Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag .140 – Rasyid mendapatkan Pengampunan Dari Raja jalal…

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag .139 – Nyawa pangeran salim dalam bahaya, untunglah raja jalal dan para pengawalnya telah siap siaga…

Seorang penyerang salim tertangkap dan dia tinggal dirumah rasyid…mungkinkah rasyid akan menjadi terdakwa??

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag .140 berikutnya…

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag .140 – Raja jalal membebaskan rasyid…

===Mendengar pengakuan yakub …ratu rukaiya langsung menimpali bahwa rasyid adalah seorang pengkhianat juga…

Beberapa menteri mendukung pendapat ratu rukaiya, karena telah membantu orang ini maka rasyid juga bisa disebut pengkhianat…

cara CEPAT-KURUS-LANGSING-3-HARItombol-Beli-Sekarang FIFORLIF

Raja jalal kemudian mengintruksikan agar membawa rasyid kehadapannya…

===Sementara itu dirumahnya, rasyid berkata pada zil bahar bahwa yakup adalah pengkhianat. Zil teringat saat yakup dan istrinya minta dipertemukan dengan salim…ternyata itu adalah bagian dari rencana yakup…

Datanglah todar mal yang langsung menangkap rasyid, zil dan nadira tak bisa berbuat apa apa hanya melihat kepergian rasyid dengan pandangan sedih…

===Akhirnya rasyid dihadapkan didepan raja jalal…”Yang Mulia, saya memang menerima yakup dirumah saya…tapi saya sungguh tak tahu jika tujuannya adalah membunuh pangeran salim….kami telah diperdaya olehnya yang mulia…” ujar rayid…

Todar menimpali…rayid pernah bekerja diistana raja parog…

“memang benar yang mulia… saya dulu bekerja disana tapi saya tidak ada hubungannya dengan rencana pembunuhan Pangeran Salim, Yang Mulia … tolong saya mohon … maafkan saya, Yang Mulia”ujar Rashid

“Kami tidak pernah melakukan apapun untuk menyakiti Pangeran Salim, Yang Mulia … kami sangat mencintai Pangeran Salim seperti layaknya anak kami sendiri…..”sela Zil Bahar sambil menangis…

 

Penyerang pangeran salim

Ratu jodha membenarkan bahwa mereka telah sekali membantu menyelamatkan pangeran salim…

“Tapi kesetiaan dapat saja berubah, Ratu Jodha dan mungkin bisa saja mereka melakukan itu semua agar Yang Mulia percaya dengan mereka….” kata Rukaiya sengit…
Rasyid tak berdaya…dia tak punya bukti yang meringankan tuduhan kepadanya…akhirnya ia berkata dia siap untuk dihukum…
Mendengar pengakuan rasyid raja jalal kemudian berkata…”keputusanku adalaah rasyid dan zil bahar bukan pengkhianat…” Orang yang telah menyelamatkan orang lain tidak akan membahayakan nyawa orang lain…kata jalal kemudian…
Kedua orang ini nampak lega dengan keputusan raja jalal…tapi semua yang ada dalam ruang sidang terkejut, semua yang ada diruang sidang tampak saling berpandangan…kecuali ratu jodha…
“Anda telah menunjukkan kepada kami bahwa hukum di mughal diatas segalanya..terima kasih yang mulia, kami tidak akan melupakan hal ini…”ujar rasyid sambil menitikkan air mata..
Raja jalal berkata dia memaafkan rasyid tapi dia akan memberikan pelajaran kepada raja parog…yakup nampak gemetar ketakutan.
===Raja jalal sedang duduk dikamar dan mengikatkan sorban dikepalnya, ratu rukaiya datang dan membantunya…
Ratu rukaiya kembali membahas tentang rasyid tapi jalal menyudahi pembicaraan itu, apa yang sudah dia putuskan semua wajib mentaatinya….
“sudah rukaiya…jangan mencampuri ku dalam mengurus kerajaan. menurutku keadilan yang sebenarnya adalaah tidak menghukum orng yang tidak bersalah….”kata jalal tegas
Tapi ratu rukaiya masih saja bicara…raja jalal kemudian mengambil pedangnya dan pergi  meninggalkan rukaiya. Ratu rukaiya terlihat kecewa jalal tak memperhatikan sarannya…

Rasyid dan zil bahar

===Zil bahar sedang berdiri didepan rumah menunggu kedatangan suaminya pulang…
Sepanjang jalannya rasyid merasa tak enak karena tak seorangpun membalas sapaanya, mereka menuduh dirinya telah melindungi seorang pengkhianat….meski raja memaafkannya …
Rasyid berkata kepada istrinya dia harus mengklarifikasi tuduhan orang orang kepadanya, tap zil berkata untuk membiarkannya saja…”yang penting yang mulia tidak menganggapmu bersalah..mereka takkan mengerti, biarkan saja mereka bicara”kata zil menenangkan suaminya…
===Malam itu rukaiya datang menemui salim…rahim berusaha menghentikanya tapi rukaiya malah menantang, akhirnya rahim memberinya jalan…
Sesampainya didalam gubug, ratu rukaiya kembali mencekoki salim dengan informasi yang tidak benar dan menyesatkan…dia bercerita tentang penyerangan oleh sekelompok orang untuk membunuh pangeran salim tapi raja jalal dan pasukan berhasil melumpuhkan mereka…
Rukaiya juga menceritakan tentang rasyid yang dilepaskan oleh raja jalal karena persetujuan ratu jodha…padahal rasyid telah membantu penyerang itu…
Salim berpikir ibunya tak pernah datang menengoknya tapi rukaiya berani menghadapi hukuman dan selalu menjenguknya…

Rukaiya menengok salim

“sekarang salim sudah ada dalam genggamanku…lama kelamaan dia akan mengacuhkan rtu jodha dan memihak kepadaku…”kata rukaiya dalam hati.

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag .140

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag .140 – Ratu rukaiya dihukum karena melanggar perintah raja…

===Diruang sidang istana….ratu rukaiya dihadapkan pada raja jalal…dia disidangkan karena melanggar perintah raja….

“Ratu Rukaiya kau memang punya kekuasaan di harem tapi bukan berarti kau akan melanggar perintahku….kau juga bilang tak takut padaku??” tanya jalal dengan marah…
Dengan penuh percaya diri rukaiya menjawab…”ya..aku melakukan semua itu karena cintaku pada pangeran salim…jika tak bertemu dengannya aku merasa gelisah!”
“apa kau akan berkata kami tidak mencintai salim!!” kata raja jalal membentak rukaiya…
Raja jalal kemudian berkata, ratu jodha bertemu salim dipasar tapi dia tak menemuinya…”dia bahkan meminta maaf kepadaku…Dan sebagai Mariam Uz Zamani dia kembali meminta ijinku, dia tak pergi menemui salim karena menghormati perintahku!!

Ratu-rukaiya-dibawa-keruang-sidang

Semua yang ada disidang nampak tegang dengan kemarahan raja jalal…

“Kau selalu melakukan apapun sesuai keinginanmu….dan selalu melanggar perintahku !! aku pernah mengacuhkan mu saat kau menemui salim, tapi ternyata kau terus melakukannya!! kata raja jalal super marah…

Kemudian raja jalal meminta Todar Maal untuk melarang rukaiya keluar dari istana, jika sampai terjadi lagi maka prajurit yang berjaga pada saat itu akan mendapatkan hukuman…
Rukaiya berusaha membela diri….”tapi yang mulia….” tapi jalal sudah pergi meninggalkan sidang…
===Raja jalal sedang berjalan ditaman…tiba tiba sebuah tangan menggandengnya, dia mehtab keponakannya…jalal kemudian tersenyum dan mencium kening mehtab…
Jalal menggandeng mehtab dan mengajaknya duduk ditaman…”aku langsung tenang jika melihatmu…”ujar raja jalal.
Dengan bahasa isyaratnya mehtab berkata agar raja jalal membawa salim pulang karena dia rindu padanya…Raja jalal berkata ia juga merindukan salim dan berdoa kepada tuhan agar salim segera kembali…
Raja jalal kemudian memetik sebuah mawar merah dan memberikannya kepada mehtab…mehtab tersenyum menerima bunga itu…mehtab lalu berlari menemui ratu jodha yang kebetulan lewat…

Ratu jodha dan mehtab

Dia meminta ratu jodha menunduk dan mendaratkan kecupan dipipi ratu jodha….ia berikan bunga mawar itu kepada ratu jodha. Raja jalal tersenyum melihat mereka berdua dari kejauhan…

===Dikamarnya…ratu rukaiya sedang berbicara sendiri…”Suatu saat nanti Salim akan kembali ke Jalal tetapi tidak menjadi anak dari Jalal dan Jodha tapi anak Rukaiya…

jalal….kau  tadi berteriak seperti itu didepan semua orang karena aku tidak mempunyai kekuatan Mariam Uz Zamani akan tetapi aku akan selalu membujuk salim dan  membuat Salim mendukung aku !! ujar ratu rukaiya dengan nada marah…

===Ratu Jodha dan Jalal sedang berjalan jalan ditaman istana, mereka sedang membahas masalah Rukaiya yang sering menemui Salim….

Ratu jodha merasa raja telah bersikap keras kepada rukaiya…Jalal berkata dengan tegas bahwa semua yang diistana ini mencintai salim tapi tak ada yang melanggar perintah…

Jalal bertanya kepada jodha apa kegiatannya hari ini….

“Seperti anda yang mulia… setiap malam kamu selalu melindungi Salim, aku juga selalu pergi ke Mandir setiap hari untuk mendoakan Salim dan Qadir, aku akan melakukan ‘Havan’ (semacam pemujaan pada Dewa) untuk mereka berdua jika kamu mengijinkan…” kata Jodha,

Raja jalal berkata bahwa dia selalu berdoa pada tuhan dan dewa khrisna agar doa ratu jodha dikabulkan…

Setelah ratu jodha pergi, raja jalal berkata pada dirinya sendiri….”ratu jodha selalu melakukan hal yang baik , semoga tuhan mengabulkan doanya dan membuat salim segera kembali …”

Sementara itu kesehatan Qadir dari hari ke hari semakin bertambah buruk , itu adalah sebuah pertanyaan yang cukup besar apakah Salim akan segera kembali ke istana atau tinggal selamanya bersama nenek Fatimah.

Ratu jodha mendoakan salim

Jodha sedang berada didalam tandu dan melakukan perjalanan ke kuil dengan pengawalan yang ketat…

Sesampainya dikuil ratu jodha meletakkan persembahannya dan melakukan pemujaan….dia mengharapkan kesembuhan qodir…

===Dilain pihak tabib yang mengobati luka luka Qadir merasa putus asa melihat kondisi Qadir …

Sepertinya qodir tak bisa diselamatkan…qodir masih berjuang antara hidup dan mati.

Apa yang akan terjadi selanjutnya…apakah qodir bisa selamat?? ikuti terus Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag .141

Sumber :Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag .140

Comments

comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Matur suwun .. Tlg Jangan di copy content ini :)