Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.46- Perjalanan Cinta Jodha Akbar Untuk Berziarah

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.45 – Jodha dan Jalal melakukan perjalanan untuk berziarah. Ketika sampai di perbatasan Mughal, para prajurit menghentikannya dan meminta sejumlah uang.

Jalal menolaknya, karena itu bukanlah yang Jalal perintahkan. Ini adalah perbuatan oknum yang tidak bertanggung jawab. Akhirnya mereka berdua dimasukkan kedalam tahanan….

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.46 – Jodha dan Jalal Menghabiskan malam mereka di Penjara

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.46 – Seorang napi mendekati Jalal, ia bertanya banyak hal terutama tentang kenapa ia masuk penjara. Jalal menjawab singkat bahwa ia telah mencuri, napi tompel kembali bertanya apa yang dia curi…”Ratu Jodha …”Kata jalal dalam hati, sambil menatap Jodha tentunya.

Tapi sepertinya Napi tompel tahu, ia menganggap Jalal seperti awak kapal dan Jodha sebagai mutiaranya. Tentu saja Jalal tersenyum masam…hhehe. Napi tompel berkata bahwa isri Raja Jalaluddin sangatlah cantik, bahkan sangat berbakti, ia rela minum racun demi menyelamatkan suaminya…..

Napi tompel terus saja mengganggu Jalal, Jodha hanya tersenyum geli melihatnya…

cara CEPAT-KURUS-LANGSING-3-HARItombol-Beli-Sekarang FIFORLIF

Jalal mendekati Jodha dan menanyakan kondisinya. Jodha berkata ia baik baik saja…. Jalal kembali bertanya kepada Jodha..apakah dia lapar??. Jalal langsung berteriak mita makan.

Makanan yang disajikan ditahanan ternyata mengerikan alias tidak layak dimakan, Jalal memprotesnya…

Perjalanan cinta jodha jalal

Jalal juga bertanya tentang pajak yang mereka ambil dari para peziarah, ia bertanya siapa yang memerintahkannya. sipir memperlihatkan surat perintah itu yang telah dibubuhi stempel kerajaan…Jalal berteriak bahwa itu tidak benar.

Raja Jalal kembali bertanya kenapa orang yang pergi harus membayar pajak yatra?
“Karena kamu itu beragama Hindu!” kata sipir.

Sipir membawa Jalal ke tiang hukuman, ia diikat. Penjaga telah bersiap dengan cambuknya. Jodha mendekati Jalal dan mengatakan akan memberitahu kepada mereka siapa dia sebenarnya. Jalal menolaknya, ia minta Jodha berjanji untuk diam….Ketika Penjaga mengangkat cambuknya, Jodha segera merebutnya dan memberikan semua perhiasan sebagai gantinya. Jalal tampak kecewa dengan apa yang dilakukan Jodha….

Jodha jalal bergandengan tanganAkhirnya mereka berdua melanjutkan perjalanan berdua saja, karena rombongan pengawalnya masih meringkuk di tahanan. Kejadian di penjara membuat hubungan keduany makin dekat. Jalal memberikan tangannya kemudian mereka berdua berjalan sambil bergandengan tangan….

Melihat kondisi Jodah, Jalal memutuskan untuk beristirahat dan membuat api unggun, meski Jodha menolaknya…

 

Jodha duduk ditanah dan melihat kakinya yang bengkak. Dengan sigap Jalal mengumpulkan kayu dan membuat api. Ia kemudian melepaskan ikat pinggangnya.

Cinta Jodha akbarMembasahinya dengan air kemudian meletakkan batu yang panas didalamnya. Ia akan mengompres kaki Jodha dengan itu tapi Jodha menolaknya dan melakukannya sendiri….

Jodha  mengatakan “Seorang suami tak boleh menyentuh kaki seorang istri. Itu peraturan Rajvanshi”

Jalal memandangnya dengan penuh cinta, Jodha tersenyum simpul…

Sampai kemudian terdengar suara musik, mereka memutuskan untuk mendatangi suara itu…

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.46 – Petualangan Jodha dan Jalal bersama Rombongan Karavan

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.46– Sementara itu didalam penjara Syarifuddin marah marah karena Jodha tak segera melepaskannya….bukannya dia telah banyak membantu Jodha mengungkap siapa sebenarnya Benazir.

Adham lapor kepada ibunya bahwa Syarifuddin berpikir akan dibebaskan. Maham meyakinkan Adham khan bahwa Jalal takkan pernah membebaskannya. Maham jadi berfikir siapa yang akan membantu Syarifuddin keluar dari penjara.

Jalal dan Jodaha telah sampai ke asal suara musik, sebuah rombongan karavan.  Jodha ragu untuk bergabung, tapi Jalal meyakinkanya. Orang karavan ternyata sangat ramah, mereka menyambut kedatangan keduanya dengan baik.

Kisah perjalanan Jodha Jalal

Ketua rombongan memanggil istrinya yang kemudian mengajak Jodha dan memberinya gelang untuk menandai bahwa ia telah menikah.

Ketua rombongan juga menawari Jalal untuk menghirup Hokka bersama. Ia bertanya darimana Jalal berasal.
“Kami berdua dari mewaar dan tengah pergi untuk melakukan terat yatra” kata  Raja Jalal, kemudian Ratu Jodha menghampiri mereka dan duduk di sebelah Raja Jalal.

Pertunjukan tari-tarian pun dimulai. Baik Ratu Jodha maupun Raja Jalal sangat menikmatinya. Keduanya saling berimajinasi, Jalal melihat penari didepannya adalah Jodha, sedangkan Jodha melihat Jalal sedang bermain musik. Ia menjadi geli sendiri dan tersenyum

Jodha dan jalal menikmati malam “Apa yang kamu pikirkan?”tanya Raja Jalal dengan logat Rajhistani ketika melihat istrinya tersenyum sendirian.

Namun, Ratu Jodha menjawab tidak apa-apa. Raja Jalal mendengus dan mengatakan bahwa para wanita memang sangat sulit dimengerti.

“Kenapa mencobanya?” ledek Ratu Jodha.
Beberapa waktu kemudian, pertunjukan tari-tarian pun selesai dilakukan. Pria yang menyambut Raja Jalal tadi meminta istrinya untuk membuatkan makanan.
Jalal bertanya kepada pria ketua rombongan kenapa ada disini? Ia menjawab bahwa mereka hanya berhenti sejenak dan akan melanjutkan perjalanan kembali, tempat itu sangat tidak aman pada malam hari, banyak pencuri katanya.

Ratu Jodha, yang melihat para wanita sedang membuat roti, lalu mendekat dan berkata bahwa ia juga ingin membuatkan roti untuk suaminya. Istri pria tadi mempersilakan Ratu Jodha untuk membuatnya. Dia juga mengatakan jika Ratu Jodha pasti sangat mencintai suaminya.

Jodha dan jalal

Ketika Ratu Jodha membuat roti, tak sekalipun mata Raja Jalal lepas dari sang istri. Dari kejauhan Dia menatap Ratu Jodha dengan penuh cinta. Bahkan, waktu tangan Ratu Jodha menyentuh penggorengan panas, Raja Jalal seolah merasakan panas itu dan tampak khawatir….Ketika Jodha kembali melanjutkan pekerjaannya, Jalal langsung tersenyum.

Diistana….para prajurit sedang bersiap. Ratu Rukaiya berniat menyusul Jodha dan Jalal. Ibu permaisuri bertanya bagaimana ia bisa menemukan Jalal dan Jodha yang sedang menyamar. Rukaiya meyakinkan merteuanya bahwa ia pasti akan menemukan mereka berdua….Ibu suri tahu Rukaiya melakukan ini karena takut posisinya terancam….

Rukaiya Sebelum perjalanan dimulai, Rukaiya menemui Maham.

Mereka berjalan bersama . Maham berkata

“Andai saja, Anda mendengarkan saya sejak awal, maka semuanya akan berbeda sekarang. Tapi, pepatah mengatakan lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali” kata Maham.

Ratu Ruqaiya pun pergi meninggalkan istana

 

 

Ratu Jodha yang cantik menghidangkan roti yang ia buat untuk jalal. Ia berkata bahwa ini adalah makanan yang biasa dimakan oleh rakyat jelata. Jalal malah mempertanyakan apakah tangan Jodha baik baik saja….Jodha mengiyakan, ia senang Jalal memperhatikannya….

Ratu Jodha yang cantik

Bagaimanakah kisah perjalanan mereka selanjutnya? apakah Rukaiya akan menemukan mereka berdua??

Lanjut episode Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.47

Sumber :Sinopsis Lengkap Jodha Akbar Bag.46

Comments

comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Matur suwun .. Tlg Jangan di copy content ini :)