Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.33 – Strategi Maham Agar Jodha Terusir dari Istana

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.32-Jalal memerintahkan kepada semua menteri dan pengawalnya agar mengamankan pernikahan Mirza dan Shivani.

Baginya pernikahan ini lebih penting daripada Ancaman Abu mali kepadanya….

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.33 – Maham mulai bertindak

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.33 – Maham mulai menjalankan aksinya….

Adham khan mendatangi Ibunya dan mengatakan kepada Maham, kenapa tidak memberitahukan soal Shivani dan Tejwan kepada Jalal.Ia sudah tak sabar untuk menghancurkan Jodha. Maham berdalih bahwa ia ingin membuat permainan lebih menarik, Shivani akan menderita karena memendam cinta, Jodha yang mengetahui hubungan adeknya akan menyelamatkan muka keluarganya.

Jalal yang mengetahui hal ini passti akan sangat marah dan kemungkinan terbesarnya adalah mengusir Jodha dari Istana….Adham khan salut dengan pemikiran ibunya yang super brillian…hehhehe

cara CEPAT-KURUS-LANGSING-3-HARItombol-Beli-Sekarang FIFORLIF

Benazir berkata kepada Zakira, ia sangat kesal karena pernikahan Mirza akan membuatnya lebih susah untuk mendekati Jalal. Maham menemui Benazir dikamarnya, ia berkata bahwa Benazir akan punya banyak peluang mendekati Jalal jika Jodha telah keluar dari Istana.

Maham berharap Benazir tahu apa yang harus dilakukan. Setelah kepergian Maham, Zakira berkata kepada Benazir dengan kesal karena Maham menganggap mereka berdua pelayannya. Benazir menjawab bahwa Maham telah salah paham tentang dirinya, dia punya alasan khusus dengan mendekati Jalal yaitu akan membunuhnya…

Benazir

Setelah mendatangi Benazir, kali ini Maham menemui Rukaiya…ia terus saja berkeliling untuk menjalankan permainannya. Ia mengatakan kepada Rukaiya bahwa jalal telah menerima pernikahan Mirza dan Shivani tanpa berdiskusi dengan Rukaiya sebagai istri pertamanya, Hal ini menunjukkan bahwa Jalal lebih mendengar apa yang dikatakan Jodha kepadanya…

Maham melanjutkan pendapatnya, seharusnya Jodha juga membicarakan ini dengan Rukaiya tapi ia hanya berdiskusi dengan Permaisuri Hamida…

Maham berkata kepada Rukaiya agar memperkuat posisinya sebagai Ratu utama, dengan ketidakhadiran Jodha maka posisinya akan tambah kuat di Istana para wanita…

Jodha sedang berbincang bincang dengan neneknya ketika Mirza datang, ia ingin Jodha memberitahu Shivani bahwa ada perayaan kesenian di Istana dan ia ingin mengajak Shivani kesana…

Mirza hakim

Mendengar berita pernikahan Shivani dengan Mirza adek Jalal, Pangeran Pratap semakin marah dengan Raja Bharmal , ia menganggap Raja Bharmal adalah seorang pengecut. Ia memutuskan untuk berperang melawan Mughal dan ia akan bersekutu dengan siapapun…

Javeeda bertanya kepada Zakira apakah warna biru cocok untuk dipakainya pada pesta pernikahan Shivani dan Mirza, ia ingin tampil paling cantik pada pesta nanti….Zakira menjawab bahwa baju itu cocok tapi pipi Zaveeda harus merah merona. Zakira mengatakan bahwa wanita arab akan menampar pipinya untuk mendapatkan warna merah alami, Javeeda yang bodoh mengikuti saja kata Zakira.

Maham yang masuk kamar kaget melihat Javeeda menampar pipinya sendiri, Javeeda bahkan meminta dia untuk menampar pipinya. Maham yang kesal dengan kebodohan menantunya ini akhirnya menampar Javeeda dengan sekuat tenaga….Javeeda memintanya menampar sebelahnya karena hasilnya ternyata bagus. Dengan marah Maham menampar pipi Javeeda, Javeeda nampak kegirangan melihat hasil tamparan Maham sebelum akhirnya ia jatuh pingsan….Maham yang melihatnya tidak perduli, ia berjalan menuju dapur istana.

Maham memberikan instruksi kepada dapur istana untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan sempurna….Adham khan mendatangi ibunya, Maham memastikan kepada Adham bahwa jika Jalal tahu Jodha mengkhianatinya maka sesuatu yang menyenangkan akan terjadi…

Jalal sedang berbincang dengan Ibu dan Ratu salima ketika Rukaiya datang, ia meminta ijin untuk berbicara empat mata dengan Jalal. Rukaiya menanyakan kenapa Jalal tak bicara padanya tentang pernikahan Mirza ….ia merasa diabaikan sebagai Ratu utama dan istri pertama Jalal.

Rukaiya protes

Jalal menjawab bahwa ia tak perlu memberikan kabar kepada keluarga sendiri, secara otomatis semua tahu. Mirza sendiri juga mencintai Shivani….dan ia merasa ia masih ada di posisi yang kuat.

Jodha sedang berdoa didepan patung Dewa Khrisna, saat Sukanya ada disampingnya. Sukanya ingin berpamitan kepada Jodha. Mereka berdua membicarakan tentang adek bungsu keduanya yaitu Shivani yang akhirnya akan menikah juga…

Shivani yang telah diberitahu Jodha tentang undangan Mirza memutuskan untuk datang. Moti menawarkan diri kepada Shivani akan menemaninya, tapi Shivani menolaknya. Ia akan pergi bersama pelayan lainnya. Maham mendengarkan pembicaraan mereka berdua…

Mirza sendiri telah berada di Istana sebelah utara, dia kagum dengan karya yang dibuat oleh Tejwan…Ia berkata bahwa tunangannya Shivani sangat menyukai seni. Tejwan kaget nama Shivani disebut, tapi ia diam saja…

Shivani telah datang, ia merasa deg degan dan takut. Mirza menyambutnya dan mengucapkan terima kasih karena memenuhi undangnnya. Mirza menunjukkan seni pahat patung kepada Shivani, ia kaget karena Tej yang memahatnya. Tapi kemudian lega karena Mirza tak tahu hubungan keduanya….Maham ternyata mengikuti kemana Shivani pergi…

Setelah Mirza pergi, Shivani meminta pembawa tandunya untuk menunggu. Ia bergegas menemui Tejwan. Mereka berdua berpelukan dan membicarakan tentang kawain lari, Maham mendengar pembicaraan itu…

Maham anga yang licik

Shivani telah kembali ke Istana, bersama nenek dan kakaknya mereka memberikan hadiah kepada Permaisuri Hamida. Permaisuri Hamida dan para Ratu jalal menerimanya. Sebaliknya permaisuri juga memberikan hadiah untuk Ratu Jodha, yaitu pakaian Mughal yang indah…Jodha ragu ragu, apa yang akan dilakukannya nanti. Tapi akhirnya ia memakai juga pakaian itu….

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.33 – Penampilan Jodha pada Upacara adat menjelang pernikahan Shivani Membuat Jalal terpana

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.33 – Jodha memasuki ruang pertemuan dengan memakai pakaian Mughal. Ia tampil cantik dan menawan dengan busana itu sampai Jalal tak berkedip memandangnnya….Nenek Jodha, Raja Bharmal  dan Ibu suri juga kagum dengan penampilan Jodha. Hanya Maham , Rukaiya dan benazir yang melihat Jodha dengan wajah tak suka karena iri….

Jodha memakai pakaian Mughal

Ketika telah dekat didepan Jalal, Jodha memberi salam. Jalal melihat Jodha dari ujung kaki sampai ujung rambut. Warna hijau adalah warna kesukaannya, dan itu telah Jodha pakai hari ini…

Jodha mengucapkan salam juga kepada ayah dan saudara saudaranya, kemudian ia menuju ke tempat duduk. Ibu suri menyambutnya, ia mencium kening Jodha. Hamida sangat menyayangi menantunya yang ini…

Semua wanita yang duduk di sana menyapanya. Kecuali Rukaiya tentunya, apalagi Maham terus saja memanasinya. Jalal masih saja memandangi Jodha dari jauh….ia benar benar jatuh cinta.

Upacara dilanjutkan dengan tari tarian, Sepanjang tarian Jalal terus saja memandangi Jodha, sampai Jodha memergokinya dan Jodha merasa malu….setelah tarian usai Raja Bharmal minta izin untuk melanjutkan ritual Rajvansi. Jalal mengiyakan karena Jodha telah mengikuti tradisinya maka iapun sebaliknya akan mengikuti Tradisi Amer….

Jalal terpesona dengan keanggunan Jodha

Jalal memberi isyarat Rukaiya untuk maju, kemudian Salima, sampai giliran Jodha. Jalal memnadangnnya dengan tatapan lembut…Jalal memberi isyarat kepada Ratu Jodha, Jodha bingung. Ahhirnya dia tahu Jalal memintanya memperbaiki letak cincin hidungnya…..Jodha tersenyum dan mengucapkan terima kasih. Jalal memandangnnya dengan lembut sekali……………….(Adegan ini menurut saya adalah adegan paling romantis yang mereka berdua lakukan, ada chemistry. sayangnya hanya ada di serial. realitynya Mereka berdua telah mempunyai pasangan masing2)

Jalal menunggu Jodha ditaman, ketika Jodha datang. Jalal berkata bahwa malam ini ia ingin memuji Jodha secara langsung …”Kau cantik sekali malam ini Ratu Jodha…” katanya. Jodha tersenyum dan mengucapkan terima kasih…

Jalal dan Jodha

Jalal bertanya apakah Jodha berniat untuk mengubah agamanya juga. Jodha menjawab bahwa itu tak akan terjadi, misalnya terjadi hanya dalam mimpi Jalal saja…

Jodha berkata bahwa ia memakai pakaian itu untuk menyenangkan Permaisuri Hamida saja, Jalal berkata ng masalah, tapi dengan memakai warna kesukaannya itu membuktikan bahwa Jodha adalah tipe wanita  lain dimulut lain dihati…..hahhahha

Selanjutnya jalal berkata bahwa pakaian itu pasti cocok jika dikenakan Benazir. Jodha berkata bahwa Jalal silahkan jika ingin memberikan pakaian itu kepada Benazir, sekarang ia tidak akan terpengaruh jika Jalal bersama wanita lain…berarti dulu terpengaruh kata Jalal…hehehe

Jodha buru buru minta ijin pergi, ia tak akan menang berdebat dengan Jalal…

Tiba tiba Jodha berhenti, Jalal tersenyum…Jalal kemudian bertanya apa yang Jodha pikirkan saat malam itu dengan menghina dirinya? ia ingin penjelasan. Jodha tak begitu memperhatikan apa yang Jalal katakan ia kemudian berjalan kembali. Jalal memanggilnya….

Jalal memberikan gelang

Jalal mengambil gelang kaki Jodha yang terjatuh…Jodha melihat kearah kakinya, gelangnnya tak ada. Jodha meminta gelang itu dengan mengulurkan tangannya. Jalal memegang tangan Jodha dan meletakkan gelang tersebut ditelapak tangan Jodha. Ia menggenggam tangan Jodha….

Jodha berjalan pergi, Jalal melihatnya sampai bayangan Jodha menghilang dari pandangannya….

Bagaimanakh kisah selanjutnya….apa lagi yang Maham lakukan untuk merusak pernikahan Mirza?? kapan hubungan Jalal dan Jodha kembali mesra??

LanjutSinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.34…..

Sumber :Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.33

Comments

comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Matur suwun .. Tlg Jangan di copy content ini :)