ini…..” ujar Haidar.

Murad berkata ia benci kepada anak perempuan bernama nadira…”Hmmm … aku tidak bisa membayangkan bagaimana seorang pewaris tahta Kerajaan bisa tinggal disana…”ujar Haidar.

===Ratu jodha mencegat rahim yang datang dari mengantar salim….dia ingin tahu kondisi salim disana…

“Tenang Ratu Jodha … Pangeran Salim akan baik baik saja disana, kita berdoa saja semoga Tuhan selalu memberinya kesehatan…”bujuk Shamshad.

Kesedihan ratu jodha
“Anakku sendirian disana, Shamshad … bagaimana dia bisa tidur tanpa aku ?? aku harus pergi ke tempat Salim, dia tidak bisa tinggal disana”kata Jodha.

Malam itu Jodha tidak bisa tidur, dia terus memikirkan Salim … karena ini adalah pertama kalinya Salim pergi
jauh darinya, Jodha mondar mandir terus didalam kamarnya….

Sementara itu ketika Jalal hendak menuju ke kamarnya sendiri, ia melihat ratu Jodha mondar mandir dikamarnya , lama Jalal memperhatikan Jodha….

Jalal sebenarnya juga merasakan hal yang sama, hatinyapun terluka … hingga tak berapa lama kemudian Hamidah datang mendekati Jalal yang sedang memperhatikan Jodha, Hamidahpun melihat Jodha masih terus berjalan mondar mandir.

“Aku tidak ingin ini terjadi pada Salim, Jalal…”ujar Hamida

“Salim memang salah tapi hal itu dilakukannya dengan tidak sengaja dan dia telah mendapatkan hukumannya, sekarang panggillah dia … ajaklah Salim pulang. Dia masih kecil … paling tidak demi Jodha, ajaklah Salim pulang” ujar Hamida,

Raja jalal berkata kepada ibunya….”Ibuu … aku tahu Ratu Jodha sangat terluka atas Salim dan aku juga merasakan hal yang sama, aku juga terluka sebagai ayahnya, akan tetapi aku ingin membuat Salim mengerti … ini semua
demi kebaikannya sendiri, sebagai seorang Raja dia harus mengerti tidak ada yang lebih baik selain keadilan”

“Lalu … sampai kapan cucuku tinggal disana, Jalal ??” tanya Hamida.

“Sampai Qadir sembuh…” jawab Jalal

“Lalu seandainya Qadir tidak kunjung sembuh juga, bagaimana Jalal ??” tanya ibu hamida lagi…

“Hmmm … kalau begitu Salim harus tinggal disana selama hidupnya, ibuu …kita berdoa saja semoga Qadir segera sembuh” jawab Jalal.
Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.137

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.137 – Secara rahasia ratu rukaiya pergi menemui pangeran salim…

Raja jalal sedih melihat jodha
===Pagi harinya…ratu jodha sedang melakukan pemujaan. Ia berdoa untuk keselamatan salim…

Pada saat yang sama raja jalal menanyakan keadaan salim kepada man shing…”dia baik baik saja yang mulia…”jawab man shing.

Raja dan Man shing juga  todar berpapasan dengan ratu jodha…ratu jodha memberikan persembahannya…tapi jodha hanya diam membisu…

=== Dirumah nenek fatima salim sedang tidur dan membayangkan bersama ibunya…ada sebuah tangan membelai kepalanya. Ketika salim menoleh ternyata yang datang adalah ratu rukaiya…

“dimana ibuku??” tnaya salim. Ratu rukaiya berkata ratu jodha tak bisa datang karena dia adalah mariam uz zamani sehingga harus mengikuti apa kata yang mulia…

“tapi aku akan datang…aku ada disini untukmu…kenapa kau belum tidur??”tanya rukaiya.

Pangeran salim mengeluh kasurnya keras, makannay juga tak enak. Ratu rukaiya kemudian membuka bingkisannya…dia membawa banyak makanan untuk salim…

Tapi rukaiya telah memasukkan ganja kedalam makanan salim…sehingga salim pusing..melihat salim tertidur, ratu rukaiya berkata dengan sinis…”kamu bukan anakku salim…kamu adalah pelayanku…”

Rezham menemani rukaiya menemui salim

Ratu rukaiya keluar dari rumah itu …rezham telah menunggunya. Ia berpean kepada rezham tak boleh seorangpun tahu dia menemuinya….”

“Anda tidak melakukan kejahatan apapun Ratu Rukaiya, anda  adalah ibunya….”kata Reesham
Ratu rukaiya tersenyum penuh arti… dia teringat dengan pembicaraanya dengan ratu jodha yang berniat menemui salim apapun yang terjadi, tapi ia berusaha mencegah jodha untuk datang…karena dialah yang akan menemui salim…

“Aku mungkin adalah ibu tirinya Salim tapi aku adalah ibu yang terbaik buat dia….” ujarnya rukaiya dalam hati

===Pangeran salim sedang membantu nenek fatima membersihkan rumah, kemudian ia mengeluh lapar kepada sang nenek….nenek berkata kayu bakarnya habis sehingga ia belum memasak. ia akan mengambil kayu bakar lebih dahulu…

Pangeran berkata ia yang akan mengambil kayu bakarnya…sang pangeran keluar rumah dengan membawa kapak dan berjalan  menuju kehutan..

Para pengawal termasuk rahim yang ada disekitar rumah nenek fatima kemudian mengikuti kemana salim pergi…

Pangeran tiba dihutan dan dia mulai memotong kayu, tapi karena tenaganya tak seberapa, ia tak berhasil…

Pada saat yang sama nadira dan sakina juga masuk kehutan dan melihat salim yang sedang memotong kayu…sakina menyalahkan nadira karena ulahnya maka salim harus menerima getahnya…

“aku hanya mengatakan hal yang benar…apa salahku??” jawab nadira, ia lalu mengajak sakina pergi dari sana…tiba tiba salim mengaduh…

Nadira yang baik hati

Nadira teringat dengan pesan ibunya…ia lalu menghampiri salim dan memberikan kayu bakar untuknya…tapi salim menolak, ia masih kesal dengan nadira…

Nadira lalu meninggalkannya sambil mengomel…setelah nadira pergi , salim memperhatikan kayu 2 yang ditinggalkan nadira dan mengamatinya…

===Raja jalal sedang duduk berdua dengan ratu jodha …tapi sang ratu hanya diam. Jalal kemudian memegang dagu istrinya dan membelai kepala jodha…

“ratu jodha apa kau marah kepadaku??”…kata raja jalal

“Tidak, bagaimana bisa aku marah denganmu ? aku tidak apa apa … ini semua karena Salim, Yang Mulia … aku sedang memikirkan dia…”ujar Jodha
Raja jalal tahu jodha merindukan salim sama juga seperti dirinya…
“Ratu Jodha, lihat aku … tatap mataku …Ratu Jodha, apakah kamu pikir bahwa Salim adalah musuhku ??” kata Jalal…
“Aku adalah ayahnya, aku juga sangat rindu padanya, melihat dia dihukum seperti ini, hatiku juga terluka, Ratu Jodha …” kata Jalal lagi dengan pandangan matanya yang berkaca kaca.
“Tahukah kau ratu jodha  ….setelah kita melewati begitu banyak halangan dan rintangan, akhirnya aku bisa mendapatkan Salim … aku telah kehilangan anak anakku…
aku telah membunuh 30.000 orang tidak bersalah, sampai pada akhirnya aku menyadari bahwa aku hidup harus bisa membuat orang lain bahagia dan melayani mereka tanpa pamrih apapun, dan akhirnya aku mempunyai Salim……………”kata Jalal sambil menahan air matanya.
Jodha masih terdiam sambil terus memandangi wajah suami yang sangat dicintainya itu dengan penuh haru..

Rindunya jodha pada pangeran salimv

Raja jalal berkata ia senang karena salim mendapatkan kesempaatan untuk melayani rakyatnya…dia akan menjadi ksatria nantinya kata raja jalal…

Ratu jodha kemudian berkata …”yang mulia bolehkah aku menemui pangeran salim …sekali saja”
“Aku hormati keinginanmu, Ratu Jodha … tapi aku tidak bisa mengabulkan permintaanmu…….” jawab raja jalal. Ratu jodha hanya terdiam…

Apa yang akan terjadi selanjutnya??? ikuti terus Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.138

Sumber :Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.137

Comments

comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Matur suwun .. Tlg Jangan di copy content ini :)