Tips Bulan Madu Sepanjang Hari Ala Rosulluloh

Cara bulan madu sepanjang Hari Ala Rasullullah

Bagi pasangan baru yang Memasuki jenjang pernikahan sering disebut sebagai “ menempuh hidup baru”. Kenapa begitu? Pasangan baru yang telah menikah dan melepas masa lajang mereka akan menempuh dan merasakan kehidupan yang serba baru.

Bulan madu sepanjang hari

Dalam pernikahan seorang pria akan merasakan Bulan Madu setiap harinya, dia akan menemukan kehangatan dalam rumah tangga, tidak ada lagi kesendirian ketika pulang ke rumah, tidak lagi merasakan sunyi di kamar tidur, singkatnya akan banyak hal baru yang tidak ditemui saat masih lajang. Sebagian akan ia nikmati sebagai karunia Allah dan bagian lainnya ia harus sesuaikan dengan meninggalkan kebiasaan lama . Penyesuaian inilah yang acapkali menimbulkan pertentangan dan terasa tidak menyenangkan jika tidak dilakukan dengan tulus dan ikhlas. Untuk itulah diperlukan kesiapan mental bagi siapapun yang akan menikah, karena setiap hari dalam pernikahan akan ditemukan hal hal baru baik yang menyenangkan ataupun tidak.

Kebanyakan orang menganggap bahwa bulan madu hanya pada masa awal awal pernikahan, Tatkala sang buah hati belum lahir, dunia terasa milik berdua saja, mabuk kepayang dan menikmati indahnya surga dunia. Namun tatkala sikecil sudah lahir diikuti dengan yang lainnya, kesibukan kerja suami dan istri ditambah dengan kebandelan si kecil, dan masalah masalah rumah tangga yang senantiasa tak ada habis habisnya. Bisa dibayangkan jika Kepala rumah tangga dan wakilnya tidak bias memainkan perannya maka bisa dipastikan bahwa rumah tangga akan berubah menjadi “neraka” . Tetapi benarkah demikian??

cara CEPAT-KURUS-LANGSING-3-HARItombol-Beli-Sekarang FIFORLIF

Bisakah bulan madu juga dimiliki dan dirasakan oleh pasangan yang telah lama menikah? Bisakah kita merasakan bulan madu sepanjang hari? Bagaimana Rasulluloh membina mahligai rumah tangganya sehingga sakinah, mawaddah dan wa rohmah? Informasi berikut ini semoga bisa membantu menjawab hal hal tersebut diatas. Insya Allah Bulan Madu akan terasa selamanya dalam Rumah tangga kita …

Bulan Madu sepanjang hari seperti yang dilakukan Rosulluloh

Ingin selalu merasakan bulan madu seperti saat menikah, berikut ini tips rumah tangga bahagia dan tips rumah tangga harmonis:

  1. Tips Bulan Madu – Mengubah kebiasaan

Banyak sekali hal hal dalam kehidupan berumah tangga yang menjadi tanda perlunya penyesuaian terhadap kehidupan baru. Kebiasaan menyimpan uang untuk diri sendiri, makan diluar daripada dirumah padahal istri sudah menyiapkan masakan, berbicara sangat keras kepada pasangan………

قال رسول الله ص. م.
ان المتحابين لتري غرفهم في الجنة كالكوكب الطالع الشرقي اوالغربي فيقال من هؤلاء فيقال هؤلاء المتحابون في الله عزوجل (رواه أحمد)

Artinya:
Sesungguhnya orang-orang yang saling mencintai, kamar-kamarnya di surga nanti terlihat seperti bintang yang muncul dari timur atau bintang barat yang berpijar. Lalu ada yang bertanya, “siapa mereka itu?, “mereka itu adalah orang-orang yang mencintai karena Allah ‘Azzawajalla. (HR. Ahmad).

Demikian juga seorang wanita harus menyiapkan mental ketika sudah menjadi istri yang akan diminta oleh suami untuk memberikan pelayanan terbaik baginya – Bulan madu sepanjang hari. Berusaha bangun lebih pagi agar bisa menyiapkan kebutuhan suami, lebih sigap dalam mengurus rumah tangga, menjaga kebersihan . Maka dari itu langkah terbaik yang penting bagi kebaikan hubungan kita adalah mengubah kebiasaan yang dapat mengganggu keharmonisan hubungan . Menghentikan kebiasaan lama dan mengubah nya menjadi yang baru memanglah bukan perkara mudah , tapi dengan komitmen yang kuat ,Allah SWT akan memberikan kemudahan.

  1. Bagaimana suasana Bulan Madu akan tercipta dengan  Beradaptasi

Apa yang kita lakukan jika memasuki lingkungan yang baru – Bulan madu sepanjang hari? Pastinya beradaptasi jauh lebih aman dam mudah ketimbang memaksakan keinginan dan kebiasaan baru kita pada orang lain. Pernikahan tentunya lingkungan baru bagi anda, maka beradaptasilah dengan situasi yang ada. Beradaptasi dengan keluarga mertua dan kebiasaan pasangan kita.

Adaptasi tak hanya kepada sosok pasangan kita, tapi juga pada status dan kewajiban kita sebagai orang yang telah menikah. Seorang bujangan berbeda dengan seorang suami. Yang satu dapat pergi sesuka hati , tapi yang satunya ditunggu oleh orang yang mencintainya. Begitu pula dengan seoran istri beda dengan ketika masih gadis. Yang satu dapat beraktivitas dengan leluasa tanpa memikirkan pekerjaan rumah tangga sementara istri ditunggu pelayanannya oleh suami tericinta. Bulan madu sepanjang hari

  1. Bulan Madu yang indah dalam Rumah tangga dengan Tenggang Rasa

Mengubah kebiasaan buruk – dalam pandangan kita – adalah hal yang baik. Namun adakalanya kebiasaan itu demikian kuat sehingga memerlukan waktu dan tentu saja kesabaran. Marah atau kecewa hanya akan memperburuk keadaan. Sebaiknya kita kaji kembali kebiasaan kebiasaan tersebut, apakah termasuk hal yang melanggar ketentuan syair’at atau tidak? Ya hal ini sangat penting karena bukankah islam adalah tolok ukur segala sesuatu. Bila jawabannya tidak maka toleransi menjadi sangat penting. Setelah hukum syari’at maka tolok ukur berikutnya adalah prioritas pekerjaan dirumah. Bila pasangan melakukan sesuatu yang bukan perkara prioritas maka mengingatkannya adalah sebuah kebaikan. Tentu dengan perkataan dan cara cara yang baik.

Meskipun demikian sewaktu waktu berilah kesempatan kepada pasangan kita untuk melakukan kebiasaan lamanya. Hal ini menunjukkan bahwa kita mampu menerimanya dengan baik, seperti berkunjung kerumah kawan, membeli baju baru, main game, menonton drama ataupun siaran bola dsb.

Hal lain yang bisa kita lakukan dalam menenggang kebiasaaan negative (bukan hal yang diharamkan oleh agama) adalah dengan mengikuti kebiasaannya. Misalkan suami tidak pernah merapikan buku bekas bacaannya, maka jauh lebih baik jika anda yang merapikan ketimbang mengomel. JIka istri selalu terlambat menyiapkan sarapan maka lebih baik jika suami berinisiatif menyiapkan untuk berdua. Selain mendorongnnya berdikap lebih baik (secara halus kita telah menyindirnya) juga akan menyelamatkan kita dar meributkan masalah masalah sepal.

Bulan madu sepanjang hari-Ingat seringkali rumah tangga karam karena masalah kecil seperti kata pepatah “ Tersedak tidak pernah oleh tulang sapi, tapi akibat duri ikan”

  1. Ingin  Bulan Madu lagi ? Husnudzan (Berbaik sangkalah dengan pasangan anda)
Quran, Surah Al-Hujurat, Ayat 12
Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang. (QS. Al- Hujuraat [49].12)

Basic sebuah bangunan rumah tangga adalah kepercayaan akan kesetiaan pasangan kita. Kepercayaan itu adalah karena ketakwaaan dan kesalehan orang yang kita cintai. Maka tatkala terjadi hal yang mengusik keharmonisan rumah tangga, jadikanlah husnudzan sebagai pikiran pertama dalam rumah tanga kita. Ketika pasanan kita marah sebaiknya kita berpikir positif dan berempati. Itu jauh lebih sehat ketimbang balik marah dan atau berprasangka negative. Selalu berpikir positif pada pasangan selalu lebih baik, termasuk ketika kita juga sama sama dalam kondisi yang tidak enak.

Rumah tangga yang diisi dengan banyak prasangka buruk maka telah menjadi “ruang penyiksaan” batin bagi penghuninya. Tidak ada lagi ketenangan, cinta dan kasih saying. Bila itu terjadi maka segera lakukan dialog dari hati ke hati dengan mengedepankan niat untuk memperbaiki hubungan rumah tangga, saling intropeksi , saling memaafkan, saling menjaga kejernihan pikiran dan niat yang tulus.

Hiasilah Rumah Tangga dengan Suasana ber Bulan Madu Setiap harinya

Bulan madu private villa, pakej bulan madu, paket bulan madu ke eropa, bulan madu murah

Bulan madu sepanjang hari pasangan suami istri yang telah lama menikah.

Oleh karenanya berdamailah dengan pasangan kita, terimalah ia apa adanya sambil terus berupaya memperbaiki diri dengan pikiran positif dan prasangka yang baik. Ingat kembali masa awal pernikahan yang penuh dengan cinta. Bukankah kita mencintainya karena ia adalah kekasih pilihan kita? Berusahalah mengubah segala kebiasaan yang mungkin bisa mengganggu ketenangan rumah tangga.

Jangan bosan dan jemu apalagi marah untuk memberikan taushiyyah pada pasangan, karena ia juga membutuhkan perbaikan diri, meski mungkin belum disadarinya. Beri alasn kenapa harus berubah, jangan menyerangnya dengan kritikan apalagi celaan. Jadilah pasangan yang toleran dan selalu berprasangka baik.

Terakhir penting juga berdamai dengan diri kita sendiri. Artinya menerima juga segala kekurangan kita, siap memafkan diri sendiri ketika melakukan kesalahan. Janganlah menghakimi diri sendiri secara tidak proporsional, seolah tidak ada orang lain yang pernah berbuat kesalahan seperti itu selain kita.

Semoga risalah kecil ini dapat mengembalikan kebaikan pada rumah tangga kita. Sehingga masa masa penuh kemesraan dan cinta ketika bulan madu dapat dirasakan sepanjang hari. Kita berlindung kepada Allah agar menjauhkan kita dari berbagai godaan dan gangguan yang dapat menodai rumah tangga kita. AMIN

Bulan Madu terbaik sepanjang hari, sepanjang masa usia kita….

Comments

comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Matur suwun .. Tlg Jangan di copy content ini :)