Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.35 – Jalal menghukum Raja Bharmal

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.34 – Jodha menemui Jalal untuk menjelaskan semuanya….Jalal mempercayainya, ia menyalahkan Raja Bharmal atas apa yang terjadi. Ia akan menemui Raja Bharmal sebagai Raja…

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.35 -Jalal menemui Raja Bharmal untuk mendapatkan penjelasan

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.35– Jalal berjalan dengan amarah yang memuncak, peristiwa gagalnya pernikahan Mirza sangat mencoreng namanya.

Jalal bertanya kepada Raja Bharmal apakah dia tahu Shivani telah mencintai seorang pemahat. Raja Bharmal terdiam dan menangis …ia teringat kembali saat memarahi Shivani di Amer karena Shivani menjalin hubungan dengan seorang pekerja.

Jalal memegang pundak mertuanya. Ia tak ingin Raja Bharmal menangis…

Jalal marah karena merasa di manfaatkan, jika Bharmal tahu bahwa putrinya telah menjalin hubungan dengan seseorang kenapa dia langsung menyetujui perjodohan ini…

cara CEPAT-KURUS-LANGSING-3-HARItombol-Beli-Sekarang FIFORLIF

Jalal bertanya kepada Raja Jalal apa yang harus dia lakukan….Raja Bharmal berkata bahwa Shivani adalah anaknya dan dia telah mempermalukan semua orang, dialah yang patut untuk dipersalahkan. Raja bharmal siap dengan semua hukuman untuknya…Raja Bharmal menundukkan dirinya dilantai…

Jalal juga menundukkan dirinya dilantai menyamai Raja Bharmal, Jalal berkata bahwa kesalahan terbesar Bharmal adalah menikahkan anak tanpa persetujuannya, dan menyetujui aliansi dengan Mughal, menyembunyikan kebenaran darinya.

Jalal menyuruh Raja Bharmal dimasukkan kedalam penjara…

Mirza mendatangi Jalal dan bertanya apa kesalahan Raja Bharmal sehingga harus dihukum karena kejadian ini. Jalal menjawab bahwa ia telah dihukum karena Kesalahnnya…Peraturan harus adil katanya, kemudian Jalal pergi meninggalkan Mirza.

Semua wanita haremn membicarakan Shivani yang melarikan diri dengan seorang pria..pada pesta pernikahannya . Jodha mendengarkan saja, tentu saja ia merasa malu…

Jodha dan seluruh keluarganya melihat ketika ayah mereka, Raja Bharmal dikawal untuk dibawa ke penjara. Jodha sedih karena Ayah dan adiknya telah mengkhianati dirinya..dan ia akan hidup dalam rasa malu selamanya.

Maham dan Rukaiya mengejek keluarga Jodha….

Pada pagi hari…Mirza menemui Jalal. Jalal menyambutnya, ia bertanya pada Mirza apa yang bisa dia lakukan untuk mengobati kesedihannya….Mirza meminta Jalal membebaskan Raja Bharmal tapi Jalal menolak…

Jalal dan MirzaJalal berkata bahwa Raja bharmal telah menyakiti Mirza, juga telah membohonginya…

Mirza mengingatkan bahwa hukum Mughal tidak menghukum ortu atas kesalahan anak dan menghukum anak karena kesalahan ortu…

Mirza menjelaskan kepada Jalal tentang sakit hatinya…akan tetapi dia akan lebih sakit jika tahu tentang Shivani setelah mereka menikah…

Cinta tidak mengenal apapun kata Mirza…bahkan diapun mencintai putri Rajpur yang beragama lain…

Ketika keduanya asyik berbincang Ratu Jodha minta ijin untuk bertemu…

Mirza mendekati Jalal kemudian berkata bahwa ia sama sekali tak ada dendam dengan Shivani. Ia tak ingin Jalal melakukan apapun dengan  Shivani, tejwan ataupun lainnya..karena inilah Cinta kata Mirza. Kau tak akan bisa menyakiti orang yang kau cintai meski kau ingin, kau akan sakit jika melihat mereka menderita..

Jodha mendatangi keduanya, kali ini ia hanya diam dengan wajah penuh kesedihan…

“Yang mulia maafkan aku, aku merasa sangat malu atas perbuatan saudara dan ayahku….” Jodha berkata kepada Jalal , ia terus berbicara maaf kepada Jalal. Akan tetapi Jalal hanya terdiam. Jalal teringat akan kata kata yang Mirza ucapkan….Jalal menengok kearah Jodha. Jalal menatapnya sebentar kemudian langsung pergi tanpa berkata sepatahpun….Jodha sampai heran kenapa Jalal pergi tanpa menjawabnya.

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.34- Jalal memaafkan Raja Bharmal

Jodha bahagiaSinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.35 – Jodha menangis terus sepanjang hari. Ia merasa sangat malu….sungguh malu. Ayahnya tak hanya mencuranginya tapi juga membohongi Mirza dan yang mulia…Bahkan permaisuri Hamida telah menganggapnya sebagai putri sendiri

Sebelumnya ia sangat bangga menjadi putri Rajpur, sekarang semua kebanggan itu telah hilang…
Seorang pelayan datang mengabarkan bahwa yang mulia telah membebaskan Raja Bharmal, dan mengijinkannya kembali ke Amer. Senyum Jodha langsung berkembang…

Raja Bharmal mengajak ibunya segera pergi meninggalkan Agra, ia tak punya keberanian untuk bertemu dengan siapapun bahkan Jodha. Ibu suri mendatangi mereka….Raja bharmal segera meminta maaf atas tindakan Shivani, ia merasa sangat malu kepada keluarga di Agra. Ibu suri orang yang sangat bijaksana. Ia sama sekali tidak menyalahkan Bharmal karena iapun akan kecewa jika anaknya menikah dengan orang yang tidak sederajat. Dia sangat mengerti perasaan itu….

Jodha juga mendatangi ayah dan keluarganya….”Raja dan Mirza mungkin telah memaafkan ayah, tapi aku tidak punya hati seperti mereka. Aku tidak bisa menerima apa yang ayah lakukan, aku tidak akan pernah memaafkan apa yang yang ayah lakukan…..”

Jodha menyalahkan ayahnya atas apa yang terjadi. Ayahnya tak hanya mempermalukan Amer tapi juga Mughal yang terhina dan rusak reputasinya..

Mirza hakim yang gagal menikahJalal mendatangi Mirza dikamarnya. Mirza telah tertidur, tapi Jalal tahu ia lelah karena lama menangis. Ia meminta pelayan mengambilkan selimut, tapi yang datang adalah Ratu Jodha…

Jalal mengambil selimut dari tangan Jodha, kemudian ia berlalu meninggalkan Jodha tanpa menyapanya…

Jodha kemudian menyusul Jalal…

Raja Jalal menatap tajam kepada Jodha, sebelum berkata, “Kau benar, Jodha, diam menghancurkan seseorang dari dalam. Apa kau tahu jika Mirza diam ketika menanti kedatangan Shivani, bahkan saat mengetahui Shivani kabur bersama pria lain? Kau tahu, ia bahkan tetap diam sampai sekarang.”

Jalal berkata ia melihat adiknya menangis, sebagai kakak aku bisa merasakannya kata Jalal…

Jalal memegang tangan kanan Jodha dan berkata bahwa dia akan menghukum dua orang yang paling bertanggung jawab atas kejadian ini , yaitu Shivani dan Tejwan.
“Baginda…” ucap Ratu Jodha.
Raja Jalal mengacungkan telunjuk kanannya di depan wajah Ratu Jodha. “Cukup…!” kata jalal

Ia ingin berkata banyak tapi kata kata Mirza terngiang lagi ditelinganya…. ‘Inilah arti cinta sebenarnya: kita tak bisa menyakiti orang yang kita cintai, meskipun kita ingin menyakitinya!’ Lidah Raja Jalal tercekat.

Diturunkannya tangannya. kecuali sebuah pernyataan, “Aku hanya ingin kau ingat bahwa diam menghancurkan seseorang dari dalam.”

Jalal memarahi Jodha

Ratu Jodha sama sekali tak bicara dan menanggapi, ia sudah sangat malu dengan keadaan yang ada. Jalal pergi meninggalkannya….

Seorang prajurit Gulfam namanya, menemui Syarifuddin di penjara. Ia memberikan kabar bahwa antek Abu Mali ada di istana ini. Syarifuddin tersenyum lebar menerima kabar itu. Ini adalah peluang emas….untuknya bisa keluar dari penjara. Syarifuddin meminta pena dan kertas…ia mulai menulis…

Zakira panik karena sudah tak punya lagi persediaan ular. Jika Benazir sampai tahu ia bisa marah batinnya…Benar yang dikhawatirkan, Benazir sedang sakit dan ia marah begitu Zakira bilang tak ada ular lagi….

Benazir membutuhkan racun ular dalam dosis tertentu, sehingga ular harus selalu tersedia untuknya. Ia tak perduli dan minta Zakira untuk mencarinya. Zakira memperingatkan Benazir untuk mempelankan suaranya. Benazir tak perduli, ia sakit dan gelisah….

Ratu Jodha mendengar suara ribut dari kamar Benazir, ia melihat kedalam kamar tapi tak begitu jelas. Moti muncul dan memanggil Jodha. Moti berkata bahwa Syarifuddin memberinya surat yang berisi informasi siapa pengkhianat di Istana dan meminta Jodha menemuinya. Moti mencegah karena ini bisa saja muslihat…tapi Jodha tetap memutuskan untuk menemui Syarifuddin.

Rukaiya dan Maham sedang bicara tentang Jalal yang dengan mudahnya mengeluarkan Raja Bharmal dari penjara. Berbeda dengan Adham khan, Syarifuddin dan Baksi Bhano yang tetap dihukum, Ini terjadi karena Jalal terlalu lunak kepada Jodha……maham meyakinkan Rukaiya untuk melakukan sesuatu. Benazir adalah jawabannya…

Maham anga melarang pelayan menghadiri festival

Beberapa pelayan Ratu Jodha minta ijin kepada Maham untuk mengikuti festival Savitri (upacara keagamaan untuk umat hindu). Tapi Maham menolaknya…Setelah mereka pergi, Maham teringat kembali penghinaan seorang pelayan yang mengatakan, “Sekarang, kau akan tunduk di hadapan seorang Ratu beragama Hindu! Itu akan menghancurkan semua egomu!”

Ia bergumam, ‘Ratu Jodha, hari-harimu di Kerajaan Mughal akan segera berakhir, persiapkan dirimu. Orang bijak berkata: kau takkan bisa mengalahkan musuh-musuhmu, kecuali kau berpikir seperti mereka. Dan orang yang akan mengalahkanmu adalah Benazir.”

Jodha menemui Syarifuddin di penjara

Jodha menemui Syarifuddin di penjara….Setelah berbicara agak lama akhirnya Syarifuddin menyebutkan sebuah nama…Benazir…Jodha kaget mendengar informasi ini.

Dia adalah wanita yang ditugasi Abu mali untuk membunuh Jalal. Benazir adalah wanita yang ada di harem Abu mali, dia sudah sering mendapat tugas untuk membunuh seseorang…kata Syarifuddin kepada Jodha.

Moti memperingatkan Jodha untuk tak lagi menemui Syarifddin karena Jalal bisa marah besar jika tahu akan hal ini. Jodha akhirnya menceritakan semua yang Syarifuddin katakan…

Seorang pelayan memberitahukan bahwa Jalal sedang mengumumkan perang . Mereka berdua bertanya tanya dengan siapa Agra akan berperang. Jalal mengumumkan bahwa Agra akan berperang melawan tentara Afgan Pathans yang telah mengusik Chandheri. Jalal memerintahkan Mirza hakim untuk memimpin perang.  Adham khan dan Maham kecewa mendengarnya…

Jalal juga menyuruh manshing untuk berperang. Sebelum berangkat perang ia meminta ijin untuk mohon restu kepada bibinya Ratu Jodha.

Permaisuri hamida meminta Jalal untuk memikirkan kembali keputusanya. “Aku khawatir padanya – ia masih emosional dan belum stabil sama sekali.”

“Seperti yang Anda pikirkan Ibu,” sahut Raja Jalal, “Aku juga mengkhawatirkan Mirza Hakim. Tapi Ibu juga harus ingat, jika Mirza juga merupakan bagian dari Mughal. Seorang Mughal memiliki tugas memenangkan perang ketimbang hanya memenangkan cinta. Aku sadar, ia masih terluka hatinya karena kegagalan pernikahannya, tapi aku mengirimnya ke medan peran supaya ia bisa melupakan semua masalahnya.”

Lanjut episode Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.35

Sumber :Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.34

Comments

comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Matur suwun .. Tlg Jangan di copy content ini :)