SURAT CINTA ANARKALI KEPADA PANGERAN SALIM…SINOPSIS LENGKAP JODHA AKBAR 441

Sinopsis Lengkap Jodha Akbar 440- Anarkali menari di pesta pertunangan pangeran salim, sebagai hadiahnya dia meminta raja jalal membuat pernyataan resmi jika ayahnya tidak bersalah…

Pangeran salim sangat marah begitu mengetahui anarkali kembali ke istana dan menari di acaranya….

RAJA JALAL MEMBUKTIKAN BAHWA ANARKALI TIDAK BERSALAH …

===Pangeran salim sedang dikamarnya dan dia bertanya tanya kenapa anarkali menuduhnya sebagai orang yang telah memaksanya menjadi penari…“sseharusnya aku tak mempercayainya…dia itu  penipu, tapi kenapa aku malah yang merasa bersalah sekarang….”

Liciknya-haidar

===Haidar baru saja selesai bicara dengan anak buahnya ketika pamannya datang…”sepertinya kau punya ide bagus sekarang! semoga tidak gagal lagi haidar….”kata sang paman

cara CEPAT-KURUS-LANGSING-3-HARItombol-Beli-Sekarang FIFORLIF

Ia meminta anak buahnya untuk membawa kasus pencurian kalung yang  pernah dia fitnahkan kepada anarkali, ia berharap anarkali akan membawa nama salim dihadapan raja jalal….maka perelisihan jalal dan salim akan dimulai…

===Raja jalal sedang bersidang bersama para menterinya, ia memberi perintah untuk menarik pajak yang tinggi kepada para pencuri, dan ….”jika mereka tetap mencuri maka potong saja tangannya….”kata sang raja

Todar juga melapor tentang tuduhan pencurian teradap anarkali, salim ingat dengan apa yang dikatakan anarkali kepadanya bahwa ia pernah dituduh mencuri….

Ratu jodha tampak tak percaya dengan apa yang didengarnya, Raja jalal meminta anarkali dihadirkan kesidang

“ini akan menjadi awal dari keretakan jalal dan salim….”guman haidar dalam hati

===Zil bahar dan putrinya anarkali sudah berada dirumah mereka yang baru, tapi zil masih saja cemas. ….Anarkali menangis ketika membuka bungkusan yang berisi pakaian ayahnya…

Zil meminta anaknya untuk meninggalkan tempat itu, tapi anarkali menolak..”apa karena salim??” tanya zil.

Anarkali yang bersedih

Anarkali berkata bukan karena salim dia tidak mau pergi, tapi karena ia tak ingin dianggap sebagai pengkhianat karena telah meninggalkan tugasnya sebagai penari istana….

“setelah nama ayah bersih, aku tak ingin orang berpikir aku juga pengkhianat bu….”kata anarkali kepada ibunya

Tak berapa lama seorang prajurit datang dan memberitahunya jika anarkali ditunggu diruang sidang. Anarkali memandang ibunya, keduanya kembali bertanya tanya apa yang akan terjadi setelah ini….

===Raja jalal mulai menanyai anarkali….”apakah benar kamu telah mencuri kalung dipasar?? apa ada yang ingin kau katakan?” tanya jalal

“ya saya mencurinya yang mulia…..”kata anarkali, haidar kaget kenapa anarkali berbohong…

“ketika ada sebuah kalung ada dalam barang barang yang saya bawa, berarti saya telah mencurinya yang mulia, hukumlah sya karena telah mencuri yang mulia….”kata anarkali

“apa maksudmu anarkali??” tanya raja jalal

Kemudian anarkali menjelaskan ia tak tahu kenapa tiba tiba ada kalung dalam tas bawaannya…

Seorang menteri yang bernama shah abdullah meminta jalal menghukum anarkali yang telah mengakui perbuatanya. Tiba tiba jalal melempar pedangnya kepada shah….semua orang terkejut dengan tindakan raja jalal…

“kau telah mencuri pedangku!!” kata jalal, lalu ia menjelaskan pedangnya ada di tangan shah, hanya dia yang tahu shah tidak mencurinya, tapi shah sendiri tak bisa membuktikan dia tak bersalah…

“aku mengampuni anarkali, dia tidak bersalah, untuk seseorang yang menolak begitu banyak hadiah dariku dia tidak akan mencuri untuk barang semurah itu….”kata jalal, kemudian ia meminta untk ditemukan siapa pelaku sesungguhnya…Ratu jodha tampak puas dengan keputusan suaminya.

Haidar tampak sangat marah, rencana yang telah dengan rapi disusunya kembali gagal….

“anarkali apa kau ada mencurigai seseorang??” tanya jalal, tapi anarkali hanya berkata mungkin ada seseorang yang tidak sengaja melakukanya….

Pangeran salim

Pangeran salim kemudian berdiri …………”biar saya yang menyelidikinya yang mulia, aku akan membawa pelaku sebenarnya kehadapan anda!!” kata salim , membuat anarkali terkejut…

Anarkali mengucapkan terima kasih kepada raja jalal, lalu ia meninggalkan ruang sidang, Ratu jodha terlihat bimbang kenapa salim harus turut campur hal yang menyangkut tentang anarkali…

PANGERAN SALIM MENEMUKAN SURAT CINTA ANARKALI YANG DITUJUKAN KEPADANYA….

===Ditaman istana, pangeran salim benar benar marah kepada haidar yang telah dengan lancang menghancurkan anarkali dengan menggunakan namanya…

“aku hanya ingin melakukan hal yang kau inginkan saat itu…”bela haidar…

Haidar berkata jika ingin menghancurkan seorang gadis maka harus memfitnah kehormatanya, dia melakukanya dengan memfitnahnya mencuri dan membiarkannya  menginap di tempat pelacuran…

“lalu kenapa kau tidak melaporkan semuanya kepadaku?? kenapa kau mengambil keputusan sendiri?? aku tidak pernah ingin hidupnya hancur sampai seperti ini…”kata salim

Haidar terus membela dirinya, dia berkata dia hanya ingin membantu salim membalas dendam…”ingat haidar jangan pernah sakiti anarkali lagi!! sekarang pergilah”kata salim

Haidar pergi dengan amarah yang membara didadanya…

Sepeninggal haidar, salim merasa aneh. Dia merasa sangat bersalah kepada anarkali…“apa aku masih mencintainya??….tidak tidak!! itu tak boleh terjadi, tapi aku akan meminta maaf kepadanya…..” batin salim

Salim kembali jatuh cinta

===Pangeran salim kemudian mendatangi rumah baru anarkali, seorang pelayan berkata dia tdak tahu kemana anarkali pergi…

Ketika sedang dirumah anarkali salim melihat sebuah bungkusan dan ternyata itu adalah surat surat yang ditulis anarkali untuk qutub (pangeran salim sendiri)…ternyata itu adalah Surat cinta anarkali.

Salah satu surat itu berbunyi….”qutub, aku tahu kau hanya seorang prajurit , tapi bagiku kau sangat istimewa. Aku tahu kau takkan pernah membaca suratku tapi aku hanya ingin mengeluarkan semua isi hatiku….sesungguhnya namaku adalah nadira, aku harus berganti nama karena seseorang yaitu salim. inilah yang membuatku tidak suka kpeadanya. tapi sekarang kau adalah hidupku, aku sunguh menyukaimu. dimataku kau adalah raja dan aku ingin hidup selamanya denganmu, anarkali”

Pangeran salim kemudian membuka Surat cinta anarkali  lainnya…

===Pada masa itu keberanian dan kekuasan raja jalal sangat luas, tak seorangpun raja berani menghadapinya  sehingga hanya ada satu peraturan yaitu yang dibuat oleh raja jalalludin muhammad...

Raja jalal sedang merayakan kemenangannya atas berbagai wilayah dengan para menterinya…”sekarang tak seorangpun berani macam macam didepanmu yang mulia”kata birbal

“aku sangat senang sekaligus bangga birbal..”jawab raja jalal…

Shah abdullah malah berkata jika raja jalal seperti tuhan mereka, birbal kelihatan tidak suka dengan kata kata shah yang memabukkan. Dia tidak ingin raja jalal terlena dengan kemenangannya…

Menteri lainnya juga terus memberikan pujian kepada kehebatan raja jalal, birbal berdiri ia memprotes pernyataan menteri itu yang menyesatkan…jalal kemudian menengahinya dan memintanya duduk kembali…

Raja jalalludin akbar

“bagaimana pendapatmu jika ada orang yang dipanggil dengan sebutan tuhan??” tanyanya kepada tansen. Tansen berkata jika raja memang seperti dewa bagi rakyatnya…

Birbal kecewa dengan jawaban tanseen , ia berkata jika  pengetahuan tanseen sangat dangkal, todar menyelanya…”aku mengerti apa yang kau pikirkan, orang spt shah memang tidak baik ada disekitar raja “

Raja jalal kemudian berdiri dan mengangkat gelasnya…”aku memiliki semuanya, kekuasaaan, tahta, kehormatan, apapun bisa kulakukan!! aku diatas semuanya….”

Semua yang ada diruangan itu mengelu elukan raja jalal…

Raja jalal tersenyum senang, hanya birbal yang kelihatan khawatir…”kata kata yang mereka ucapkan bisa menyesatkan bagi yang mulia….”kata birbal kepada todar mal…

Sumber :Surat cinta anarkali

 

Comments

comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Matur suwun .. Tlg Jangan di copy content ini :)